Kenangan Arie Untung di Jembatan Ponulele yang Kini Runtuh Diterpa Gempa Palu

Oleh Eka Laili Rosidha pada 29 Sep 2018, 12:00 WIB
[Bintang] Arie Untung

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia kembali berduka setelah gempa bumi dan tsunami melanda Kabupaten Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018). Peristiwa ini tentunya mengundang keprihatinan dari berbagai kalangan termasuk selebritas seperti Arie Untung.

Mantan VJ MTV tersebut ternyata memiliki kesan tersendiri pada kota Palu. Beberapa bulan lalu, Arie Untung dan sang istri, Fenita, sempat berkunjung ke sana.

Arie Untung dan Fenita bahkan masih sempat berpose di tengah Jembatan Ponulele yang menghubungkan kecamatan Palu Timur dan Palu Barat tersebut. Sayangnya, jembatan yang menjadi salah satu ikon kota Palu itu roboh akibat gempa dan gelombang laut yang menerjang daratan.

"Setiap waktu ada tempatnya, setiap tempat ada waktunya. Beberapa bulan lalu kita masih berpose ceria di jembatan cantik ini, skrg jembatan cantik ini pun sudah tak ada," cerita Arie Untung di Instagram pribadinya, Sabtu (29/9/2018).

 

Rilis, Trailer Dilan 1991 Bikin Baper!

Tutup Video
2 of 3

Menunggu Giliran

Arie Untung dan Fenita Arie
Arie Untung dan Fenita Arie di Jembatan Ponulele, Palu, Sulawesi Tengah [foto: instagram/ariekuntung]

Robohnya Jembatan Ponulele tersebut seolah menjadi pengingat bagi Arie Untung bahwa segala sesuatu yang ada di muka bumi ini tinggal menunggu giliran. Jembatan yang kokoh saja bisa runtuh, apalagi dengan manusia.

"Bagi kami ini sebuah “alarm”.. Entah sampai kapan bertahan bisa berjalan di muka bumi ini, hingga gilirannya nanti menghadapi akhirat yg tadinya cerita menjadi suatu yg nyata," lanjut presenter 42 tahun itu.

 

3 of 3

Mawas Diri

[Bintang] Arie Untung
Arie Untung (Deki Prayoga/bintang.com)

Arie Untung lantas mengingatkan semua orang untuk selalu merendah di hadapan Tuhan. Manusia sekuat apa pun tidak akan bisa mengalahkan kekuasaan Tuhan yang begitu besar.

"Jangan Sombong, cuma Allah yg memiliki “kuasa”, Taubat bareng yuk, satu dua kali tandanya ga kita hiraukan, sibuk saling musuhan padahal bersaudara. Mungkin dng cobaan ini yg bisa menyatukan kita," paparnya.

Lanjutkan Membaca ↓