Suporter Persija Tewas, Armand Maulana Ingin Ada Peraturan Keras

Oleh Liputan6.com pada 25 Sep 2018, 16:30 WIB
Diperbarui 25 Sep 2018, 16:30 WIB
[Bintang] Armand Maulana

Liputan6.com, Jakarta Baru-baru ini publik Indonesia dikagetkan dengan kabar tewasnya seorang suporter Persija, Haringga Sirila, setelah dikeroyok oleh suporter Persib pada Minggu (23/9/2018).

Tak sedikit pihak yang marah dan menyesalkan peristiwa yang telah menghilangkan nyawa suporter Persija berusia 23 tahun tersebut. 

Salah satunya adalah Armand Maulana. Meski ia berasal dari kota asal Persib, Bandung, sikap Armand terhadap insiden ini tak melunak.

"Kalau bisa sih dari kejadian ini ada peraturan yang betul-betul keras. Bagaimana mengatur supaya tidak ada lagi seperti ini," kata dia saat ditemui di Senayan, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2018) kemarin.                                          

Apalagi, peristiwa seperti yang terjadi kepada suporter Persija ini bukan yang pertama kali terjadi. 

 

2 dari 3 halaman

Sedih

[Bintang] Armand Maulana
Armand Maulana. (Deki Prayoga/Bintang.com)

Vokalis grup band Gigi itu merasa sedih melihat kejadian tersebut. "Sedih, kalau buat saya. Sebuah tragedi yang betul-betul menyedihkan," tuturnya. 

Bagi Armand Maulana, seharusnya perbedaan klub yang didukung, bukan menjadi alasan untuk bemusuhan. 

3 dari 3 halaman

Satu Indonesia

Cium Tangan Haringga Sirila Kepada Ibunda Sebelum Meninggal
Suasana pemakaman suporter Persija yang tewas dikeroyok oleh oknum suporter Persib di kawasan GBLK Bandung akhir pekan lalu. Foto (Liputan6.com / Panji Prayitno)

"Karena buat saya mau Persib, mau Persija, mau Persebaya, kita itu Indonesia, kita bersaudara, kalah menang biasa aja. Namanya juga pertandingan kan," kata Armand Maulana. (Soraya/Kapanlagi.com)

Lanjutkan Membaca ↓