Demi Lovato Overdosis, Sang Penari Latar Di-bully

Oleh Ratnaning Asih pada 31 Jul 2018, 19:00 WIB
Diperbarui 31 Jul 2018, 19:00 WIB
[Bintang] Demi Lovato
Perbesar
Penari latar yang juga merupakan teman baik Demi Lovato ini meminta agar tak ada spekulasi negatif atas peristiwa ini. (Isaac Brekken / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP)

Liputan6.com, Los Angeles - Sudah hampir satu minggu penyanyi Demi Lovato dirawat di rumah sakit karena overdosis. Warganet pun menghaturkan doa dan harapan agar pelantun "Skyscraper" ini segera kembali pulih.

Hanya saja, tak sedikit orang yang justru memperkeruh suasana ini. Penari latar Demi Lovato, Dani Vitale, jadi salah satu korbannya.

Dilansir dari Hollywood Reporter, Selasa (31/7/2018), sang penari latar justru di-bully warganet usai berita overdosis ini terkuak.

Saking parahnya, penari latar yang juga merupakan teman baik Demi Lovato ini meminta agar tak ada spekulasi negatif atas peristiwa ini.

"Seperti kalian semua, aku hanya punya cinta di hatiku untuk Demi. Tak perlu ada hal negatif untuk orang-orang yang peduli pada Demi pada waktu ini," tulis sang penari latar tersebut.

2 dari 3 halaman

Berada di Sisi Demi

Dani Vitale (Instagram/ danivitale)
Perbesar
Dani Vitale (Instagram/ danivitale)

Tak hanya itu, Dani Vitale juga mengatakan bahwa ia kini akan mendampingi Demi Lovato melewati masa-masa sulit ini.

"Aku tak berada di sisi Demi saat insiden ini terjadi, tapi aku sekarang ada bersamanya, dan akan selalu bersamanya karena sama seperti kalian, bagiku dia sama pentingnya dengan dunia."

 

3 dari 3 halaman

Dianggap sebagai Penyebab

[Bintang] artis Hollywood
Perbesar
Demi Lovato. (AFP/Bintang.com)

Penari latar berusia 28 tahun tersebut diserang oleh sejumlah warganet karena dianggap sebagai penyebab overdosis yang dialami Demi Lovato.

Pada malam sebelum Demi mengalami peristiwa nahas ini, ia memang menghadiri pesta yang digelar Dani di sebuah bar. Setelah bar ini tutup, pesta tersebut dilanjutkan ke rumah Demi Lovato. Pada pagi harinya, ia ditemukan tak sadarkan diri karena overdosis obat.

Lanjutkan Membaca ↓