Anak Opick Diteror Seorang Wanita

Oleh Zulfa Ayu Sundari pada 11 Jul 2018, 09:40 WIB
Opick

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah proses cerai Opick dan Dian Rositaningrum, putri mereka yang bernama Ghaniya Salma rupanya sempat mendapat teror. Hal ini diketahui dari pernyataan pengacara Dian, Ina Rachman.

Menurut sang pengacara, Ghaniya diteror oleh seorang perempuan yang disebutnya sebagai Miss Xx. Namun ia sendiri tak menceritakan secara jelas teror seperti apa yang dialamatkan pada anak sulung Opick dan Dian itu.

"Ghaniya sudah bisa menerima situasi. Cuma memang kemarin ada permasalahan Miss. Xx yang melakukan teror. Tapi alhamdulillah Mas Opick justru membela anaknya," ucap Ina Rachman di Pengadilan Agama Jakarta Timur, Selasa (10/7/2018).

Persoalan itu membuat kekompakan Opick dan Dian Rositaningrum kembali terlihat. Ini membuktikan bahwa perceraian tak lantas membuat keduanya mengabaikan anak-anak.

 

2 of 4

Tetap Bersatu

[Bintang] Opick dan Dian
Opick dan Dian saat liburan (Dok. Pribadi)

"Artinya masalah orangtua berpisah, ada pihak-pihak yang memanfaatkan momen itu. Alhamdulillah orangtua tetap bersatu membela anaknya itu yang luar biasa," ucap sang pengacara.

 

3 of 4

Yulia Mochamad yang Meneror?

Yulia Mochammad dan Opick © Instagram.com/yuliast_mochamad - KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya
Yulia Mochammad dan Opick © Instagram.com/yuliast_mochamad - KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Yulia Mochamad kemudian dicurigai sebagai sang peneror, mengingat ia sempat berselisih dengan Ghania. Saat ditanya sejauh mana kebenarannya, Ina Rachman enggan menjawab.

"No comment. Di media sudah jelas," katanya singkat.

 

4 of 4

Imbas

[Bintang] Opick
Opick

Lebih lanjut, secara perlahan, anak-anak Opick dan Dian juga sudah bisa menerima hubungan orangtuanya yang tak lagi sama seperti dulu.

"Jadi memang ke anak-anak ada imbasnya mungkin psikologis, tapi perlahan-lahan bisa menerima. Mas Opick dan Mbak Dian hubungannya sampai saat ini masih baik-baik," tandas Ina Rachman.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by