Dwiki Dharmawan Apresiasi Ajang Pencarian Bakat

Oleh Aditia Saputra pada 12 Feb 2018, 17:30 WIB
Diperbarui 14 Feb 2018, 17:13 WIB
Dwiki Dharmawan

Liputan6.com, Jakarta Musikus Dwiki Dharmawan menjadi salah satu juri ajang pembuatan jingle. Bagi Dwiki Dharmawan, sebuah karya musik harus dihargai dalam pengerjaannya. Maklum saja, menghargai sebuah karya cipta juga merupakan sebuah penghormatan sebuah hasil karya.

"Proses menciptakan karya itu memang berat yah. Jadi, kita harus bisa menikmati dan menghargai proses yang kita lakukan sebagai musikus dan pencipta karya. Jadi, saya senang kalau ada ajang kayak begini," ujar Dwiki Dharmawan saat ditemui di press conference "Grand Final MeikarDuck Star Hunt", di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Dwiki Dharmawan tidak sendiri, bersamanya juga ada Nadine Chandrawinata, Julie Estelle, dan Maylaffayza untuk memilih dan menilai 20 finalis dalam berkompetisi. Sebelumnya, ajang ini sudah diikuti oleh 400 peserta yang berlomba membuat jingle Meikarta memperebutkan total hadiah Rp 370 Juta.

 

2 of 4

Ajang Positif

Dwiki Dharmawan
Dwiki Dharmawan menjadi juri MeikarDuck Star Hunt

 

Suami Ita Purnamasari ini menilai ajang MeikarDuck Star Hunt merupakan ajang pencarian bakat positif. Apalagi ajang ini mampu menjadi wadah bagi generasi muda milenial yang memiliki talenta luar biasa.

"Bagus sekali pastinya. Acara ini mengajak keterlibatan publik untuk berkreasi, bukan diolah dari dalam. Dalam dunia musik, acara ini boleh dibilang ini melibatkan community based untuk Meikarduck Star Hunt," ucapnya.

Selain itu, ajang ini juga bisa melatih mental dan kemampuan para musikus pembuat jingle untuk menampilkan kemampuannya secara langsung.

"Dilombakan bukan dari rekamannya saja. Tapi finalis diminta tampil secara live. Ini hal yang sangat advance dan menantang sekali," ucapnya.

 

3 of 4

Julie Estelle

Dwiki Dharmawan
Dwiki Dharmawan menjadi juri MeikarDuck Star Hunt bersama Nadine Chandrawinata, Julie Estelle, dan Maylaffayza

 

Aktris Julie Estelle mengaku sangat mengapresiasi ajang "MeikarDuck Star Hunt". Apalagi, ajang ini bisa menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengapresiasikan bakatnya.

"Sebagai generasi muda, saya sangat mengapresiasikan lomba pembuatan jingle MeikarDuck ini. Kegiatan ini memberikan ruang bagi generasi muda Indonesia, untuk mengapresiasikan kreativitasnya di bidang musik," ujar Julie Estelle.

 

 

4 of 4

20 Finalis

Dwiki Dharmawan
Dwiki Dharmawan menjadi juri MeikarDuck Star Hunt

 

Terdapat 20 peserta finalis dari 400 peserta yang sudah mengikuti ajang "MeikarDuck Star Hunt" ini, yang diikuti dari seluruh penjuru kota di Indonesia. Kriteria penilaian yang dilakukan oleh juri adalah mengenai lirik lagu, musikalitas, kreativitas, memiliki nilai komersial, dan performance di atas panggung.

Chief Marketing Officer Meikarta, Ferry Thahir menjelaskan bahwa membuat ajang pencarian bakat ini bertujuan untuk mencari karya jingle terbaik yang melibatkan masyarakat di seluruh Indonesia.

"Kompetisi jingle MeikarDuck ini merupakan bentuk nyata dari Meikarta untuk menjadi bagian dari masyarakat. Ajang ini juga menjadi wadah bagi generasi muda Indonesia untuk menyalurkan bakat dan kemampuannya di bidang seni," kata Ferry Thahir.

Dalam ajang ini, setelah melalui penjurian yang ketat, berhasil didapat nama-nama pemenangnya. Mereka antara lain juara I : Toni Brillianto (Jakarta), Juara II: Sodik Wardoyo (Yogyakarta), dan Juara III: Fahmi Arsyad Said (Palu).

Lanjutkan Membaca ↓