Atalarik Syach Ajukan Banding, Tsania Marwa: Inikah Cinta?

Oleh Fajarina Nurin pada 02 Okt 2017, 11:30 WIB
Tsania Marwa

Liputan6.com, Jakarta - Tsania Marwa dan Atalarik Syach resmi bercerai pada 15 Agustus 2017 di Pengadilan Agama Cibinong. Tsania telah dijatuhi talak satu atau talak bain sughra. Hak asuh anak jatuh pada pihak Atalarik.

Namun, tampaknya Atalarik Syach belum puas dengan keputusan persidangan tersebut dan memutuskan untuk mengajukan banding. Hal ini diungkapkan Tsania Marwa dalam Instagram pribadinya, Senin (2/10/2017).

 Atalarik Syach dan Tsania Marwa [Foto: Herman Zakharia/Liputan6.com]

Tsania Marwa mengunggah kumpulan foto, termasuk surat banding yang diajukan Atalarik Syach terhadap dirinya. Dalam keterangan foto, ibu dua anak itu tampak menunjukkan ekspresi keheranan, kesedihan, dan kemarahan. Ia seakan tak tahu lagi ke mana harus mengekspresikan emosi itu.

"Saya terima surat ini tanggal 29 September 2017. Masih "CINTA"? Setelah saya tidak boleh bersama anak2 saya, barang2 saya dijadikan "aset", fitnah-fitnah "keji" dengan melaporkan saya saat mengunjungi rumah (yang kononnya saya diizinkan menjenguk anak2 saya dirumah kapanpun).. OH, INIKAH CINTA?," tulis Tsania Marwa.

Selain foto surat banding, Tsania Marwa juga mengunggah beberapa momen berharganya bersama sang buah hati. Dalam keterangan foto, ia pun seakan berbicara pada anak-anaknya, Syarif Muhammad dan Aisyah Shabira.

"Syarif Muhammad. Ingat pesan Umi ya pas kita terakhir ketemu "KAMU HARUS KUAT" karena ALLAH MAHA KUASA! Aisyah Shabira. Maafin Umi bilang "shooting". Umi terpaksa bohong, karena ada syarat kalau mau ketemu kalian, Umi harus setuju dengan perjanjian yang mengharuskan pada hari itu kamu dan Syarif tidak bisa pulang sama Umi," lanjut Tsania Marwa.

 

-Jilid 1: Saya terima surat ini tanggal 29 September 2017. Masih "CINTA"? Setelah saya tidak boleh bersama anak2 saya, barang2 saya dijadikan "aset", fitnah-fitnah "keji" dengan melaporkan saya saat mengunjungi rumah (yang kononnya saya diizinkan menjenguk anak2 saya dirumah kapanpun).. OH, INIKAH CINTA? Jilid 2: Syarif Muhammad. Ingat pesan Umi ya pas kita terakhir ketemu "KAMU HARUS KUAT" karena ALLAH MAHA KUASA! (Semoga konseling kamu pagi ini dapat membuat kamu lebih tenang ya Nak). Umi tidak pernah jauh dari kamu. Jilid 3: Aisyah Shabira. Maafin Umi bilang "shooting". Umi terpaksa bohong, karena ada syarat kalau mau ketemu kalian, Umi harus setuju dengan perjanjian yang mengharuskan pada hari itu kamu dan Syarif tidak bisa pulang sama Umi. Tangisan kamu yang menguatkan Umi untuk terus berjuang! Andaikan kita bisa selalu bersama, kamu tidak akan merasakan sakit ini, begitupun Umi. Jilid 4: Kasihan mereka yang selalu menanti. Pasangan hidup mudah diganti namun Ikatan Ibu itu KEKAL ABADI. Lalu apa tujuan surat banding cerai? Nikmatilah kebahagiaan barumu dan kembalikanlah anak-anakku!

A post shared by Tsania Marwa (@tsaniamarwa54) on

 

Terakhir, Tsania Marwa menulis pesan dengan nada tegas untuk Atalarik Syach soal hak asuh anak. Seperti yang diketahui, Tsania Marwa mengaku tidak diizinkan bertemu dengan dua darah dagingnya tersebut.

"Kasihan mereka yang selalu menanti. Pasangan hidup mudah diganti namun Ikatan Ibu itu KEKAL ABADI. Lalu apa tujuan surat banding cerai? Nikmatilah kebahagiaan barumu dan kembalikanlah anak-anakku!" Tsania Marwa menandaskan.