Sebut Donald Trump Bisa Dibunuh Artis, Johnny Depp Minta Maaf

Oleh Ruly Riantrisnanto pada 25 Jun 2017, 08:00 WIB
Diperbarui 25 Jun 2017, 08:00 WIB
Johnny Depp
Perbesar
Johnny Depp melontarkan kalimat kontroversialnya saat berada di Glastonbury Festival 2017.

Liputan6.com, Los Angeles - Permintaan maaf baru saja dilontarkan Johnny Depp kepada publik. Pasalnya, sang aktor belum lama ini melontarkan lelucon kelewat batas mengenai wacana pembunuhan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dilansir Ace Showbiz, Jumat (23/6/2017), Johnny Depp melontarkan kalimat kontroversialnya saat berada di Glastonbury Festival 2017 pada pekan ini. "Kapan terakhir kali seorang aktor membunuh seorang presiden? Mungkin sudah waktunya," ujar aktor Pirates of the Caribbean itu kepada orang banyak.

Aksi Jack Sparrow yang diperankan oleh Johnny Depp di Film "Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales." Setelah tayang perdana di China pada 11 Mei, Film ini akan tayang pada 26 Mei di seluruh dunia. (Peter Mountain / Disney via AP)

Sekarang, rasa penyesalan atas kalimat tersebut meliputi pikirannya. "Saya mohon maaf atas lelucon buruk yang coba saya lontarkan semalam dengan selera yang buruk tentang Presiden Trump," ujar bintang Hollywood 54 tahun itu kepada People.

"Itu tidak terlontar seperti yang saya inginkan, dan saya tidak bermaksud jahat. Saya hanya berusaha menghibur, bukan untuk menyakiti siapa pun," kata dia menekankan rasa menyesalnya.

Aktor Johnny Depp saat mempresentasikan film terbarunya berjudul The Libertine di festival musik Glastonbury di Worthy Farm, di Somerset, Inggris, (22/6). (Photo by Grant Pollard/Invision/AP)

Presiden Donald Trump belum berkomentar mengenai pernyataan Johnny Depp itu. Namun, Gedung Putih sudah memberikan tanggapannya dengan peringatan keras.

"Presiden Trump telah mengutuk kekerasan dalam segala bentuk dan sangat menyedihkan bahwa orang lain seperti Johnny Depp tidak mengikuti jejaknya. Saya berharap beberapa rekan Tuan Depp akan berbicara menentang retorika seperti ini sekeras mungkin jika komentarnya ditujukan kepada seorang pejabat Demokrat terpilih," kata mereka sambil menegur Johnny Depp secara tak langsung.

Saksikan video menarik berikut ini : 

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya