Jadi Miss Grand International, Ariska Pertiwi Dapat Banyak Cobaan

Oleh Rizky Aditya Saputra pada 21 Nov 2016, 20:11 WIB
Diperbarui 21 Nov 2016, 20:11 WIB

Liputan6.com, Jakarta Ariska Pertiwi berhasil menyabet mahkota Miss Grand International 2016 yang dilaksanakan di Las Vegas, Amerika Serikat pada 25 Oktober 2016. Prestasi ini menjadi tonggak sejarah bagi Indonesia yang untuk pertama kalinya menjadi pemenang, menyingkirkan 76 kontestan lain dari seluruh dunia.

Namun, siapa sangka jika prestasi dara 21 tahun asal Sumatera Utara itu tak mudah diraih. Bahkan, Ariska Pertiwi mengaku banyak mendapat cobaan sejak menapaki kompetisi tahunan tersebut.

"Pertama berangkat banyak hal yang tidak diinginkan. Mulai dari handphone rusak, Instagram di-hack. Aku bingung harus gimana di sana cuma bisa nangis saja. Rasanya banyak hal yang tidak diinginkan sejak ingin berangkat," kata Ariska Pertiwi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016).

Miss Grand International 2016, Ariska Putri Pertiwi berbagi kisah di kawasan Menteng, Jakarta, Senin (21/11). Ariska adalah Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (FK UISU). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Cobaan lain pun masih belum mau pergi. Mental juara Ariska Pertiwi kembali diuji ketika ia sama sekali tak diunggulkan. Dalam sesi interview mendalam dari mayoritas kontestan, tak ada yang menjagokan Ariska Pertiwi. Apalagi, mahasiswi fakultas kedokteran itu cuma Runner-up 3 di ajang Putri Indonesia 2016.

"Semua kontestan bagus dan kuat. Terutama Filipina dan Thailand. Aku sempat berpikir Kuba yang menang, soalnya waktu deep interview kontestan lain kebanyakan menjagokan Kuba, enggak ada yang sebut Indonesia. Tambah nge-down juga," ungkap wanita yang akrab disapa Ika ini.

"Tapi besoknya diumumkan Indonesia masuk 10 besar kategori Best National Costum. Itu yang buat aku bisa tersenyum sedikit," ucap Ariska Pertiwi melanjutkan.‎

Miss Grand International 2016, Ariska Putri Pertiwi saat berbagi kisah di kawasan Menteng, Jakarta, Senin (21/11). Ariska  akan mengemban tugas menjadi duta perdamaian untuk menghentikan perang. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Hingga akhirnya semua pengorbanan Ariska Pertiwi terjawab dengan mahkota emas di kepalanya. Namun, ujian lain sudah siap mengadang. Dengan gelar Miss Grand International 2016, berbagai pekerjaan rumah sudah menanti Ariska Pertiwi. Ia bersiap menjalani tugasnya untuk menebar pesan damai ke seluruh dunia.

"Sekarang ke Jakarta, nanti pulang kampung dulu ke Sumatera Utara tapi itu pun ada schedule lain. Pas lihat schedule saya pikir 'wah, enggak ada senang-senang atau makan enak dulu nih'. Soalnya habis itu langsung berangkat ke Tiongkok dan Vietnam, bersama Miss Grand Organization," kata Ariska Pertiwi. (Ras)‎

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya