Selebritas Dunia Berduka atas Penembakan Brutal di Orlando

Oleh Ratnaning Asih pada 13 Jun 2016, 09:20 WIB
Diperbarui 13 Jun 2016, 09:20 WIB
Lady Gaga
Perbesar
John Legend hingga Lady Gaga menuangkan rasa duka mereka melalui media sosial.

Liputan6.com, Orlando Minggu (12/6/2016), adalah sebuah hari yang kelam untuk sejarah Amerika Serikat. Di hari tersebut, terjadi insiden penembakan massal dengan jumlah korban terbanyak sepanjang sejarah negara tersebut.

Tak pelak, kejadian ini langsung mengundang emosi banyak pihak, termasuk selebritas Hollywood. Tak sedikit dari mereka menuangkan rasa duka lewat akun media sosial masing-masing.

Suasana di sekitar lokasi penembakan klub malam Pulse di Orlando (nydailynews)

 

Dilansir dari Inquisitr, Senin (13/6/2016), sejumlah seleb dunia mulai dari John Legend, Ricky Martin, hingga Lady Gaga, mengungkapkan kesedihannya.

"Ini adalah persitiwa traumatis sekaligus emosional untuk banyak orang. Aku memimpikan dunia yang memikirkan apa yang mampu diperbuat untuk menghilangkan kekerasan ini," tutur Lady Gaga.

Reese Witherspoon juga ikut mengirimkan doa untuk para korban di Orlando. "Aku patah hati denngan peristiwa ini. Aku berdoa untuk Orlando dan penderitaan yang terjadi akibat peristiwa kekerasan yang tak masuk akal ini," tuturnya.

Ada pun John Legend melempar wacana bahwa Amerika harus segera berbuat sesuatu untuk mencegah hal serupa terjadi. "Aku merasa sangat ngeri dengan peristiwa penembakan massal di Orlando. Apa yang bisa kita perbuat untuk mencegah penembakan membabi-buta seperti ini?" katanya.

 

Ellen DeGeneres (Aceshowbiz)

Sementara itu, mengingat penembakan yang memakan 50 korban jiwa itu terjadi di sebuah klab malam untuk LGBT, para selebritas penyuka sesama jenis merasa sangat terpukul dengan kabar ini. Ellen mengungkapkannya dengan singkat dalam Twitternya.

"Menangis tersedu," kata host talkshow populer The Ellen DeGeneres Show ini.

Begitu juga dengan Lance Bass, mantan anggota boyband NSYNC. "Aku terpukul dengan peristiwa di Orlando. Tangisku tak dapat berhenti. Hatiku bersama saudara g*y laki-laki dan perempuanku serta keluarga mereka," tutur Lance Bass soal penembakan Orlando ini.