Ketika Desy Ratnasari Nyanyi 'Tenda Biru' di Muswil Muhammadiyah

Oleh Aditia Saputra pada 20 Des 2015, 16:00 WIB
Diperbarui 20 Des 2015, 16:00 WIB
Desy Ratnasari
Perbesar
Desy Ratnasari. Foto: Fasial R. Syam/Liputan6.com

Liputan6.com, Kudus Desy Ratnasari kini memang lebih memilih untuk menjadi politikus di DPR. Secara tersirat, anggota DPR dari Partai Amanat Nasional dapil Sukabumi, Jawa Barat itu memang sudah meninggalkan dunia hiburan yang membesarkannya.

Namun, ada yang beda saat Desy ditemui di acara Musyawarah Wilayah Muhammadiyah ke-47 Jawa Tengah yang berlangsung di kota Kudus, Sabtu (19/12/2015). Desy menyanyi di depan banyak masyarakat yang memenuhi lapangan Alun-alun Kudus.

Desy yang dikenal dengan single 'Tenda Biru' itu akhirnya mengeluarkan suara emasnya. Masyarakat yang menyaksikan pun ikut bernyanyi bersama dengan Desy melafalkan single yang sempat populer di zamannya.

Dessy Ratnasari

Menyanyinya Desy di depan publik memang sesuatu yang langka. Pasalnya, dirinya memang benar-benar sudah tak pernah terlihat lagi menyanyi. Lalu, apakah Desy Ratnasari akan menunjukkan tanda-tanda kembali ke dunia hiburan?

"Saya memang biasa menyanyi saat acara partai di DPR, jadi suka didaulat menyanyi, jadi ini biasa saja sih," kata Desy yang mengenakan pakaian biru-biru berkerudung.

Saat ditanya apakah Desy masih menghapal beberapa lagunya yang sempat populer, Desy mengiyakannya. Dirinya pun mengaku tidak terlalu antusias untuk kembali ke dunia hiburan.

"Ya masih hapal dong. Kalau kangen biasa saja. Tapi menyanyi memang sudah menjadi hobi, namun sekarang tidak menjadikan profesional. Sekarang saya menyanyi hanya untuk menghilangkan stres," kata Desy.

Dessy Ratnasari

Desy memang sempat menyatakan jika dirinya merupakan politisi dan bukan lagi seorang artis. Namun, Desy mengisyaratkan jika dirinya mau terjun ke dunia film yang tak terlalu menyita waktu.

"Saya memang saat ini fokus dengan karir saya di DPR. Saya memang tidak lagi bekerja profesional dalam menyanyi. Sinetron striping juga nggak mungkin, tapi kalau main film masih menerima tergantung seperti apa skenarionya," pungkas Desy.