Desy Ratnasari Pertanyakan Kinerja Menteri Yohana Yembise

Oleh Rizky Aditya Saputra pada 18 Mei 2015, 14:50 WIB
Diperbarui 18 Mei 2015, 14:50 WIB
Desy Ratnasari
Perbesar
Desy Ratnasari. Foto: Fasial R. Syam/Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta Kasus penelantaran anak oleh orangtua Utomo Permono dan Nurindria Sari cukup menyita perhatian Desy Ratnasari. Artis yang kini menjabat sebagai anggota DPR Komisi VIII ini menyesalkan adanya tidak kejahatan terhadap anak.

Desy pun sempat berbincang dengan lima anak yang diterlantarkan orangtuanya di kawasan Citra Grand, Cibubur. Dari situ, ia mendapati bahwa ada rasa traumatik yang sulit hilang dari benak anak-anak tersebut.

"Kunjungan kemarin merupakan komitmen untuk mengadvokasi anak-anak ini terlindungi dan aman. Dan saya berkomitmen supaya mereka mendapatkan konseling secara tuntas," kata Desy Ratnasari di kantor Divisi Humas Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2015).

Desy Ratnasari. Foto: Fasial R. Syam/Liputan6.com

"Saya mengobrol selama satu jam. Ketika mereka menolak, saya tidak masuk untuk memaksa. Saya ajak ngobrol, anak laki saya ajak main puzzel, anak yang 9 tahun menolak terus. Mereka jadi sangat tertutup," lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Desy Ratnasari juga mengkritisi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia, Yohana Yembise. Pelantun lagu Tenda Biru ini merasa kementrian yang ditangani Yohana belum menunjukkan perannya.

"Saya sangat ingin melihat kinerja Ibu Yohana. Semoga saya bisa melihat apa yang ibu lakukan. Bagaimana aplikasi Undang-Undang terhadap anak-anak kita ini. Saya belum lihat Ibu Yohana sebagai menteri melakukan aksi nyatanya untuk melindungi anak-anak indonesia," tegas perempuan 41 tahun ini.

Desy Ratnasari. Foto: Fasial R. Syam/Liputan6.com

"Yang harus dilakukan tentu upaya yang real, advokasi, memastikan anak-anak yang mengalami kekerasan ini. Supaya bisa mengakses konseling apa yang harus mereka dapatkan," kritik Desy.

Selain itu, Desy memuji kinerja Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang dianggap sudah bekerja dengan baik. "Saya melakukan pengawasan terhadap KPAI sejauh mana mereka memberikan konseling kepada lima anak-anak itu. Kalau kami melihat lembaga negara dalam hal ini KPAI sudah melakukan tugasnya dengan baik," puji Desy Ratnasari. (fei)