Terima Piala Kehormatan dari Academy Award, Hayao Miyazaki Senang

Oleh Ruly Riantrisnanto pada 11 Nov 2014, 23:30 WIB
Diperbarui 11 Nov 2014, 23:30 WIB
Terima Piala Kehormatan dari Academy Award, Hayao Miyazaki Senang
Perbesar
Pendiri Studio Ghibli, Hayao Miyazaki merasa bahagia bisa mendapat penghargaan dari penyelenggara Academy Awards melalui Governor's Award.

Liputan6.com, Los Angeles Hayao Miyazaki selaku pendiri Studio Ghibli, baru saja mendapatkan kehormatan dari penyelenggara Academy Awards melalui Governor's Award. Pihak yang mengadakan ajang Piala Oscar itu pun memberinya kesempatan untuk mengungkapkan perasaannya.

Dilansir dari Anime News Network, Senin (10/11/2014), video rekaman dari pidatonya itu pun diunggah melalui akun resmi YouTube milik pihak Oscars. Penghargaannya itu diterima di Los Angeles pada Sabtu (8/11/2014) malam waktu setempat.



Dalam upacara tersebut, Miyazaki menerima piala penghargaan dari kepala tim kreatif Pixar, John Lasseter. Miyazaki menyampaikan beberapa hal yang salah satunya adalah kenangannya saat berkarya di usia muda.

Miyazaki mengaku beruntung bisa membuat berbagai film hanya dengan pensil dan kertas ketika Jepang tidak sedang dilanda perang. Ia juga menyebut bahwa dirinya bahagia bisa menemui aktris Maureen O'Hara yang juga menerima penghargaan serupa.



Bahkan, John Lasseter pun turut memberikan pidatonya dalam rangka menghormati Hayao Miyazaki sebagai salah satu sutradara film-film animasi yang digarap oleh Studio Ghibli.



Miyazaki sendiri sempat menolak untuk hadir di ajang pemberian Piala Oscar sebelumnya dengan tidak mendatangi ajang tahunan Academy Award ke-75 pada tahun 2003. Kala itu, film animasinya, Spirited Away dinominasikan hingga memenangkan kategori Best Animated Film.

Selain itu, Miyazaki juga pernah mengatakan bahwa ia tidak ingin mengunjungi negara yang membom Irak. Pihak Academy juga mengajak Miyazaki untuk bergabung pada Juni lalu hingga ia menerima tiga undangan, namun selalu ditolaknya.



Governor's Award menjadi perayaan bagi prestasi seumur hidup dari anggota industri film. Patung Oscar dari Honorary Award itu diberikan untuk menghormati perbedaan yang luar biasa dalam prestasi seumur hidup, kontribusi luar biasa untuk seni film dan ilmu pengetahuan, atau untuk layanan luar biasa bagi Academy.

Kini, Hayao Miyazaki telah pensiun dari bangku sutradara film sejak tahun lalu di usianya yang ke-73. Proyek animasi terakhir yang ia arahkan adalah The Wind Rises, sebuah film yang bertempat di era Perang Dunia ke-2. Akhir-akhir ini, ia sedang membuat film pendek animasi untuk Museum Ghibli. (Rul/Feb)