Soal Surat Pernyataan Cerai, Farhat Abbas Diminta Gentleman

Oleh Julian Edward pada 02 Apr 2014, 17:00 WIB
Diperbarui 02 Apr 2014, 17:00 WIB
Regina feat. Farhat Abbas - Suntik Mati
Perbesar
(Liputan6 TV)

Liputan6.com, Jakarta Nia Daniati menjadikan 'Surat Penyataan Cerai' yang ditandatangani Farhat Abbas pada 2006 lalu sebagai bukti dalam lanjutan sidang cerai di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (2/4/2014). Farhat pun diminta legowo dan berani mengakui keberadaan surat tersebut.

"Mau bagaimanapun Farhat harus gentle untuk akui itu. Jangan ditutup-tutupi meski kita sama-sama tahu kalau Farhat dalam kondisi seperti apa ketika menandatangani surat itu," kata kuasa hukum Farhat, Miftaahul Jannah, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (2/4/2014).

Selama ini, Surat Pernyataan Cerai itu bagaikan tameng oleh Nia dalam persidangan. Pasalnya, di surat itu tercantum kesediaan Farhat untuk memberi nafkah bulanan Rp 100 juta dan juga menyerahkan seluruh harta bersama demi anak mereka, Anggana Hadi.

Rupanya, menurut Miftaahul, surat seperti itu tidak hanya satu melainkan ada lima versi. "Iya, soalnya kan setiap Nia ngambek, dia selalu suruh Farhat tandatangani surat cerai. Dan kita nggak tahu kondisi Farhat apakah lagi mabuk atau untuk menyenangkan hati Nia, makanya Farhat mau tandatangan," lanjut Miftaahul.

Yang menarik, dari lima surat cerai yang diajukan Nia itu, tandatangan Farhat tidak sama. "Majelis hakim juga mempertanyakan itu, kenapa tandatangan Farhat kok beda-beda. Itu bukti kalau pas tandatangan sebenarnya Farhat di bawah tekanan," tandas Miftaahul.