Pemegang Saham Sari Roti Setuju Stock Split 1:5

Oleh Dian Ihsan Siregar pada 17 Okt 2013, 19:00 WIB
Diperbarui 17 Okt 2013, 19:00 WIB
saham-blok-masela-131017b.jpg
Perbesar
PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) berencana melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5. Dengan aksi korporasi tersebut, nilai nominal saham dari perusahaan dengan produknya Sari Roti berubah dari Rp 100 per saham menjadi Rp 20 per saham.

"Sudah disetujui oleh pemegang saham terkait pemecahan nilai nominal saham 1:5 menjadi Rp 20 per saham," ujar Public Relation ROTI Stephen Orlando, Kamis (17/10/2013).

Menurut Stephen, pemecahan nilai nominal saham ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Selain itu, pemecahan nilai nominal saham diharapkan juga dapat menarik minat para investor atas saham perseroan.

Stephen menjelaskan, pihak manejemen perseroan masih melakukan pembicaraan lebih lanjut terkait rencana pemecahan nilai nominal saham. Hal itu dilakukan agar langkah rencana ini bisa disetujui oleh manajemen perseroan.

"Pasti nanti akan ada keterbukaan informasi di bursa, tapi pelaksanaannya pada tahun ini juga dan tepatnya akan kami sampaikan kembali," kata Stephen.

Pada perdagangan saham Kamis, (17/10/2013), saham ROTI naik 0,79% atau 50 poin ke level Rp 6.350 per saham. Frekuensi perdagangan saham mencapai 349 kali dengan nilai transaksi saham Rp 1,1 miliar. (Dis/Ahm)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya