Hanya Separuh BUMN Masuk Daftar Emiten Elit BEI

Oleh Syahid Latif pada 15 Agu 2013, 13:30 WIB
Diperbarui 15 Agu 2013, 13:30 WIB
bursa-130626b.jpg
Perbesar
Dua emiten dari perusahaan pemerintah terpaksa terlempar dari daftar saham-saham top atau biasa disebut indeks LQ45. Kedua perusahaan tersebut adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Garuda Indonesia Tbk (GIIA).

Dikutip dari laman BEI, Kamis (15/8/2013), terlemparnya dua emiten pelat merah ini diperoleh dari hasil evaluasi pada Juli 2013.

Daftar emiten dalam Indeks terbaru LQ45 ini akan berlaku untuk periode perdagangan Agustus 2013 hingga Januari 2013.

Meski dua perusahannya terlempar, Badan Usaha Milik negara (BUMN) masih bisa sedikit tersenyum karena salah satu penggantinya adalah PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Selain WIKA, emiten penghuni terbaru indeks LQ45 adalah Multipolar Tbk dan Pakuwon Jati Tbk.

Dengan daftar terbaru ini, saham-saham perusahaan pelat merah yang masih masuk jajaran elite emiten Bursa Efek Indonesia adalah:

1. Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
2. Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
3. Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)
4. Bank Mandiri Tbk (BMRI)
5. Jasa Marga Tbk (JSMR)
6. Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
7. Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA)
8. Semen Gresik Tbk (SMGR)
9. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)
10.Wijaya Karya Tbk (WIKA)

Sementara saham-saham pelat merah yang tersingkir atau belum masuk indeks LQ45 adalah;

1. Timah Tbk (TINS)
2. Aneka Tambang Tbk (ANTM)
3. Garuda Indonesia Tbk (GIAA)
4. Kimia Farma Tbk (KAEF)
5. Indofarma Tbk (INAF)
6. Adhi Karya Tbk (ADHI)
7. PP Tbk (PTPP)
8. Waskita Karya Tbk (WSKT)
9. Krakatau Steel Tbk (KRAS)
10. Semen Baturaja Tbk (SMBR)
(Shd)