RUPSLB Nusantara Infrastructure Restui Akuisisi 40 Persen Saham Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek

Oleh Pipit Ika Ramadhani pada 07 Okt 2022, 14:43 WIB
Diperbarui 11 Okt 2022, 18:43 WIB
PSBB Masa Transisi, Tol Layang Jakarta - Cikampek Kembali Dibuka
Perbesar
Kendaraan melintas di Tol Layang Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (7/6/2020). Jalan Tol Layang Jakarta Cikampek II (Eleveted) mulai hari ini kembali beroperasi setelah sebelumnya ditutup total akibat kebijakan larangan mudik Lebaran sejak Minggu (7/5/2020). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) baru saja merampungkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan pada Jumat, 7 Oktober 2022.

Dalam rapat tersebut, perseroan mendapat restu dari pemegang saham terkait rencana akuisisi 40 kepemilikan saham PT Jasamarga Jalan layang Cikampek (JJC) anak usaha PT Jasa Marga Tbk (JSMR) yang mengelola ruas tol Jakarta-Cikampek Elevated Jalan Tol Layang Mohamed Bin Zayed (Jalan Tol MBZ). Saham sebesar 40 persen yang akan diakuisisi itu nilainya setara dengan Rp 4,38 triliun. Akuisisi akan dilakukan oleh entitas anak perseroan, yakni PT Marga Utama Nusantara (MUN).

"Aksi korporasi ini merupakan salah satu strategi bisnis untuk memperkuat portofolio perseroan di sektor jalan tol,” kata Direktur Utama PT Nusantara Infrastructure Tbk, Ramdani Basri dalam keterangan resmi, Jumat (7/10/2022).

Dia menambahkan, langkah ini sejalan dengan program Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan infrastruktur wilayah yang berkelanjutan, dengan turut serta dalam menciptakan konektivitas antar wilayah.

Jalan Tol MBZ merupakan jalan tol layang terpanjang di Indonesia dan menjadi jalan tol bertingkat (double decker motorway) yang pertama di Indonesia karena dibangun di atas ruas tol Jakarta-Cikampek.

"Kami menilai Jalan Tol MBZ merupakan proyek strategis dengan prospek lalu lintas yang padat, sehingga sesuai dengan target investasi perseroan dan diharapkan dapat berkontribusi positif bagi kinerja keuangan di masa mendatang,” ujar Ramdani.

Pada kuartal IV 2022, perseroan melanjutkan beberapa proyek salah satunya pembangunan jalan akses tol dari dan ke Makassar New Port (MNP) sepanjang ±2,2 km (ramp) yang menghubungkan Pelabuhan Lama serta Bandara Sultan Hasanudin ke MNP. 

Tak hanya itu, Nusantara Infrastructurejuga tengah melanjutkan proses lelang untuk Jalan Tol Layang Cikunir-Ulujami yang saat ini masih dalam tahap evaluasi tender.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Nusantara Infrastructure Siapkan Rp 4,4 Triliun demi Akuisisi 44 Persen Saham Jasa Marga di JJC

PSBB Masa Transisi, Tol Layang Jakarta - Cikampek Kembali Dibuka
Perbesar
Kendaraan roda empat melintas di Tol Layang Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (7/6/2020). Djoko Dwijono Direktur Utama PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) selaku operator jalan tol layang mengatakan operasional akan dilakukan secara bertahap. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sebelumnya, PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) melalui anak usahanya, PT Margautama Nusantara (MUN) akuisisi 40 persen saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) pada Jalan Tol Jakarta – Cikampek (JJC) II Elevated atau PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek.

MUN dan Jasa Marga telah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli saham (PPJB). Margautama Nusantara berencana membeli 2.265.778 lembar saham Jasa Marga senilai Rp 4,4 triliun. Transaksi ini dijadwalkan rampung pada 10 Oktober 2022 atau tanggal lainnya yang disepakati pembeli dan penjual.

Berdasarkan rencana, sebesar Rp 15 miliar dibayarkan pada tanggal penandatanganan PPJB. Kemudian 19,5 persen dari harga pembelian atau sebesar Rp 791 miliar dibayarkan pada tanggal penyelesaian transaksi. Sisanya 80 persen atau sebesar Rp 3,2 triliun akan dibayarkan selambat-lambatnya pada 20 Desember 2022.

Margautama Nusantara merupakan entitas anak PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) dengan kepemilikan 76,51 persen. Sehingga pelaksanaan rencana transaksi ini berpotensi menambah aset melalui penyertaan investasi asosiasi dan ekuitas melalui peningkatan laba ditahan perseroan.

“Salah satu asumsi adalah akan terjadi penyesuaian tarif pada 2023. Atas dampak ini, perusahaan target dapat memperoleh pendapatan yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Ditambah dengan pemulihan di sektor mobilitas yang menyebabkan peningkatan lalu lintas harian di jalan tol tersebut,” terang manajemen PT Nusantara Infrastructure Tbk dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (6/10/2022).

 

 


Gelar RUPSLB

PSBB Masa Transisi, Tol Layang Jakarta - Cikampek Kembali Dibuka
Perbesar
Kendaraan melintas di Tol Layang Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (7/6/2020). Jalan Tol Layang Jakarta Cikampek II (Eleveted) mulai hari ini kembali beroperasi setelah sebelumnya ditutup total akibat kebijakan larangan mudik Lebaran sejak Minggu (7/5/2020). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Catatan saja, pembeli dan penjual sepakat setelah transaksi rampung, dalam hal Menteri PUPR menyetujui penyesuaian tarif jalan tol khusus sesuai target yang telah ditentukan karena adanya pekerjaan tambahan yang telah diselesaikan dan harus dilakukan oleh Jasa Marga serta keterlambatan penetapan tarif jalan tol oleh Menteri PUPR untuk Jalan Tol Jakarta – Cikampek (JJC) II Elevated, selambat-lambatnya 31 Desember 2024, maka pembeli harus membayar maksimal Rp 359 miliar kepada Jasa Marga sebagai earn-out payment.

“Meskipun demikian, dalam hal penyesuaian tarif jalan tol khusus dan persentase pembagian pendapatan tol porsi JJC kurang dari kinerja yang ditargetkan, earn out akan dibayarkan kepada Jasa Marga secara pro-rata,” imbuh Manajemen.

Untuk melakukan aksi korporasi ini, PT Nusantara Infrastructure Tbk akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 7 Oktober 2022.


Dapat Fasilitas Pinjaman dari BCA

PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) tengah membangun 4 tempat parkir darurat (emergency parking bay) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) atau Tol Layang Jakarta-Cikampek.
Perbesar
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) tengah membangun 4 tempat parkir darurat (emergency parking bay) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) atau Tol Layang Jakarta-Cikampek.

Atas rencana ini, MUN memperoleh fasilitas pinjaman dari Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA. Rinciannya, berupa fasilitas pinjaman term loan non revolving 2 (TL-2) senilai sebanyak-banyaknya Rp 1 triliun untuk membiayai 20 persen dari harga beli.

Kemudian sisanya berupa fasilitas pinjaman kredit multi fasilitas (KMF) senilai sebanyak-banyaknya Rp 3,5 triliun untuk membiayai 80 persen dari harga beli. Adanya peningkatan beban keuangan berupa utang itu, disebut tidak menyebabkan laba Perseroan menjadi negatif, baik di tahun ini maupun pada 2023, dan tahun proyeksi mendatang.

Perseroan yakin pelaksanaan rencana transaksi tidak akan memberikan dampak negatif yang dapat mempengaruhi kegiatan usaha dan pertumbuhan Perseroan secara material.

“Rencana transaksi ini masuk dalam salah satu strategi penjual asset recycling. Hasil penjualan ini akan memberikan nilai tambah tidak hanya kepada pembeli, namun kepada penjual dikarenakan dapat melakukan development ruas-ruas tol lain untuk mendukung tercapainya visi misi penjual,” jelas Manajemen.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya