IHSG Menghijau, Sektor Saham Teknologi Menguat 1,7 Persen

Oleh Agustina Melani pada 06 Okt 2022, 09:40 WIB
Diperbarui 06 Okt 2022, 09:40 WIB
FOTO: PPKM, IHSG Ditutup Menguat
Perbesar
Pialang tengah mengecek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal sesi perdagangan saham, Kamis (6/10/2022). Pergerakan IHSG berlawanan dengan wall street yang tertekan dan seluruh sektor saham kompak menghijau.

Mengutip data RTI, IHSG stagnan di posisi 7.035 pada pembukaan perdagangan. Pada pukul 09.16 WIB, IHSG naik 0,71 persen ke posisi 7.125. Indeks saham LQ45 bertambah 0,87 persen ke posisi 1.019,75. Seluruh indeks acuan kompak menghijau. Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 7.132,22 dan terendah 7.089,86. Sebanyak 259 saham menguat dan 135 saham melemah. 198 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 143.076 kali dengan volume perdagangan 3,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 1,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 15.197.

Seluruh sektor saham kompak menghijau. Indeks sektor saham IDXtechno bertambah 1,72 persen, dan catat penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXenergy naik 1,36 persen, indeks sektor saham IDXindustry menguat 0,85 persen, indeks sektor saham IDXtransportasi menanjak 0,83 persen.

Selain itu, indeks sektor saham IDXbasic bertambah 0,58 persen, indeks sektor saham IDXnonsiklikal naik 0,39 persen, indeks sektor saham IDXsiklikal menanjak 0,42 persen, indeks sektor saham IDXhealth bertambah 0,49 persen, indeks sektor saham IDXfinance mendaki 0,31 persen dan indeks sektor saham IDXproperty bertambah 0,34 persen.

Bursa saham Asia bervariasi pada perdagangan Kamis, 6 Oktober 2022. Indeks Hang Seng turun 0,57 persen. Sementara itu, indeks Korea Selatan Kospi menanjak 1,19 persen, indeks Jepang Nikkei bertambah 0,90 persen, indeks Singapura naik 0,37 persen dan indeks Taiwan menanjak 0,35 persen.

 

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Review IHSG

FOTO: PPKM, IHSG Ditutup Menguat
Perbesar
Layar komputer menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Mengutip riset PT Ashmore Asset Management Indonesia, IHSG mendatar di posisi 7.075 pada perdagangan Rabu, 5 Oktober 2022 dengan dolar Amerika Serikat melemah terhadap rupiah di kisaran 15.193. Investor asing juga melakukan aksi beli saham.

Logam dasar menguat sehingga harga logam bergerak lebih tinggi mendorong saham INCO dan ANTM. Saham INCO naik 2,7 persen dan ANTM 0,8 persen.

Investor asing masih melakukan aksi beli saham di saham bank besar pada pekan ini. Kinerja saham bank besar pun bervariasi. Saham BMRI naik 0,5 persen, saham BBCA melemah 1,2 persen dan BBRI susut 2,2 persen.

Sektor saham konsumsi tercatat aktif diperdagangkan terutama di usaha kebutuhan pokok dan kapitalisasi besar yang tahan inflasi. Saham KLBF naik 1,7 persen dan UNVR melemah 0,8 persen.

Di sisi lain, pada pertemuan dengan analis, BRI perbaharui target KUR pada 2023. Pertumbuhan pinjaman mikro 12-13 persen pada 2023. Target pencairan KUR 2023 akan sama pada 2022 sebesar Rp 260 triliun.


Top Gainers-Losers pada 6 Oktober 2022

Pasar saham Indonesia naik 23,09 poin
Perbesar
Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham PCAR melonjak 10,99 persen

-Saham BKDP melonjak 10,71 persen

-Saham MYTX melonjak 8,33 persen

-Saham PGLI melonjak 6,67 persen

-Saham LAND melonjak 8,57 persen

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham HDFA melemah 6,94 persen

-Saham SMDM melemah 6,81 persen

-Saham TFAS melemah 6,78 persen

-Saham YPAS melemah 6,57 persen

-Saham BIKA melemah 6,57 persen

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi perdagangan antara lain:

-Saham MDLN tercatat 9.125 kali

-Saham BUMI tercatat 9.120 kali

-Saham SCMA tercatat 8.456 kali

-Saham GOTO tercatat 6.952 kali

-Saham COAL tercatat 6.930 kali

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

-Saham ADRO senilai Rp 154,4 miliar

-Saham BUMI senilai Rp 143,5 miliar

-Saham CARE senilai Rp 141,4 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 126 miliar

-Saham ADMR senilai Rp 88,5 miliar

 


Ajaib Sekuritas Prediksi IHSG Bervariasi pada 6 Oktober 2022

Awal 2019 IHSG
Perbesar
Pengunjung melintas dekat layar monitor pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (2/1). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan saham 2019 menguat 10,4 poin atau 0,16% ke 6.204. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ajaib Sekuritas prediksi, IHSG akan bervariasi pada Kamis pekan ini. Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih menuturkan, IHSG akan bergerak di kisaran 7.010-7.180 pada Kamis pekan ini. Pada Rabu, 5 Oktober 2022, IHSG ditutup menguat sebesar  0,04 persen di level 7.075,38. 

Untuk sentimen bayangi IHSG, mengutip riset Ajaib Sekuritas, Pemerintah telah menyiapkan beberapa hal terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, di antaranya adalah Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait insentif bagi pelaku usaha dan investor yang akan melakukan usaha di IKN, pembentukan Badan Usaha Milik Otorita IKN, serta pelaksanaan jajak pasar.

Sementara itu, Pemerintah akan menaikkan insentif Kartu Prakerja menjadi Rp4,2 juta untuk tahun depan, insentif pelatihan naik dari Rp1 juta menjadi Rp3,5 juta, serta memberikan insentif pasca pelatihan Rp600.000 sebanyak 1 kali dan insentif survey sebesar Rp100.000 untuk dua kali pengisian survey.

Dari mancanegara, untuk periode September 2022 Korea Selatan mencatat rilis inflasi yang melambat selama dua bulan berturut-turut. Rilis inflasi Korea Selatan sebesar 5,6 persen YoY, melambat dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 5,7 persen YoY, dan inflasi pada September merupakan yang terendah dalam 4 bulan terakhir.

Adapun pada periode bulanan, inflasi Korea Selatan masih mencatat kenaikan 0,3 persen MoM dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat deflasi sebesar -0,1 persen MoM.

Sementara itu, S&P Global PMI Manufacture Index Singapura mencatat kenaikan sebanyak 57,5 pada periode September 2022. Capaian tersebut lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat di level 56,0.

Untuk saham pilihan yang dapat dicermati, Ratih menuturkan,  saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Mitra Keluargakarya Sehat Tbk (MIKA), dan PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN).

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya