IHSG Berpotensi Rawan Koreksi, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini dari BNI Sekuritas

Oleh Agustina Melani pada 30 Sep 2022, 08:59 WIB
Diperbarui 30 Sep 2022, 08:59 WIB
FOTO: IHSG Akhir Tahun Ditutup Melemah
Perbesar
Papan elektronik menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Pada penutupan akhir tahun, IHSG ditutup melemah 0,95 persen ke level 5.979,07. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Menutup perdagangan pada September 2022, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan rawan koreksi. Setelah gagal bertahan di atas 7.073, IHSG kembali rawan koreksi terbatas dari candle lower low,

Secara teknikal, kondisi menunjukkan oversold. IHSG berada dalam trend bearish, selama di bawah 7.148. sementara itu, IHSG closing di bawah 5 day MA (7.106). Indikator MACD netral, stochastic oversold, closed di bawah 7.050 (60 day MA), candle lower low.

“Level resistance pada perdagangan Jumat (30/9) berada di level 7.050,7.135, 7.179, 7.225, dengan support 7.015, 6.968, 6.902, 6.866. Perkiraan range perdagangan hari ini berada di 6.990 - 7.080,” terang Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar dalam riset, Jumat (30/9/2022)

Sebagai perbandingan, IHSG ditutup melemah 0,58 persen ke level 7.036,198 pada perdagangan Kamis, 29 September 2022. Dalam sepekan, IHSG terkoreksi 1,98 persen.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra mengatakan, bursa regional Asia Pasifik mencatat pergerakan yang beragam pada perdagangan Kamis, 29 September 2022. Indeks Nikkei dan All Ordinaries masing-masing menguat 0,95 persen dan 1,51 persen.

Dari sisi ekonomi, Singapura melaporkan kenaikan ekspor sebesar 14,1 persen year-on-year (YoY) pada Agustus 2022. Sementara pada 30 September 2022, India akan menetapkan suku bunga yang diperkirakan naik 50 basis poin (bps)

Sejalan, Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 1,54 persen, begitu juga dengan S&P 500 yang turun signifikan 2,11 persen. Sementara indeks Nasdaq terkoreksi lebih dalam 2,84 persen.

Saham Apple turun sekitar 5 persen di tengah kekhawatiran akan berkurangnya permintaan. AS mengumumkan pertumbuhan ekonomi sebesar -0,6 persen secara kuartalan (QoQ) pada kuartal kedua 2022, sesuai perkiraan.

Bursa Eropa mencatat pelemahan, seperti FTSE 100 dan DAX Performance Index yang masing-masing terkoreksi 1,77 persen dan 1,71 persen. Inggris dijadwalkan menyampaikan laporan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2022 pada Jumat, 30 September 2022 yang diperkirakan mencapai 2,9 persen year-on-year (YoY) dan -0,1 persen kuartal per kuartal.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Rekomendasi Teknikal

IHSG Awal Pekan Ditutup di Zona Hijau
Perbesar
Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG menguat 0,34 persen atau 21 poin ke level 6.296 pada penutupan perdagangan Senin (13/1) sore ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Berikut rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk perdagangan Jumat (30/9/2022):

1.PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Resistance : Rp 1.750, Rp 1.800, Rp 1.840, Rp 1.875.

Support: Rp 1.685, Rp 1.650, Rp 1.610, Rp 1.555.

Rekomendasi: buy Rp 1.685 - Rp 1.710, target Rp 1.750, Rp 1.800. Stop loss di bawah Rp 1.610.

 

2.PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

Resistance : Rp 3.960, Rp 4.040, Rp 4.120, Rp 4.250.

Support: Rp 3.830, Rp 3.760, Rp 3.700, Rp 3.590.

Rekomendasi: buy on support target Rp 3.960, Rp 4.040. Stop loss di bawah Rp 3.700

 

3.PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)

Resistance : Rp 256, Rp 264, Rp 272, Rp 288.

Support: Rp 244, Rp 234, Rp 226, Rp 210.

Rekomendasi: buy Rp 240 - Rp 246, target Rp 264, Rp 272. Stop loss di bawah Rp 232.

 

4.PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)

Resistance : Rp 3.980, Rp 4.040, Rp 4.150, Rp 4.270.

Support: Rp 3.910, Rp 3.850, Rp 3.750, Rp 3.630.

Rekomendasi: buy di atas Rp 3.950, target Rp 4.000, Rp 4.100. Stop loss di bawah Rp 3.850.


Penutupan IHSG 29 September 2022

Terjebak di Zona Merah, IHSG Ditutup Naik 3,34 Poin
Perbesar
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Sejak pagi IHSG terjebak di zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada penutupan perdagangan saham Kamis, 29 September 2022. Mayoritas sektor saham tertekan dan dolar AS menembus posisi 15.243 terhadap rupiah.

Mengutip data RTI, IHSG melemah 0,58 persen ke posisi 7.036,19.  Indeks LQ45 susut 0,44 persen ke posisi 1.009,03. Sebagian besar indeks acuan kompak tertekan. Pada Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.135,50 dan terendah 7.023,21. Sebanyak 423 saham melemah sehingga menekan IHSG. 149 saham menguat dan 114 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.219.551 kali dengan volume perdagangan 23,8 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 12,7 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 15.242.

Mayoritas sektor saham tertekan kecuali indeks sektor saham IDXhealth menguat 0,92 persen dan indeks sektor saham IDXenergy bertambah 0,14 persen. Sementara itu, indeks sektor saham IDXtechno susut 1,95 persen, dan catat koreksi terbesar.

Diikuti indeks sektor saham IDXtransportasi tergelincir 1,6 persen, indeks sektor saham IDXindustry melemah 1,39 persen, indeks sektor saham IDXfinance susut 1,01 persen, indeks sektor saham IDXproperty merosot 0,98 persen.

Selain itu, indeks sektor saham IDXinfrastruktur tergelincir 0,80 persen, indeks sektor saham IDXbasic turun 0,61 persen, indeks sektor saham IDXnonsiklikal susut 0,52 persen dan indeks sektor saham IDXsiklikal melemah 0,46 persen.


Bursa Saham Asia pada 29 September 2022

Pasar Saham di Asia Turun Imbas Wabah Virus Corona
Perbesar
Orang-orang berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Sebelumnya, mayoritas bursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan Kamis, 29 September 2022 mengikuti wall street. Indeks Jepang Nikkei 225 menguat 0,95 persen ke posisi 26.422,05.Indeks Topix bertambah 0,74 persen ke posisi 1.868,80. Indeks Australia ASX200 menanjak 1,44 persen ke posisi 6.555.

Indeks Hong Kong Hang Seng melemah 0,9 persen. Indeks Hang Seng Teknologi turun 1,79 persen. Di Korea Selatan, indeks Kospi mendatar di posisi 2.170,93 dan indeks Kosdaq naik 0,18 persen ke posisi 675,07.

Di bursa saham China, indeks Shanghai turun 0,13 persen ke posisi 3.041,20 dan indeks Shenzhen bertambah 0,18 persen ke posisi 10.919,44. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang mendatar.

Di bursa saham Amerika Serikat, indeks Dow Jones bertambah 548,75 poin atau 1,88 persen ke posisi 29.683,74. Indeks S&P 500 naik 1,97 persen ke posisi 3.719,04. Indeks Nasdaq bertambah 2,05 persen ke posisi 11.051

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya