Top 3: Produk Investasi Berbasis Perusahaan Hijau Mulai Diminati Investor

Oleh Elga Nurmutia pada 25 Sep 2022, 13:37 WIB
Diperbarui 25 Sep 2022, 13:37 WIB
Direktur CGB-CIMB Sekuritas, Sugiharto Widjaja pada konferensi pers di Jakarta, Sabtu (24/9/2022). Liputan6.com/Gagas
Perbesar
Direktur CGB-CIMB Sekuritas, Sugiharto Widjaja pada konferensi pers di Jakarta, Sabtu (24/9/2022). Liputan6.com/Gagas

Liputan6.com, Jakarta - CGB-CIMB Sekuritas Sebut Produk Investasi Berbasis Perusahaan Hijau Mulai Diminati Investor

CGB-CIMB Sekuritas, salah satu perusahaan sekuritas Indonesia yang menerapkan Environmental, Social, and Governance (ESG) menyebut produk investasi berbasis ESG memiliki minat yang tinggi di kalangan investor. 

Direktur CGB-CIMB Sekuritas, Sugiharto Widjaja mengatakan banyak investor saat ini mulai menjelajahi perusahaan ESG atau istilahnya perusahaan hijau. 

"Antusias investor terhadap produk investasi ESG sangat menjanjikan. Investor juga tak hanya melihat perusahaan yang menerapkan ESG, tetapi juga melihat kita sebagai perantara atau perusahaan sekuritas," ujar Sugiharto pada konferensi pers di Jakarta, Sabtu, 24 September 2022. 

Artikel CIMB Sekuritas Sebut Produk Investasi Berasis Perusahaan Hijau Mulai Diminati Investor menyita perhatian pembaca di saham. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut tiga artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Minggu (25/9/2022):

1.CGB-CIMB Sekuritas Sebut Produk Investasi Berbasis Perusahaan Hijau Mulai Diminati Investor

CGB-CIMB Sekuritas, salah satu perusahaan sekuritas Indonesia yang menerapkan Environmental, Social, and Governance (ESG) menyebut produk investasi berbasis ESG memiliki minat yang tinggi di kalangan investor. 

Direktur CGB-CIMB Sekuritas, Sugiharto Widjaja mengatakan banyak investor saat ini mulai menjelajahi perusahaan ESG atau istilahnya perusahaan hijau. 

"Antusias investor terhadap produk investasi ESG sangat menjanjikan. Investor juga tak hanya melihat perusahaan yang menerapkan ESG, tetapi juga melihat kita sebagai perantara atau perusahaan sekuritas," ujar Sugiharto pada konferensi pers di Jakarta, Sabtu, 24 September 2022. 

Berita selengkapnya baca di sini

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


2.Perusahaan Terapkan ESG Disebut Bisa Berharga Lebih Mahal

IHSG Menguat 11 Poin di Awal Tahun 2018
Perbesar
Pengunjung mengambil foto layar indeks harga saham gabungan yang menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Sebelumnya, Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2017 ditutup pada level 6.355,65 poin.(Liputan6.com/Faizal Fanani)

Perusahaan yang menjalankan program Environmental, Social, and Governance (ESG) dinilai akan berharga lebih mahal karena investor mulai memilih produk investasi yang ramah lingkungan. 

Ini diungkapkan President Director of PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, Lim Kim Siah CGB-CIMB Sekuritas.

Dia mengatakan pihaknya memiliki tim riset dan divisi sendiri. Tim ini akan memberikan apresiasi bagi perusahaan yang menjalankan program ESG. 

“Ini bertujuan agar investor memiliki pemahaman utuh terkait perusahaan ESG sehingga para investor mulai berinvestasi pada perusahaan-perusahaan yang menjalankan ESG,” ujar Lim, pada konferensi pers, Sabtu, 24 September 2022.

Berita selengkapnya baca di sini


3.Jelang Rights Issue pada Kuartal IV 2022, Kinerja Bank Neo Commerce Meningkat

PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) (Foto: PT Bank Neo Commerce Tbk)
Perbesar
PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) (Foto: PT Bank Neo Commerce Tbk)

PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC), salah satu bank digital di Indonesia secara konsisten menunjukkan pertumbuhan kinerja yang positif jelang Right Issue di kuartal IV 2022 mendatang. Bahkan dalam tiga bulan terakhir BNC terus membukukan laba.

Memasuki penghujung kuartal III 2022, BNC menunjukkan pertumbuhan yang semakin meningkat, khususnya jelang right issue yang dilaksanakan di kuartal IV 2022 mendatang. 

BNC akan melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD), dengan mengeluarkan sebanyak-banyaknya 5 miliar lembar saham baru. 

Dana yang didapat dari PMHMETD ini akan digunakan BNC untuk memperkuat modal inti serta untuk modal kerja pengembangan Usaha Perseroan antara lain berupa penyaluran kredit dan kegiatan operasional perbankan lainnya. 

Berita selengkapnya baca di sini

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya