Cermati Rekomendasi Saham Hari Ini 9 September 2022 dari BNI Sekuritas

Oleh Agustina Melani pada 09 Sep 2022, 10:00 WIB
Diperbarui 09 Sep 2022, 10:00 WIB
IHSG Ditutup Menguat
Perbesar
Karyawan memfoto layar pergerakan IHSG, Jakarta, Rabu (3/8/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/08/2022), ditutup di level 7046,63. IHSG menguat 58,47 poin atau 0,0084 persen dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat, (9/9/2022), diprediksi melanjutkan penguatan setelah IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level 7.232,01. Investor dapat mencermati saham BMRI, ADRO, TLKM dan MDKA.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakarias Siregar mengatakan,  secara teknikal peluang kenaikan IHSG masih terbuka, dari candle inverted hamker dan closing di atas 5 day MA.

“Trend bullish, selama di atas 7.064. IHSG closing di atas 5 day MA (7.212). Indikator MACD bullish, stochastic di area netral, break pola rising wedge, candle Inverted hammer. Selama di atas support 7.064, IHSG masih berpeluang bullish, target 7.070 (DONE), 7.130 (DONE)- 7.175 (DONE) - 7.218 (DONE)/7.258 (DONE)/7.311/7.355. Dominan power buy. Range breakout berada di 7.136 - 7.286,” ujar Andri dalam risetnya, Jumat (9/9).

Level resistance indeks pada perdagangan hari ini berada di 7.254/7.286/7.312/7.355, sementara level support berada di 7.212/7.167/7.120/7.094, dengan perkiraan range 7.180 - 7.285.

 Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,61%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik 0,66%, sementara indeks Nasdaq juga menguat sebesar 0,60%. Pergerakan ini seiring dengan ucapan ketua The Fed yang menyatakan bahwa lembaga tersebut akan melakukan berbagai cara untuk mengatasi inflasi.

Indeks bursa regional Asia Pasifik bergerak variatif, dengan sebagian besar menguat mengkuti pergerakan positif pada bursa AS malam sebelumnya. Nikkei mencatat kenaikan signifikan sebesar 2,31%. Sementara IHSG tercata menguat ditutup pada level 7.232,01 atau naik 0,63%.

Investor dapat mencermati saham BMRI dengan rekomendasi speculative buy  target 9.100/9.250 stop loss di bawah 8.675. Kemudian saham ADRO direkomendasika speculative buy  target 4.060/4.100 stop loss di bawah 3.760.

Investor juga dapat memantau saham TLKM dengan strategi investasi buy di atas 4.560 target 4.660/4.700 stop loss di bawah 4.500 dan saham MDKA direkomendasikan buy 3.920-3.940 target 4.050/4.080 stop loss di bawah 3.800.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Penutupan IHSG Kamis 8 September 2022

Akhir tahun 2017, IHSG Ditutup di Level 6.355,65 poin
Perbesar
Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Perdagangan saham di penghujung tahun ini ditutup langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau pada perdagangan Kamis, 8 September 2022. Penguatan IHSG didukung sektor saham industri dasar dan teknologi.

Mengutip data RTI, IHSG menguat 0,63 persen ke posisi 7.232,01. Indeks LQ45 bertambah 0,82 persen ke posisi 1.028,05. Sebagian besar sektor saham menghijau. IHSG berada di level tertinggi 7.277,88 dan terendah 7.204,64. Sebanyak 276 saham menguat dan 240 saham melemah. 182 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.431.084 kali dengan volume perdagangan 42,5 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 16,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.954.

Mayoritas sektor saham menghijau kecuali indeks sektor saham IXDXenergy melemah 1,32 persen, dan pimpin koreksi. Diikuti indeks sektor saham IDXnonsiklikal tergelincir 0,84 persen, indeks sektor saham IDXtransportasi susut 0,52 persen, dan indeks sektor saham IDXindustry melemah 0,44 persen.

Sementara itu, indeks sektor saham IDXbasic melonjak 1,99 persen dan catat penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXtechno bertambah 1,73 persen, indeks sektor saham IDXinfrastruktur menanjak 1,06 persen, indeks sektor saham IDXproperty bertambah 0,73 persen, indeks sektor saham IDXfinance menguat 0,71 persen, indeks sektor saham IDXsiklikal mendaki 0,72 persen, dan indeks sektor saham IDXhealth naik 0,43 persen.

 


Penutupan Bursa Saham Asia 8 September 2022

Pasar Saham di Asia Turun Imbas Wabah Virus Corona
Perbesar
Seorang pria melihat layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Bursa saham Asia Pasifik bervariasi pada perdagangan Kamis, 8 September 2022 mengikuti wall street yang reli. Investor juga mencermati pidato Ketua the Federal Reserve (the Fed) Jerome Powell pada Kamis pekan ini. Pasar perkirakan kenaikan suku bunga acuan 75 basis poin pada September 2022.

Indeks Jepang Nikkei menguat 2,31 persen ke posisi 28.065,28 dan indeks Topix bertambah 2,19 persen ke posisi 1.957,62. Di Australia, indeks ASX 200 menguat 1,7 persen ke posisi 6.848,7 dan indeks Kospi Korea Selatan menanjak 0,33 persen ke posis 2.384,28.

Di bursa saham China, indeks Shanghai melemah 0,33 persen dan indeks Shenzhen terpangkas 0,86 persen. Indeks Hang Seng tergelincir 1 persen, dan indeks Hang Seng teknologi susut 1 persen. Yen Jepang berada di posisi 143,85 dan Won Korea berada di posisi 1.381,61.


Penutupan Wall Street 8 September 2022

(Foto: Ilustrasi wall street. Dok Unsplash/ llyod blazek)
Perbesar
(Foto: Ilustrasi wall street. Dok Unsplash/ llyod blazek)

Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat pada perdagangan Kamis, 8 September 2022 dalam sesi perdagangan yang bergejolak. Hal ini seiring wall street merespons komentar ketua the Federal Reserve (the Fed) Jerome Powell mengenai bank sentral yang terus meredam inflasi.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks Dow Jones melonjak 193,24 poin atau 0,61 persen ke posisi 31.774,52. Indeks S&P 500 menanjak 0,66 persen ke posisi 4.006,18 dan indeks Nasdaq bertambah 0,60 persen menjadi 11.862,13.

Sebelumnya, wall street melemah selama sesi tanya jawab dari Powell di Cato Institute dan kembali menegaskan kalau bank sentral akan melakukan apa yang diperlukan untuk meredam inflasi. Ia juga isyaratkan jeda kenaikan suku bunga atau memangkas suku bunga tidak akan segera terjadi.

“Sejarah sangat memperingatkan terhadap kebijakan pelonggaran premature,” ujar dia dikutip dari CNBC, Jumat (9/9/2022).

“Saya dapat meyakinkan Anda, kalau kami sangat berkomitmen untuk hal ini akan terus melakukannya sampai pekerjaan selesai,” ia menambahkan.

Sementara itu, bank sentral Eropa pada Kamis pagi, 8 September 2022 menaikkan suku bunga sebesar 0,75 persen. Hal ini sebagai langkah yang sebagian besar diharapkan menekan inflasi.

Pada perdagangan di wall street Kamis pagi, saham melanjutkan penguatan yang solid. Pada Rabu, 7 September 2022, rata-rata indeks acuan utama membukukan hari terbaik sejak 10 Agustus 2022 dengan indeks Nasdaq menghentikan penurunan beruntun dalam tujuh hari.

Namun, saham tetap dalam tren turun secara keseluruhan karena kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi dan kenaikan suku bunga lebih lanjut dari the Federal Reserve mendorong beberapa investor menjauh dari pasar yang berisiko.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya