Mitra Adiperkasa Kantongi Laba Rp 1,2 Triliun, Tumbuh 316 Persen pada Semester I 2022

Oleh Agustina Melani pada 08 Agu 2022, 22:08 WIB
Diperbarui 08 Agu 2022, 22:08 WIB
Ilustrasi Laporan Keuangan
Perbesar
Ilustrasi Laporan Keuangan.Unsplash/Isaac Smith

Liputan6.com, Jakarta - PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan selama semester I 2022. Hal ini ditunjukkan dari pertumbuhan pendapatan dan laba bersih.

Mengutip keterangan resmi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/8/2022), PT Mitra Adiperkasa Tbk naik 37,2 persen menjadi Rp 6,6 triliun pada kuartal II 2022 dari Rp 4,8 triliun. Margin laba kotor naik menjadi 45,6 persen dari 43,5 persen pada tahun sebelumnya.

Laba usaha perseroan bertambah 68,4 persen menjadi Rp 836 miliar dari Rp 496,3 miliar. EBITDA naik 31,2 persen menjadi Rp 1,4 triliun dari Rp 1 triliun. Laba bersih naik menjadi Rp 621,9 miliar dari Rp 269,6 miliar.

Pada semester I 2022, pendapatan bersih Mitra Adiperkasa menguat  34,1 persen menjadi Rp 12,2 triliun jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 9,1 triliun. Margin laba kotor naik menjadi 44,4 persen dari 42,7 persen pada periode sama tahun sebelumnya.

Laba usaha naik 93,6 persen menjadi Rp 1,3 triliun dari Rp 684 miliar. EBITDA mencapai Rp 2,4 triliun, alami kenaikan dari Rp 1,8 triliun yang tercatat pada periode sama 2021. Laba bersih melesat 316,3 persen menjadi Rp 1,2 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp 288,1 miliar.

VP Investor Relations, Corporate Communications, and Sustainability MAP Group Ratih D. Gianda, menuturkan, pihaknya membukukan kinerja yang baik secara merata di seluruh lini bisnis perusahaan, yang menunjukkan kekuatan dan kemampuan dari model bisnis Unified Retail.

"Strategi kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan, melalui berbagai pilihan berbelanja baik offline maupun online, telah menjadi fondasi perusahaan untuk pertumbuhan masa kini maupun masa mendatang,” ujar dia.

Ratih menekankan, setelah 2 tahun mengalami sejumlah tantangan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi COVID-19, MAPI kini kembali dalam fase pertumbuhan. Mitra Adiperkasa siap untuk memberikan pertumbuhan penjualan dan laba melalui serangkaian investasi yang terencana pada transformasi digital.

“Terlepas dari tujuan pertumbuhan kami, perusahaan menyadari berbagai tantangan supply chain dan tekanan inflasi global yang berkelanjutan, tetapi kami telah membuktikan selama 18 bulan terakhir, bahwa kami memiliki fondasi yang kuat untuk bertahan di tengah guncangan ekonomi lebih lanjut,” kata dia.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Momentum Penjualan

FOTO: PPKM Diperpanjang, IHSG Melemah Pada Sesi Pertama
Perbesar
Karyawan berjalan di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Indeks acuan bursa nasional tersebut turun 96 poin atau 1,5 persen ke 6.317,864. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Momentum penjualan perusahaan sangat kuat terutama pada segmen Sports, Fashion, Health & Beauty, dan gadget Digital melalui pembukaan 161 gerai fisik pada semester pertama 2022, antara lain Foot Locker, Skechers, Boots, Digimap, dan Lego. Momentum yang kuat juga terdapat pada brand F&B terbaru, Subway.

Momentum penjualan digital tetap stabil meskipun sebagian besar gerai di Indonesia beroperasi hampir secara normal selama kuartal ke-2. Penjualan meningkat 11 persen YoY menjadi Rp576,2 miliar pada kuartal ke-2 dari Rp518,4 miliar pada tahun lalu.

Perusahaan saat ini mengoperasikan 26 kanal online, serta hadir di 11 kanal marketplace. Akselerasi digital yang terus berlanjut seiring dengan penjualan offline yang meningkat secara signifikan, perseroan menilai itu membuktikan strategi pemasaran MAPI yang kuat terutama selama periode Lebaran, saat di mana para pelanggan memiliki beragam pilihan untuk membeli produk MAPI. Pertumbuhan terutama terlihat pada produk pakaian, alas kaki, dan gadget.

 

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Potensi Baru

IHSG Menguat 11 Poin di Awal Tahun 2018
Perbesar
Layar indeks harga saham gabungan menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Angka tersebut naik signifikan dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencatat penutupan perdagangan pada level 5.296,711 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Ratih menambahkan, MAPI kini telah bertransformasi secara fundamental, dari peritel offline, menjadi peritel omni-channel yang menawarkan pengalaman lengkap dalam offline dan online.

"Hal ini menjadi keunikan utama kami, di mana jangkauan produk dan brand kami diperluas untuk pangsa pasar di seluruh Indonesia,” tutur dia.

Margin yang lebih tinggi pada periode ini mencerminkan investasi ekstensif perusahaan ke dalam program analisis data dan perencanaan merchandise. Hal ini membuka potensi baru untuk mempertajam pembelian produk yang lebih tepat untuk brand dan produk terlaris.

Hal ini menghasilkan revitalisasi product supply yang meningkatkan penjualan, margin yang lebih tinggi, dan mengurangi clearance serta aging merchandise. Untuk pertama kalinya, MAPI mampu menyinergikan perencanaan merchandise yang lebih baik dengan kemampuan baru dalam menganalisa data pelanggan, melalui MAPCLUB.

“Hal ini meningkatkan kemampuan kami untuk menghubungkan produkproduk terbaik dengan para pelanggan, sehingga mencapai sell through yang lebih cepat dengan margin penuh dan mengurangi potongan harga,” kata dia.


Bawa Merek Etude ke Indonesia

Etude
Perbesar
Deretan koleksi dari Etude yang semakin seru dan mudah ditemukan tanpa perlu jastip lagi.

Sebelumnya, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) kembali membawa Etude, merek kecantikan asal Korea Selatan di Indonesia. Mitra Adiperkasa menggandeng Amorepacific, perusahaan kecantikan di Korea Selatan.

Produk-produk Etude akan tersedia dalam gerai Boots Indonesia dan secara online di mapclub.com. Etude hadir dengan koleksi make up dan skincare lengkap untuk memuaskan pelanggan saat berbelanja. Sebelumnya MAP telah hadirkan Innisfree, Laneige dan Sulwhasoo yang juga merupakan merek kecantikan dari Amorepacific.

VP Investor Relations,Corporate Communication and Suistainability for MAP Group, Ratih Darmawan Gianda menuturkan, pihaknya senang dan bangga dengan hadirnya kembali merek kecantikan Etude dalam deretan merek yang dikelola oleh Mitra Adiperkasa.

“Untuk menyambut kehadirannya, terdapat beragam penawaran menarik yang bisa dinikmati oleh semua pelanggan,” tutur dia dikutip dari keterangan tertulis di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/11/2021).

 

 


Selanjutnya

Koleksi Makeup Bertabur Cokelat Hersey's dari Korea
Perbesar
Mengintip koleksi makeup bertabur cokelat dari Etude House x Hershey's (Foto: instagram/trendmood1)

Etude yang dikenal sebagai merek makeup K-Beauty Nomor 1 di Korea dan Asia hadir dengan ragam pilihan warna koleksi produk yang lengkap, kualitas terpercaya, memiliki desain kemasan yang menarik serta harga yang terjangkau.

“Kami bangga mengumumkan peluncuran kembali Etude di Indonesia. Anda akan segera dapat menemukan semua produk Etude yang trendy dan playful di berbagai kanal penjualan di Indonesia,” Presiden ETUDE Corporation, Lee Chang-Kyoo

Di Etude Indonesia, para pelanggan dapat mengakses hampir 120 produk perawatan kulit dan make up dengan lebih mudah melalui fitur beauty corner yang dinamis dan interaktif di dalam gerai Boots.

Terdapat Makeup Wall, yakni dinding tempat para pelanggan dapat mencoba dan membuat kreasi sendiri semua produk make up yang diinginkan. Selain itu tersedia Mask Bar, surga bagi para pecinta masker khususnya sheet mask. Pelanggan dapat memilih dengan mudah berbagai jenis dan fungsi sheet mask sesuai kebutuhan kulit.

 

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya