IHSG Bakal Menghijau Senin 8 Agustus 2022, Ini Saham Pilihan BNI Sekuritas

Oleh Agustina Melani pada 08 Agu 2022, 08:46 WIB
Diperbarui 08 Agu 2022, 08:51 WIB
FOTO: IHSG Akhir Tahun Ditutup Melemah
Perbesar
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Pada penutupan akhir tahun, IHSG ditutup melemah 0,95 persen ke level 5.979,07. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, 8 Agustus 2022 diprediksi berada di zona hijau yang dipengaruhi sejumlah sentimen dalam dan luar negeri.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakarias Siregar mengatakan, secara teknikal, IHSG berpeluang menguat terbatas di tengah kondisi overbought, green candle hari ke-5 dan closing di atas 7.029.

"Trend bullish, selama di atas 6.910. IHSG closing di atas 5 day MA (7.029). Indikator MACD bullish, stochastic overbought, masih dalam pola bullish channel, candle green ke - 5. Selama di atas support 6.910, IHSG masih berpeluang bullish, target 7.070 (DONE), 7.130 - 7.180. IHSG masih di tutup di atas 200 day MA (6.816) untuk hari ke 13. Dominan power buy. Range breakout berada di 6.910 - 7.155,” ujar Andri dalam riset nya, Senin (8/8/2022).

Level resistance pada perdagangan hari ini berada di 7.090/7.130/7.154/7.193, sementara level support berada di 7.054/7.029/6.973/6.952/6.929, dengan perkiraan range 7.020 - 7.130.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, pada Jumat lalu indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,23 persen, sementara S&P 500 turun 0,16 persen, begitu juga dengan indeks Nasdaq yang terkoreksi sebesar 0,50 persen.

“Pergerakan tersebut dipengaruhi oleh data ketenagakerjaan AS yang dirilis Jumat lalu jauh di atas perkiraan, di mana pasar tenaga kerja pada Juli 2022 bertambah 528.000 dibandingkan perkiraan 250.000,” ujar Maxi.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Saham Pilihan

Pergerakan IHSG Ditutup Menguat
Perbesar
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Senin (27/7/2020). Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,66% atau 33,67 poin ke level 5.116,66 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada Jumat, 5 Agustus 2022, indeks bursa regional Asia Pasifik menguat, salah satunya adalah IHSG. Berdasarkan data RTI, IHSG akhir pekan lalu ditutup pada zona hijau di level 7.084,65, dengan level tertinggi indeks berada di 7.090,76 dan level terendah 7.045,98.

Pergerakan IHSG tersebut dipengaruhi oleh data pertumbuhan ekonomi Indonesia yang di atas perkiraan yakni mencapai sebesar 5,44 persen YoY dan 3,72 persen QoQ pada kuartal II-2022. Selain itu Indonesia juga melaporkan cadangan devisa sebesar USD132,2 miliar pada Juli 2022, turun dibandingkan USD136,4 miliar pada bulan sebelumnya.

Investor dapat mencermati saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan rekomendasi speculative buy dengan target 8.425/8.600 stop loss di bawah 7.875. Kemudian PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) direkomendasi speculative buy pada target 725/750 stop loss di bawah 650.

Selanjutnya saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dengan rekomendasi buy 5.900 - 6.100 target 6.250/6.450 stop loss di bawah 6.650. Kemudian saham PT Medco Energi International Tbk (MEDC) dengan rekomendasi speculative buy pada target 5.875/5.950 stop loss di bawah 5.575.

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Penutupan IHSG Jumat 5 Agustus 2022

FOTO: PPKM Diperpanjang, IHSG Melemah Pada Sesi Pertama
Perbesar
Karyawan melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Indeks acuan bursa nasional tersebut turun 96 poin atau 1,5 persen ke 6.317,864. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan jelang akhir pekan, Jumat (5/8/2022),  IHSG bertahan di zona hijau usai rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia capai 5,44 persen pada kuartal II 2022.

Mengutip data RTI, pada penutupan perdagangan, IHSG menguat 0,39 persen ke posisi 7.084,65. Indeks LQ45 menguat 0,40 persen ke posisi 1.007,80. Seluruh indeks acuan kompak menghijau. Pada Jumat pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.090,76 dan terendah 7.045,98. Sebanyak 275 saham menguat dan 237 saham melemah. 171 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.316.950 kali dengan volume perdagangan 23,7 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 13,7 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.906.

Sebagian besar sektor saham menghijau yang dipimpin indeks sektor saham IDXtransportasi melonjak 2,42 persen.

Diikuti indeks sektor saham IDXtransportasi naik 1,01 persen, indeks sektor saham IDXbasic menanjak 0,78 persen, indeks sektor saham IDXsiklikal menguat 0,56 persen, indeks sektor saham IDXfinance menanjak 0,44 persen. Selain itu, indeks sektor saham IDXproperty bertambah 0,22 persen, indeks sektor saham IDXnonsiklikal naik 0,06 persen.

Bursa Saham Asia

Bursa saham Taiwan memimpin kenaikan di pasar Asia-Pasifik pada Jumat, 5 Agustus 2022 seiring investor abaikan latihan militer China setelah kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi.

Indeks Taiwan naik 2,27 persen ke posisi 15.036 yang didorong saham produsen chip TSMC naik 3,2 persen. Indeks diperdagangkan lebih rendah pekan ini seiring ketegangan Amerika Serikat-China meningkat selama perjalanan Pelosi.


Bursa Saham China

Pasar Saham di Asia Turun Imbas Wabah Virus Corona
Perbesar
Seorang wanita berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Pasar tampak tidak terpengaruh oleh latihan China di sekitar Taiwan, meskipun Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi menuturkan, rudal China mendarat di zona ekonomi eksklusif Jepang. Ia menuturkan, latihan militer itu sebagai masalah serius, menurut laporan NBC News.

Bursa saham China menguat yang dipimpin saham teknologi. Indeks Shanghai bertambah 1,19 persen ke posisi 3.227,03 dan indeks Shenzhen bertambah 1,69 persen ke posisi 12.269,21.

Bank sentral India mengumumkan akan menaikkan suku bunga 50 basis poin menjadi 5,4 persen. Dari 63 responden jajak pendapat Reuters, 26 mengharapkan hasl itu, sedangkan 20 memprediksi kenaikan 35 basis poin.

“Kami pikir penahan kebijakan yang optimal akan membutuhkan setidaknya kenaikan 50 basis poin lagi,” ujar Head of Economics and Strategy Mizuho Bank, Vishnu Varathan dikutip dari CNBC.

Sementara itu, indeks dolar Amerika Serikat berada di posisi 105,878. Yen Jepang berada di posisi 133,29 per dolar AS. Harga minyak Amerika Serikat naik 0,76 persen ke posisi USD 89,21 per barel. Harga minyak Brent bertambah 0,64 persen ke posisi USD 94,72 per barel.

 

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya