IHSG Berpeluang Koreksi Terbatas Hari Ini 12 Juli 2022, Cek Saham Pilihan BNI Sekuritas

Oleh Agustina Melani pada 12 Jul 2022, 10:19 WIB
Diperbarui 12 Jul 2022, 10:19 WIB
Pembukaan-Saham
Perbesar
Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa, (12/7/2022), diprediksi berada di zona merah yang akan dipengaruhi oleh sejumlah sentimen global. Investor dapat mencermati saham BBCA, PGAS, ASII dan CARE.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakaria Siregar menuturkan, secara teknikal IHSG berpeluang turun terbatas dalam pola konsolidasi, dari candle dark cloud dan closing di atas 5 day MA.

"Trend bearish, selama di bawah 6.924. IHSG closing di atas 5 day MA (6.692). Indikator MACD bearish, Stochastic oversold, dalam pola triangle. Selama di di atas support 6.602 - 6.559, IHSG masih berpeluang rebound. Dominan sell power. Range breakout berada di 6.602 - 6.767,” ujar Andri dalam risetnya, Selasa, 12 Juli 2022.

Level resistance IHSG, Selasa pekan ini berada di posisi 6.767/6.796/6.834/6.906, sementara untuk level support berada di 6.696/6.649/6.602/6.559, dengan perkiraan range 6.670 - 6.670.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,52 persen, begitu juga dengan indeks S&P 500 yang turun lebih dalam sebesar 1,15 persen, bahkan indeks Nasdaq terkoreksi sangat signifikan 2,26 persen.

"Pelemahan indeks ini terjadi seiring dengan penantian investor terhadap laporan keuangan perusahaan besar yang akan dirilis pada minggu ini yang dapat mengindikasikan dampak inflasi kepada dunia usaha,” ujar Maxi.

Kemudian, bursa regional Asia Pasifik juga terkoreksi dengan penurunan signifikan dicatat oleh Hang Seng dan Shenzen Component, sementara Nikkei menguat. Bursa Singapura dan Malaysia tutup sehubungan dengan hari besar (holiday). Sementara BEI ditutup melemah pada level 6.722,14.

Investor dapat mencermati saham BBCA dengan rekomendasi buy 7.075 - 7.125 target 7.200/7.325 stop loss di bawah 7.000/6.925. Kemudian saham PGAS direkomendasikan buy 1.565 - 1.585 target 1.625/1.680 stop loss di bawah 1.500.

Investor juga dapat mencermati saham ASII dengan rekomendasi akumulasi buy target 6.100/6.150 stop loss di bawah 5.750. Sementara saham CARE direkomendasikan buy on weakness target 500/505 stop loss di bawah 470.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


IHSG Merosot pada 11 Juli 2022

IHSG Menguat
Perbesar
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,34% ke level 5.014,08 pada pembukaan perdagangan sesi I, Senin (8/6). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjutkan koreksi hingga penutupan perdagangan Senin, 11 Juli 2022. Namun, koreksi IHSG menjadi terbatas dan sektor saham kesehatan masih memimpin penguatan pada awal pekan ini.

Mengutip data RTI, pada penutupan perdagangan, IHSG melemah 0,27 persen ke posisi 6.722,14. Indeks LQ45 turun 0,78 persen ke posisi 952,20. Sebagian besar indeks acuan tertekan.

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.756,49 dan terendah 6.690,61. Sebanyak 251 saham menguat dan 252 saham melemah. 184 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.007.147 kali dan volume perdagangan 19,1 miliar saham. Nilai transaksi Rp 8,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.946.

Sebagian besar sektor saham menghijau. Indeks sektor saham IDXhealth menguat 2,12 persen dan pimpin penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXtransportasi menguat 1,18 persen, indeks sektor saham IDXsiklikal menanjak 0,76 persen, indeks sektor saham IDXindustry bertambah 0,67 persen, indeks sektor saham IDXbasic mendaki 0,45 persen.

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia Pasifik bervariasi pada perdagangan Senin, 11 Juli 2022. Indeks Hang Seng turun 3 persen setelah China beri denda kepada Tencent dan Alibaba. Pada penutupan perdagangan, indeks acuan Hong Kong susut 3,1 persen. Indeks Hang Seng teknologi melemah 4,24 persen.

China terapkan denda pada beberapa perusahaan termasuk raksasa teknologi Alibaba dan Tencent karena tidak mematuhi aturan anti-monopoli tentang pengungkapan transaksi, menurut Reuters. Saham Alibaba dan Tencent yang tercatat di bursa saham Hong Kong masing-masing turun 6,45 persen dan 3,35 persen.


Saham Kasino Melemah

Ilustrasi wall street (Photo by Patrick Weissenberger on Unsplash)
Perbesar
Ilustrasi wall street (Photo by Patrick Weissenberger on Unsplash)

Saham kasino di Hong Kong melemah setelah kabar menyebutkan hampir semua bisnis komersial dan industri di Makau akan ditutup di Makau selama sepekan untuk hentikan penyebaran COVID-19.

Saham Wynn Macau di Hong Kong melemah 6,87 persen, saham Sands China turun 8,25 persen, dan Melco International Development susut 7,66 persen pada jam perdagangan di Asia.

Bursa saham China melemah pada awal pekan ini. Indeks Shanghai merosot 1,27 persen ke posisi 3.313,58. Indeks Shenzhen turun 1,87 persen ke posisi 12.617,23. Indeks CSI 300 anjlok 1,67 persen ke posisi 4.354,62. Kekhawatiran COVID-19 meningkat di China karena Shanghai dilaporkan menemukan subvariant Omicron baru.

Inflasi produsen China naik 6,1 persen pada Juni dibandingkan periode sama tahun lalu, berdasarkan data resmi yang dirilis Sabtu pekan ini. Inflasi itu naik di atas harapan 6 persen, berdasarkan jajak pendapat Reuters. Namun, inflasi itu lebih lambat dari Mei 2022 sebesar 6,4 persen.

Inflasi konsumen meningkat 2,5 persen dari tahun sebelumnya, yang juga sedikit lebih tinggi dari perkiraan 2,4 persen dalam jajak pendapat Reuters.

 


Data Ekonomi AS

(Foto: Ilustrasi wall street, Dok Unsplash/Sophie Backes)
Perbesar
(Foto: Ilustrasi wall street, Dok Unsplash/Sophie Backes)

Indeks Jepang Nikkei menguat 2 persen dan ditutup bertambah 1,1 persen ke posisi 26.812,3. Indeks Topix menanjak 1,4 persen ke posisi 1.914,66.  Indeks Australia turun 1,14 persen ke posisi 6.602,2. Indeks Korea Selatan Kospi melemah 0,44 persen menjadi 2.340,27. Indeks Kosdaq mendatar di 767,04. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 1,81 persen.

Di Amerika Serikat pada Jumat, 8 Juli 2022, data nonfarm payrolls naik menjadi 372.000, menurut biro statistic tenaga kerja. Data tersebut jauh di atas perkiraan Dow Jones sebesar 250.000. Tingkat pengangguran tidak berubah dari Mei pada 3,6 persen. Ekonom menyebutkan laporan pekerjaan itu membantu kurangi ketakutan resesi.

“Tidak ada bukti dalam data pekerjaan bahwa resesi sudah dekat,” tulis ANZ Research dalam catatan.

“Dalam penilaian kami, ancaman tersebut terhadap ekspansi berkelanjutan tetap inflasi dan the Fed akan membutuhkan tingkat pembatasan untuk mengatasinya,” kata catatan itu.

Bursa saham Singapura dan Malaysia libur pada awal pekan ini. Pada akhir, AS akan rilis data inflasi, dan China akan rilis data produk domestik bruto (PDB), produk industri, penjualan ritel.Musim laporan keuangan juga dimulai pekan ini.

 

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya