Summarecon Agung Bakal Sebar Dividen Rp 6 per Saham

Oleh Elga Nurmutia pada 07 Jul 2022, 15:25 WIB
Diperbarui 07 Jul 2022, 15:25 WIB
Ilustrasi dividen (image by Alexsander-777 from pixabay)
Perbesar
Ilustrasi dividen (image by Alexsander-777 from pixabay)

Liputan6.com, Jakarta - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) akan bagikan dividen dari laba tahun buku 2021 sebesar Rp 99 miliar. Dividen yang dibagikan itu setara Rp 6 per lembar saham.

Hal itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Summarecon Agung pada 7 Juli 2022.

"Untuk dividen, kita akan bagikan Rp 6 per lembar saham dengan total Rp 99 miliar atas tahun buku 2021,” kata Sekretaris Perusahaan PT Summarecon Agung Tbk, Jemmy Kusnadi dalam paparan publik virtual, Kamis (7/7/2022).

PT Summarecon Agung Tbk mencatatkan pendapatan sebanyak Rp 5,56 triliun pada 2021. Pendapatan tersebut diperoleh 75 persen dari pengembangan properti atau 4,14 triliun, 16 persen dari investasi manajemen dan properti atau 918 miliar, serta 9 persen dari rekreasi dan hospitality atau 502 miliar.

Perseroan mencatatkan laba usaha senilai Rp 1,55 triliun pada 2021 dengan operating profit margin sebesar 28 persen. Sedangkan, laba bersih SMRA mencapai Rp 550 miliar. 

Selain itu, RUPST SMRA juga mengumumkan jajaran dewan komisaris dan direksi, sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Ir. Soetjipto Nagaria  

Komisaris: Harto Djojo Nagaria 

Komisaris Independen: Drs Edi Darnadi  

Komisaris Independen: Lexy Arie Tumiwa 

Komisaris Independen : Ge Lilies Yamin 

 

Direksi

Direktur Utama: Adrianto P. Adhi 

Direktur: Liliawati Rahardjo 

Direktur: Soegianto Nagaria 

Direktur: Herman Nagaria

Direktur: Sharif Benyamin 

Direktur: Lidya Tjio 

Direktur: Nanik Widjaja

Direktur: Jason Lim

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Kinerja 2021

Summarecon Bekasi
Perbesar
Summarecon Bekasi.

Sebelumnya, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) membukukan kinerja keuangan positif sepanjang 2021. Ini ditunjukkan dari pertumbuhan pendapatan dan laba bersih.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (27/3/2022), PT Summarecon Agung Tbk mencatat pendapatan Rp 5,56 triliun pada 2021. Pendapatan itu tumbuh 10,69 persen dari periode 2020 sebesar Rp 5,02 triliun.

Beban pokok penjualan dan beban langsung naik 8,62 persen menjadi Rp 2,97 triliun pada 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,73 triliun. Dengan demikian, laba kotor tumbuh 13,17 persen menjadi Rp 2,59 triliun pada 2021. Pada periode sama tahun sebelumnya, perseroan mencatat laba kotor Rp 2,29 triliun.

PT Summarecon Agung Tbk membukukan beban penjualan naik 11,15 persen menjadi Rp 306,21 miliar pada 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 275,47 miliar Beban umum dan administrasi turun tipis 1,7 persen dari Rp 746,61 miliar pada 2020 menjadi Rp 733,35 miliar pada 2021.

 


Kinerja Laba

La Spezia Summarecon Bekasi
Perbesar
La Spezia Summarecon Bekasi.

Perseroan membukukan laba usaha Rp 1,55 triliun pada 2021, atau naik 22,08 persen dari periode 2020 sebesar Rp 1,27 triliun. Perseroan mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 323,70 miliar pada 2021.

Laba tersebut tumbuh 80 persen dari periode 2020 sebesar Rp 179,83 miliar. Laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp 20,82 pada 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 12,47.

PT Summarecon Agung Tbk membukukan total liabilitas Rp 14,81 triliun pada 2021 atau turun 6,4 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 15,83 triliun. Total ekuitas Rp 11,23 triliun pada 2021, naik 23,60 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 9,08 triliun.

Total aset perseroan Rp 26,04 triliun pada 2021. Aset naik 4,5 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 24,9 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 2,77 triliun pada 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,65 triliun.

 


Realisasi Prapenjualan Kuartal I 2022

Ilustrasi Laporan Keuangan
Perbesar
Ilustrasi Laporan Keuangan.Unsplash/Isaac Smith

Sebelumnya, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) meraih marketing sales atau prapenjualan Rp 1,4 triliun hingga kuartal I 2022. Prapenjualan tersebut 29 persen dari target Rp 5 triliun pada 2022.

"Untuk pencapaian marketing sales kami Januari-Maret 2022 adalah sebesar Rp 1,4 triliun atau 29 persen dari target sebesar Rp 5 triliun," kata Sekretaris Perusahaan PT Summarecon Agung Tbk, Jemmy Kusnadi saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (17/5/2022).

Dia menambahkan, prapenjualan tersebut disumbang dari proyek yang berada di kawasan Jabotabek. Untuk ke depan, Summarecon Agung menargetkan 70 persen proyeknya untuk landed house atau rumah tapak pada  2022. "Dari target tahun ini, 70 persen kami target dari proyek landed house," ujar dia.

Landed house tersebut berada di beberapa kawasan, yakni Serpong, Bekasi, Bandung, Karawang, Bogor dan Makassar. Sedangkan, 30 persen dari targetnya untuk proyek adalah proyek apartemen dan kavling.

“Apartemen hanya ada di Kelapa Gading, Serpong dan Bekasi,” ujar dia.

Pada penutupan perdagangan Selasa, 17 Mei 2022, saham SMRA naik 0,74 persen ke posisi Rp 685 per saham. Saham SMRA dibuka naik 30 poin ke posisi Rp 710 per saham.

Saham SMRA berada di level tertinggi Rp 710 dan terendah Rp 670 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.197 kali dengan volume perdagangan 313.828 saham. Nilai transaksi Rp 21,4 miliar.

 

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya