IHSG Merosot 0,85 Persen ke 6.646, Mayoritas Sektor Saham Tertekan

Oleh Agustina Melani pada 06 Jul 2022, 15:34 WIB
Diperbarui 06 Jul 2022, 15:34 WIB
FOTO: PPKM Diperpanjang, IHSG Melemah Pada Sesi Pertama
Perbesar
Karyawan melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Pada hari ini, IHSG melemah pada penutupan sesi pertama menyusul perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) betah di zona merah hingga penutupan perdagangan Selasa (6/7/2022). Mayoritas sektor saham melemah dengan indeks sektor saham IDXnonsiklikal turun tajam.

Pada penutupan perdagangan, mengutip data RTI, IHSG merosot 0,85 persen ke posisi 6.646,41. Indeks LQ45 anjlok 1,04 persen ke posisi 947,14. Sebagian besar indeks acuan melemah.

Pada perdagangan Rabu pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.706,91 dan terendah 6.602,89. Sebanyak 335 saham melemah sehingga menekan IHSG. 193 saham menguat dan 153 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.003.208 kali dengan volume perdagangan 16,6 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 10,6 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.982.

Pada perdagangan sesi pertama, Rabu, 6 Juli 2022, IHSG sempat turun 1 persen. Direktur PT Panin Asset Management Indonesia Rudiyanto menuturkan, koreksi IHSG turun 1 persen termasuk normal.

Namun, sisi lain, Rudiyanto menilai, investor tidak nyaman dengan nilai tukar rupiah. Selain itu, investor asing juga mencermati arah kebijakan suku bunga. “Jadi bukan nyaman outlook saham Indonesia. Tidak nyaman dengan nilai tukarnya, untung di saham dan rugi di kurs,” kata dia saat diskusi virtual.

Sementara itu, bursa saham Asia juga sebagian besar melemah. Indeks Hang Seng turun 1,22 persen, indeks Korea Selatan Kospi melemah 2,13 persen, indeks Jepang Nikkei susut 1,2 persen, indeks Shanghai merosot 1,43 persen, dan indeks Taiwan tergelincir 2,53 persen. Sedangkan indeks Thailand menguat 0,20 persen dan indeks Singapura menanjak 0,05 persen.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Top Gainers-Losers

Perdagangan Awal Pekan IHSG Ditutup di Zona Merah
Perbesar
Pekerja tengah melintas di layar pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/11/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah pada perdagangan saham awal pekan ini IHSG ditutup melemah 5,72 poin atau 0,09 persen ke posisi 6.122,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham DFAM melambung 34,33 persen

-Saham PANI melambung 20 persen

-Saham ARTA melambung 19,34 persen

-Saham CLAY melemah 15,87 persen

-Saham PTSP melemah 13,90 persen

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham NANO melemah 8,7 persen

-Saham SKRN melemah 7 persen

-Saham INTD melemah 6,92 persen

-Saham INDR melemah 6,91 persen

-Saham BELL melemah 6,83 persen

 

Saham-saham yang aktif ditransaksikan secara nilai antara lain:

-Saham BMRI senilai Rp 676,6 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 509,8 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 484,9 miliar

-Saham ASII senilai Rp 416,7 miliar

-Saham GOTO senilai Rp 374,6 miliar

 

Saham-saham teraktif secara frekuensi:

-Saham META tercatat 48.932 kali

-Saham RAJA tercatat 24.808 kali

-Saham GOTO tercatat 24.002 kali

-Saham ANTM tercatat 21.879 kali

-Saham ASHA tercatat 20.850 kali


Penutupan IHSG Sesi I 6 Juli 2022

Akhir tahun 2017, IHSG Ditutup di Level 6.355,65 poin
Perbesar
Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Perdagangan bursa saham 2017 ditutup pada level 6.355,65 poin. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) betah di zona merah selama sesi pertama penutupan perdagangan Rabu, (6/7/2022). Mayoritas sektor saham tertekan yang dipimpin indeks sektor saham industri.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama, mengutip data RTI, IHSG melemah 1,1 persen ke posisi 6.629,83. Indeks LQ45 merosot 1,33 persen. Seluruh indeks acuan kompak tertekan. Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 6.706,91 dan terendah 6.602,89. Sebanyak 370 saham melemah sehingga menekan IHSG. 153 saham menguat dan 140 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 665.457 kali dengan volume perdaganagn 10,7 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 6,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.954.

Mayoritas sektor saham tertekan kecuali indeks sektor saham IDXhealth naik 0,35 persen. Indeks sektor saham IDXindustry melemah 2,25 persen, dan catat koreksi terbesar.

Diikuti indeks sektor saham IDXbasic turun 2,09 persen, indeks sektor saham IDXenergy tergelincir 1,8 persen, indeks sektor saham IDXtransportasi melemah 1,75 persen. Selain itu, indeks sektor saham IDXfinance susut 0,92 persen, indeks sektor saham IDXsiklikal melemah 0,66 persen dan indeks sektor saham IDXnonsiklikal susut 0,37 persen.

Bursa saham Asia sebagian besar melemah pada perdagangan Rabu, 6 Juli 2022. Indeks Hang Seng merosot 1,75 persen, indeks Korea Selatan Kospi tergelincir 1,53 persen, indeks Jepang Nikkei susut 1,03 persen. Selain itu, indeks Thailand melemah 0,55 persen, indeks Shanghai turun 1,39 persen, indeks Singapura melemah 0,03 persen dan indeks Taiwan anjlok 2,27 persen.

 

 

 


Pembukaan IHSG Rabu 6 Juli 2022

IHSG Menguat 11 Poin di Awal Tahun 2018
Perbesar
Layar indeks harga saham gabungan menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Perdagangan bursa saham 2018 dibuka pada level 6.366 poin, angka tersebut naik 11 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sebelumnya laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada awal sesi perdagangan Rabu, (6/7/2022). Mayoritas sektor saham melemah dan gerak IHSG ikuti laju bursa saham Asia.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG turun 11 poin ke posisi 6.692,04. Indeks LQ45 melemah 0,37 persen ke posisi 953,44. Sebagian besar indeks acuan kompak tertekan. Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.704,29 dan terendah 6.664. Sebanyak 229 saham melemah sehingga menekan IHSG. 186 saham menguat dan 161 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 152.077 kali dengan volume perdagangan 3 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 1,4 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.987.

Sebagian besar sektor saham tertekan kecuali indeks sektor saham IDXhealth menguat 0,63 persen, indeks sektor saham IDXsiklikal menanjak 0,09 persen, indeks sektor saham IDXnonsiklikal menguat 0,07 persen.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya