IHSG Melompat 1 Persen, Saham META Pimpin Penguatan

Oleh Agustina Melani pada 05 Jul 2022, 10:14 WIB
Diperbarui 05 Jul 2022, 10:14 WIB
FOTO: PPKM, IHSG Ditutup Menguat
Perbesar
Pialang memeriksa kacamata saat tengah mengecek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada perdagangan Selasa (5/7/2022). Pergerakan IHSG ini mengikuti bursa saham Asia yang menguat dan mayoritas sektor saham menghijau.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG menguat 17 poin ke posisi 6.656,85. Indeks LQ45 menanjak 0,97 persen ke posisi 959. Seluruh indeks acuan kompak menghijau. Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.738,20 dan terendah 6.650,39.

Sebanyak 360 saham menghijau sehingga angkat IHSG. 135 saham melemah dan 146 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 325.787 kali dengan volume perdagangan 6,5 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 2,8 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.954.

Sebagian besar sektor saham berada di zona hijau kecuali indeks sektor saham IDXtechno melemah 0,14 persen dan indeks sektor saham IDXtransportasi tergelincir 0,34 persen. Sementara itu, indeks sektor saham IDXenergy menanjak 2,65 persen dan catat penguatan terbesar.

Diikuti indeks sektor saham IDXbasic mendaki 1,48 persen, indeks sektor saham IDXindustry naik 1,28 persen, indeks sektor saham IDXfinance menguat 1,12 persen, indeks sektor saham IDXnonsiklikal mendaki 0,93 persen.

Dalam riset PT NH Korindo Sekuritas Indonesia menyebutkan hasil survei: Inflasi tahunan AS Juni capai 8,8 persen (Vs. Mei 8,6 persen), kembali naik walaupun the Fed telah menaikkan Fend Fund Rate (FFR) 75 basis poin (bps).

Data survei Bloomberg juga menunjukkan, inflasi bulanan AS Juni diproyeksikan sebesar 1,1 persen (Vs. Mei 1 persen), dapat mengkonfirmasi kenaikan FFR hingga 2,25 persen-2,50 persen akhir Juli mendatang.

Adapun sentimen eksternal ini membuat rupiah kembali mendekati level psikologis 15.000 per dolar Amerika Serikat, dan sektor teknologi melemah hingga 4 persen pada awal pekan.

Di tengah libur bursa wall street, IHSG mencari arah pergerakan, sempat menembus ke bawah level psikologis 6.600, sebelum akhirnya ditutup di level 6.639 atau melemah lebih dari 2 persen. NHKSI Research prediksi IHSG Selasa, 5 Juli 2022 bergerak upward (rebound) dalam rentang 6.550-6.910.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Top Gainers-Losers

Pembukaan-Saham
Perbesar
Pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham META melambung 34,51 persen

-Saham PGLI melambung 20 persen

-Saham IBST melambung 12,37 persen

-Saham JECC melambung 11,17 persen

-Saham CANI melambung 9,57 persen

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham CMPP melemah 6,99 persen

-Saham WAPO melemah 6,98 persen

-Saham INDR melemah 6,93 persen

-Saham INPS melemah 6,93 persen

-Saham BELL melemah 6,92 persen

 

Saham-saham aktif ditransaksikan secara nilai antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 224,9 miliar

-Saham CARE senilai Rp 216,6 miliar

-Saham GOTO senilai Rp 203,8 miliar

-Saham NATO senilai Rp 167 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 151,4 miliar

 

Saham-saham yang aktif ditransaksikan secara frekuensi antara lain:

-Saham PRAS sebanyak 14.343 kali

-Saham GOTO sebanyak 12.344 kali

-Saham ASHA sebanyak 10.736 kali

-Saham META sebanyak 10.709 kali

-Saham ANTM sebanyak 9.200 kali


Bursa Saham Asia Beragam pada Selasa 5 Juli 2022

Rudal Korea Utara Bikin Bursa Saham Asia Ambruk
Perbesar
Seorang pria berjalan melewati indikator saham elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo (29/8). Rudal tersebut menuju wilayah Tohoku dekat negara Jepang. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)

Bursa saham Asia bervariasi pada perdagangan Selasa, 5 Juli 2022. Indeks Hang Seng naik 0,30 persen, indeks Korea Selatan Kospi menanjak 1,05 persen, indeks Jepang Nikkei mendaki 0,82 persen. Sementara itu, indeks Shanghai turun 0,35 persen, indeks Singapura melemah 0,36 persen dan indeks Taiwan susut 0,05 persen.

Mengutip riset PT Ashmore Asset Management Indonesia, bursa saham Asia beragam pada perdagangan Senin, 4 Juli 2022 dengan indeks Australia pimpin penguatan. Sektor energi di Australia mengaut di tengah prospek positif untuk ekspor energi. Saham New Hope, Whitehaven Coal, Woodside Energy Group dan Santos bertambah 3-8 persen.

Di sisi lain, pengembang properti China Shimao melewatkan pembayaran bunga dan pokok obligasi luar negeri senilai USD 1 miliar. Perusahaan real estate lain juga melewatkan pembayaran bunga atau gagal bayar utangnya.

Indeks Hong Kong Hang Seng melemah 0,13 persen, indeks Korea Selatan Kospi susut 0,22 persen. Di sisi lain, indeks Shanghai bertambah 0,53 persen, indeks Jepang Nikkei naik 0,84 persen, indeks Australia menguat 1,11 persen, indeks India menanjak 0,53 persen. Sementara itu, indeks Thailand melemah 0,79 persen dan indeks Malaysia susut 0,84 persen.


Penutupan IHSG Senin 4 Juli 2022

Pergerakan IHSG Turun Tajam
Perbesar
Pengunjung mengabadikan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sebelumnya, gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona merah pada perdagangan Senin (4/7/2022). Seluruh mayoritas sektor saham tertekan.

Pada penutupan perdagangan, IHSG merosot 2,28 persen ke posisi 6.639,17. Indeks LQ45 susut 2,48 persen ke posisi 950,15. Seluruh indeks acuan kompak tertekan. Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.784,41 dan terendah 6.559,63. Sebanyak 460 saham melemah sehingga menekan IHSG. 109 saham menguat dan 119 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.134.074 kali dengan volume perdagangan 19,2 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 12 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.932.

Seluruh sektor saham tertekan. Indeks sektor saham IDXtechno melemah 4 persen, dan catat koreksi terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXtransportasi melemah 3,57 persen, indeks sektor saham IDXnonsiklikal turun 2,66 persen, indeks sektor saham IDXfinance merosot 2,58 persen dan indeks sektor saham indeks IDXbasic turun 1,83 persen.

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya