Top 3: Menelisik Potensi Pergerakan IHSG Pekan Depan dan Saham Pilihannya

Oleh Elga Nurmutia pada 22 Mei 2022, 10:00 WIB
Diperbarui 22 Mei 2022, 10:00 WIB
Akhir tahun 2017, IHSG Ditutup di Level 6.355,65 poin
Perbesar
Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Perdagangan saham di penghujung tahun ini ditutup langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat selama empat hari berturut-turut sepanjang pekan ketiga Mei 2022. Pada Jumat (20/5/2022), IHSG kembali ditutup menguat 1,39 persen atau 94,81 poin ke 6.918,14 atau naik 4,85 persen dalam sepekan.

Lantas bagaimana prediksi pergerakan IHSG pekan depan dan saham pilihan yang perlu dicermati? 

Chartist Maybank Kim Eng, Satriawan CTA dalam webinar Indonesia Investment Education (IIE), Sabtu, 21 Mei 2022 memberikan prediksi pergerakan IHSG pekan depan. 

Dalam skenario Bullish, Satriawan menjelaskan selama IHSG masih berada di atas 6.900, IHSG masih ada potensi naik lagi menyentuh 7.200 hingga 7.300. 

Artikel menelisik potensi pergerakan IHSG pekan depan dan saham pilihannya menyita perhatian pembaca di saham. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut tiga artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Minggu (22/5/2022):

1.Menelisik Potensi Pergerakan IHSG Pekan Depan dan Saham Pilihannya

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat selama empat hari berturut-turut sepanjang pekan ketiga Mei 2022. Pada Jumat (20/5/2022), IHSG kembali ditutup menguat 1,39 persen atau 94,81 poin ke 6.918,14 atau naik 4,85 persen dalam sepekan.

Lantas bagaimana prediksi pergerakan IHSG pekan depan dan saham pilihan yang perlu dicermati? 

Chartist Maybank Kim Eng, Satriawan CTA dalam webinar Indonesia Investment Education (IIE), Sabtu, 21 Mei 2022 memberikan prediksi pergerakan IHSG pekan depan. 

Dalam skenario Bullish, Satriawan menjelaskan selama IHSG masih berada di atas 6.900, IHSG masih ada potensi naik lagi menyentuh 7.200 hingga 7.300. 

Berita selengkapnya baca di sini

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


2.Saham Teknologi AS Terperosok, Catat Penurunan Mingguan Terpanjang

Pembukaan Awal Tahun 2022 IHSG Menguat
Perbesar
Aktivitas pekerja di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Senin (3/1/2022). Pada pembukan perdagagangan bursa saham 2022 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat 7,0 poin atau 0,11% di level Rp6.588,57. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat selama empat hari berturut-turut sepanjang pekan ketiga Mei 2022. Pada Jumat (20/5/2022), IHSG kembali ditutup menguat 1,39 persen atau 94,81 poin ke 6.918,14 atau naik 4,85 persen dalam sepekan.

Lantas bagaimana prediksi pergerakan IHSG pekan depan dan saham pilihan yang perlu dicermati? 

Chartist Maybank Kim Eng, Satriawan CTA dalam webinar Indonesia Investment Education (IIE), Sabtu, 21 Mei 2022 memberikan prediksi pergerakan IHSG pekan depan. 

Dalam skenario Bullish, Satriawan menjelaskan selama IHSG masih berada di atas 6.900, IHSG masih ada potensi naik lagi menyentuh 7.200 hingga 7.300. 

Berita selengkapnya baca di sini


3.10 Saham Top Losers pada 17-20 Mei 2022

Dilanda Corona, IHSG Ditutup Melesat
Perbesar
Pekerja melintas di layar IHSG di BEI, Jakarta, Rabu (4/3/2020). IHSG kembali ditutup Melesat ke 5.650, IHSG menutup perdagangan menguat signifikan dalam dua hari ini setelah diterpa badai corona di hari pertama pengumuman positifnya wabah corona di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menguat selama sepekan ini. Namun, di tengah penguatan IHSG, ada 10 saham yang bukukan koreksi terbesar atau top losers pada 17-20 Mei 2022.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (21/5/2022), IHSG menguat 4,85 persen ke posisi 6.918,14 pada pekan ini dari posisi sebelumnya 6.597,99.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG selama sepekan dipengaruhi oleh rilis data neraca perdagangan yang surplus didukung tingginya ekspor komoditas yang diipengaruhi oleh kenaikan harga komoditas.

Berita selengkapnya baca di sini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya