KKN di Desa Penari Raih 4,5 Juta Penonton, Saham FILM Malah Loyo

Oleh Pipit Ika Ramadhani pada 13 Mei 2022, 10:45 WIB
Diperbarui 13 Mei 2022, 10:45 WIB
Segera Tayang di Bioskop, Ini 7 Potret Kebersamaan Pemain Film KKN Di Desa Penari
Perbesar
Pemain film KKN Di Desa Penari (Sumber: Instagram/kknmovie)

Liputan6.com, Jakarta - Film KKN di Desa Penari berhasil menjaring 4,5 juta penonton. Pencapaian ini menempatkan KKN di Desa Penari sebagai film horor Indonesia terlaris sepanjang sejarah Indonesia. Film tersebut diangkat ke layar lebar oleh rumah produksi MD Pictures

Sayangnya, gerak saham MD Pictures Tbk (FILM) bergerak tak sejalan dengan keberhasilan film tersbeut. Saham FILM ditutup turun 60 poin atau 4,92 persen ke posisi 1.160 pada perdagangan Kamis, 12 Mei 2022. Tepat saat film itu menembus 4,5 juta penonton.

Selama periode 9-12 Mei 2022, saham FILM turun 12,45 persen ke posisi Rp 1.160 per saham. Saham FILM berada di level tertinggi Rp 1.340 dan terendah Rp 1.135 per saham. Total volume perdagangan 42.868.000 saham dengan nilai transaksi Rp 51,1 miliar. Total frekuensi perdagangan 8.170 kali.

Meski demikian, sepanjang 2022, saham FILM naik 22,75 persen ke posisi Rp 1.160 per saham. Saham FILM berada di level tertinggi Rp 1.340 dan terendah Rp 720 per saham. Total volume perdagangan 1.130.515.000 saham. Nilai transaksi Rp 1,2 triliun. Total frekuensi perdagangan 157.633 kali.

Informasi saja, film ini disebut menghabiskan dana produksi hingga Rp 15 miliar. CEO MD Pictures sekaligus produser KKN di Desa Penari, Manoj Punjabi mengatakan, angka itu utamanya untuk menunjang dari sisi teknis, termasuk set yang dibangun sendiri agar semirip mungkin dengan penggambaran dari cerita yang diadaptasi.

"Saya menjaga tata artistik dan sinematografi untuk meningkatkan nilai produksi,” ungkap Manoj, mengutip kanal Showbiz Liputan6.com, Jumat (13/5/2022).

Manoj sendiri memang mengincar momentum libur lebaran tahun ini untuk meluncurkan film KKN di Desa Penari, setelah dua tahun tertunda. Meski Manoj juga tahu betul penayangan film ini bebarengan dengan penayangan Doctor Strange in the Multiverse of Madness. Namun, ia cukup yakin KKN di Desa Penari memiliki ruang yang sama dengan film Hollywood itu.

“Jaringan Cinema XXI adil membagi layar ketika Doctor Strange 2 mulai tayang. Di Kota Kasablanka XXI misalnya, dari enam layar, lima dibagi rata antara KKN dengan Doctor Strange. Satu layar tersisa untuk film Indonesia lain,” kata Manoj Punjabi.

Demikian pula dengan CGV Cinemas yang melakukan koreksi jadwal untuk memberi ruang leluasa bagi film Indonesia. “Namun saya memberikan catatan kritis kepada jaringan bioskop lain. Di Ponorogo misalnya, dari tiga layar, dua diberikan kepada film impor. KKN Di Desa Penari kebagian satu layar saja. Padahal full house bahkan banyak yang enggak kebagian tiket,” imbuhnya.

 

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Kinerja Kuartal I 2022

KKN Di Desa Penari
Perbesar
Akting Tissa Biani dan Adinda Thomas dalam film KKN Di Desa Penari. (Foto: Dok. MD Pictures)

Sepanjang kuartal I 2022, perseroan meraih penjualan Rp 62,14 miliar selama kuartal I 2022. Penjualan tersebut tumbuh 1,94 persen jika dibandingkan kuartal I 2021 sebesar Rp 60,96 miliar.

Perseroan menekan beban pokok penjualan selama kuartal I 2022 sebesar 0,16 persen menjadi Rp 27,24 miliar. Pada periode sama tahun sebelumnya tercatat Rp 27,28 miliar. Dengan demikian, laba bruto yang diraup Rp 34,90 miliar pada kuartal I 2022, tumbuh 0,68 persen jika dibandingkan kuartal I 2021 sebesar Rp 33,67 miliar.

Di sisi lain, perseroan mencatat kenaikan beban usaha menjadi Rp 18,17 miliar dari periode kuartal I 2021 sebesar Rp 16,98 miliar. Perseroan meraup laba usaha Rp 16,73 miliar pada kuartal I 2022. Realisasi laba usaha itu naik tipis 0,23 persen dari kuartal I 2021 sebesar Rp 16,98 miliar.

Melihat kinerja tersebut, PT MD Pictures Tbk mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 41,2 persen menjadi Rp 10,65 miliar pada kuartal I 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 18,13 miliar. Perseroan mencatat laba per saham dasar Rp 1,14 pada kuartal I 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,92.

 


Morgan Stanley Lepas 6,75 Juta Saham FILM

FOTO: IHSG Akhir Tahun Ditutup Melemah
Perbesar
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Pada penutupan akhir tahun, IHSG ditutup melemah 0,95 persen ke level 5.979,07. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sebelumnya, pemegang saham PT MD Pictures Tbk (FILM), Morgan Stanley and Co International Plc (MSIP) melepas 0,071 persen saham FILM.

Berdasarkan keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Selasa, 10 Mei 2022, Morgan Stanley & Co International Plc (MISP) menjual saham di MD Pictures (FILM) sebesar 0,071 persen. Jumlah saham yang ditransaksikan itu setara 6.756.600 dengan harga transaksi 1163,9253 pada 25 April 2022. Dengan demikian, total nilai transaksi sekitar Rp 7,85 miliar.

Jumlah saham FILM yang dimiliki Morgan Stanley setelah transaksi 1.394.558.900 atau setara 14,66 persen dengan status kepemilikan langsung. Sebelumnya kepemilikan saham di FILM sebesar 1.401.315.500 atau setara 14,73 persen.

Pemegang saham perseroan per 30 April 2022 antara lain PT MD Global Investments sebesar 4,80 miliar saham atau 50,50 persen, Manoj Dhamoo Punjabi sebesar 2,11 miliar saham atau 22,23 persen, Morgan Stanley and Co Int Pic-Client sebesar 14,62 persen, dan masyarakat sebesar 12,65 persen.

Pada penutupan perdagangan Selasa, 10 Mei 2022, saham FILM melemah 0,40 persen ke posisi Rp 1.230 per saham. Saham FILM dibuka turun lima poin ke posisi Rp 1.230 per saham.

Saham FILM berada di level tertinggi Rp 1.250 dan terendah Rp 1.150 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.267 kali dengan volume perdagangan 145.486 saham. Nilai transaksi Rp 17,1 miliar.

Sepanjang 2022, saham FILM naik 30,16 persen ke posisi Rp 1.230 per saham. Saham FILM berada di level tertinggi Rp 1.340 dan terendah Rp 720 per saham. Total volume perdagangan 1,10 miliar saham. Nilai transaksi Rp 1,2 triliun. Total frekuensi perdagangan 153.883 kali.

 


MD Pictures Raup Rp 169,22 Miliar dari Penjualan Saham Treasuri

IHSG Dibuka di Dua Arah
Perbesar
Pekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada prapembukaan perdagangan Rabu (14/10/2020), IHSG naik tipis 2,09 poin atau 0,04 persen ke level 5.134,66. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, PT MD Pictures Tbk (FILM) melepas seluruh saham treasuri sebanyak 146.920.400 melalui perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Selasa, 5 April 2022 PT MD Pictures Tbk melepas saham treasuri bertahap pada 30 Maret 2022 dan 4 April 2022. Pada 30 Maret 2022, saham treasuri yang dilepas 82.350.000 dengan harga Rp 1.165 per saham. Selanjutnya pada 4 April 2022 melepas saham treasuri sebanyak 64.570.400 saham dengan harga Rp 1.135 per saham. Dengan demikian, PT MD Pictures Tbk memperoleh dana Rp 169,22 miliar dari saham treasuri.

“Kedua transaksi merupakan harga penutupan satu hari sebelum tanggal penjualan saham,” tulis manajemen perseroan.

Adapun pada 29 Maret 2022 harga penutupan saham Rp 1.165 per saham dan 1 April 2022 sebesar Rp 1.135 per saham.

“PT Samuel Sekuritas yang bertindak selalu perusahaan efek yang membantu pelaksanaan penjualan saham treasuri,” tulis perseroan.

Sebelumnya, jumlah saham yang telah dibeli kembali 146.920.400  saham MD Pictures, seluruhnya telah dicatat sebagai treasury stock sejak tanggal pembelian kembali.

Mengingat transaksi saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak awal periode penjualan kembali saham perdagangan saham mengalami kondisi yang sangat positif, sehingga Perseroan perlu memberikan kesempatan kepada pasar untuk melakukan transaksi sesuai dengan pasar tanpa ada intervensi penambahan dan peningkatan jumlah saham yang beredar dari saham treasury yang dimiliki Perseroan.

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya