Telkom Indonesia Raup Pendapatan Rp 35,20 Triliun pada Kuartal I 2022

Oleh Agustina Melani pada 10 Mei 2022, 14:27 WIB
Diperbarui 10 Mei 2022, 14:27 WIB
Telkom
Perbesar
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam jajaran Global 500 2022 Most Valuable Brand.

Liputan6.com, Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mencatat kinerja keuangan positif selama tiga bulan pertama 2022. Hal ini ditunjukkan dengan pertumbuhan laba bersih dan pendapatan selama kuartal I 2022.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Selasa (10/5/2022), PT Telkom Indonesia Tbk kantongi pendapatan Rp 35,20 triliun pada kuartal I 2022. Realisasi pendapatan itu tumbuh 3,7 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 33,94 triliun.

Telkom Indonesia mencatat EBITDA (Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi) Rp19,4 triliun. Ebitda tersebut tumbuh 3,1 persen. Kinerja IndiHome dan Digital Business Telkomsel yang kian kuat masih menjadi mesin pertumbuhan pendapatan perseroan.

Di sisi lain, perseroan membukukan kenaikan sejumlah beban antara lain beban operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi Rp 8,93 triliun pada kuartal I 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 8,45 triliun. Beban penyusutan dan amortisasi naik menjadi Rp 7,97 triliun pada kuartal I 2022 dari periode kuartal I 2021 sebesar Rp 7,28 triliun.

Beban karyawan naik dari Rp 3,50 triliun pada kuartal I 2021 menjadi Rp 3,51 triliun pada kuartal I 2022. Beban interkoneksi naik menjadi Rp 1,35 triliun pada kuartal I 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,13 triliun. Namun, beban pemasaran turun menjadi Rp 812 miliar pada kuartal I 2022 dari periode kuartal I 2021 sebesar Rp 755 miliar.

Dengan melihat kondisi itu, laba usaha susut 9,2 persen menjadi Rp 10,61 triliun pada kuartal I 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 11,69 triliun. Namun, perseroan mencatat pertumbuhan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebear 1,7 persen menjadi Rp 6,11 triliun pada kuartal I 2022 dari periode kuartal I 2021 sebesar Rp 6,01 triliun.

Total ekuitas naik menjadi Rp 153,33 triliun pada kuartal I 2022 dari Desember 2021 sebesar Rp 145,39 triliun. Total liabilitas merosot dari Rp 131,78 triliun pada Desember 2021 menjadi Rp 126,12 triliun pada kuartal I 2022.

Total aset naik menjadi Rp 279,45 triliun pada kuartal I 2022 dari Desember 2021 sebesar Rp 277,18 triliun.Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 41,62 triliun pada Maret 2022 dari Desember 2021 sebesar Rp 38,31 triliun.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Strategi dan Rincian Kinerja

Telkom
Perbesar
Telkom Indonesia

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah menuturkan, pada 2022, Telkom fokus untuk mengakselerasi langkah transformasi perusahaan untuk menjadi digital telco. Ada lima strategi utama yang ingin direalisasikan untuk memperkuat competitive advantages perusahaan, meningkatkan value creation bagi stakeholder serta mendukung terwujudnya sustainable competitive growth.

"Langkah ini mulai memperlihatkan hasil yang baik dan kami yakini akan berdampak positif bagi perusahaan dalam 2-3 tahun ke depan,” ujar dia dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (10/5/2022).

Pada segmen fixed broadband, IndiHome membukukan pendapatan sebesar Rp6,9 triliun atau tumbuh 7,9 persen YoY dengan total kontribusi terhadap pendapatan perseroan mencapai 19,5 persen.

Adapun pelanggan IndiHome hingga akhir Maret 2022 mencapai 8,7 juta atau tumbuh 7,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Selain itu ARPU IndiHome yang kian stabil di kisaran Rp270 ribu, didorong oleh pendapatan dari add-ons yang tumbuh 15,6 persen YoY dan berkontribusi sebesar 15,9 persen dari total pendapatan IndiHome.

Untuk meningkatkan pengalaman digital pelanggan, IndiHome terus menjalin kerja sama dengan content provider (Disney+ Hotstar dan lainnya) yang menghadirkan tayangan terbaik dan berkualitas.

Bulan lalu, IndiHome dan Telkomsel menyepakati kerja sama dengan Netflix sebagai upaya untuk menawarkan konten terdepan bagi pelanggan TelkomGroup.

Dengan layanan yang menjangkau hingga 498 dari total 514 IKK di Indonesia, IndiHome memegang peran penting dalam mendorong pengembangan masyarakat digital.

Pada segmen Mobile, Telkomsel membukukan pendapatan sebesar Rp21,3 triliun. Jumlah pelanggan Telkomsel pada akhir Maret 2022 mencapai 175,0 juta pelanggan dengan pengguna mobile data sebanyak 119,8 juta pelanggan (tumbuh 4,3 persen YoY).

Lalu lintas data juga tumbuh 19,2 persen dari periode yang sama tahun lalu. Total BTS yang dimiliki Telkomsel hingga akhir triwulan pertama 2022 mencapai 247.930 unit atau tumbuh 5,9 persen YoY di mana 197.721 di antaranya adalah BTS 3G/4G/5G.


Sektor Digital Business

Ilustrasi Laporan Keuangan
Perbesar
Ilustrasi laporan keuangan

Sektor Digital Business menjadi mesin pertumbuhan baru bagi Telkomsel yang didorong oleh pertumbuhan yang sehat dari Data & Digital Services yang berpotensi untuk terus tumbuh ke depannya.

Telkomsel memperkenalkan PT Telkomsel Ekosistem Digital (dengan identitas brand perusahaan: INDICO), yang menjadi digital powerhouse dengan fokus utama meningkatkan inovasi digital yang customer-centric, dengan menawarkan produk dan layanan di sektor bisnis digital, melengkapi kapabilitas Telkomsel di bisnis konektivitas seluler.

INDICO diposisikan sebagai holding company yang berdiri sebagai company's digital initiative enabler & orchestrator yang di tahap awal pengembangan akan mengawal tiga anak perusahaan dari portofolio bisnis vertikal Telkomsel yang sedang berkembang di sektor digital, yakni kesehatan (health-tech) melalui layanan aplikasi Fita, pendidikan (edu-tech) melalui layanan aplikasi Kuncie, dan sektor mobile gaming melalui anak usaha Majamojo, yang akan memiliki potensi besar dalam mendorong perekonomian digital nasional.

Hingga Maret 2022, segmen Enterprise mencatat pendapatan Rp4,2 triliun atau tumbuh 1,9 persen YoY, di mana layanan B2B IT Services dan layanan digital untuk korporasi menjadi kontributor terbesar.

Sejalan dengan strategi utama pada 2022, pada April 2022 Telkom telah mengambil alih Telkomsigma menjadi anak usaha langsung.

"Langkah ini merupakan bagian dari transformasi TelkomGroup dalam penataan portofolio bisnis yang bertujuan untuk memperkuat sekaligus mengakselerasi Telkomsigma untuk menjadi B2B IT Service Leader Company," ujar Ririek.

Sementara itu, segmen Wholesale dan International mencatat pendapatan Rp3,9 triliun atau tumbuh 16, persen YoY yang terutama berasal dari pertumbuhan bisnis menara telekomunikasi dan layanan wholesale voice internasional.


Bisnis Menara Telekomunikasi

Ilustrasi Laporan Keuangan. Unsplash/Austin Distel
Perbesar
Ilustrasi laporan keuangan

Pada bisnis menara telekomunikasi, Mitratel membukukan pendapatan Rp1,87 triliun atau tumbuh 21,5 persen YoY dengan EBITDA dan laba bersih tumbuh 28,8 persen dan 33,9 persen.

Margin EBITDA dan margin laba bersih Mitratel pun mengalami peningkatan mencapai 77,1 persen dan 24,6 persen, sejalan dengan komitmen perseroan untuk mengoptimalkan value untuk shareholder, di mana Mitratel terus melakukan pengembangan portofolio bisnis fiber optic untuk memperkuat bisnis tower yang dikelolanya.

Selanjutnya data center dan cloud masih menjadi fokus bisnis yang dikembangkan Telkom seiring dengan permintaan yang tumbuh signifikan dari aktivitas bisnis digital perusahaan. Saat ini TelkomGroup tengah melakukan konsolidasi bisnis data center.

Adapun Hyperscale Data Center diperkirakan akan beroperasi mulai kuartal kedua tahun 2022, seiring dengan potensi bisnis data center yang terus meningkat.

Untuk memperkuat portofolio perusahaan, mempercepat proses transformasi, dan meningkatkan kapabilitas digital, belum lama ini Telkom menjalin kerja sama strategis salah satunya dengan Microsoft.

Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan bisnis Telkom, khususnya di ranah platform digital dan layanan digital. Kolaborasi ini mencakup pemanfaatan aset infrastruktur Hyperscale Data Center Telkom untuk mendukung perjalanan transformasi digital Indonesia.

Realisasi Belanja Modal

Pada tiga bulan pertama tahun ini, perseroan telah menggunakan belanja modal sebesar Rp5,7 triliun atau 16,3 persen dari total pendapatan.

Belanja modal terutama digunakan untuk memperkuat infrastruktur jaringan dan pendukung untuk meningkatkan kapasitas, baik pada bisnis fixed line maupun mobile demi pengalaman digital terbaik pelanggan.

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya