Telkom Prioritas Kembangkan Jaringan 5G

Oleh Elga Nurmutia pada 15 Mar 2022, 19:54 WIB
Diperbarui 15 Mar 2022, 21:28 WIB
Menara telekomunikasi Telkom
Perbesar
Menara telekomunikasi Telkom. (Dok. Telkom)

Liputan6.com, Jakarta - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mengatakan jaringan 5G akan menjadi generasi berikutnya dari teknologi dan telekomunikasi.

"Inilah mengapa sangat penting bagi kami untuk menjaga jejak kami di 5G,” kata Direktur Strategic Portfolio PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), Budi Setyawan Wijaya dalam MNC Group Investor Forum 2022, Selasa (15/3/2022).

Ada sejumlah tahapan yang perlu dipersiapkan dalam mempersiapkan jaringan 5G."Kami sangat memahami bahwa untuk mempersiapkan 5G tidak hanya frekuensi tetapi juga lingkungan di sekitar 5G untuk verifikasi," imbuhnya.

Budi mengungkapkan salah satu hal yang sedang disiapkan, anak usaha perseroan Mitratel adalah menyiapkan tower.

Telkom juga akan menjalin kerja sama dengan kawasan industri semacam itu. Budi sebut pasar 5G ada dua, yang pertama pelanggan (consumer) dan kedua enterprise market.

"Kami juga melakukan pendekatan ke Kominfo untuk mendapatkan frekuensi yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menuturkan, Telkom menempatkan 5G sebagai prioritasnya juga untuk memiliki perkembangan di masa depan.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Telkom Kembangkan Teknologi Jaringan 5G di Jababeka

Menara telekomunikasi Telkom
Perbesar
Menara telekomunikasi Telkom. (Dok. Telkom)

Sebelumnya, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), bersama PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), dan anak usaha PT Jababeka Tbk, yakni PT Jababeka Infrastruktur (Jababeka) menjalin kolaborasi strategis untuk pengembangan teknologi 5G di Kawasan Jababeka Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini antara Telkom dan Jababeka. Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman ini, diharapkan Telkom dan Jababeka dapat menciptakan kolaborasi yang saling menguntungkan dan memiliki manfaat bagi para pihak," ujar Executive Vice President Divisi Enterprise Service Telkom Teuku Muda Nanta dikutip dari Antara, Minggu (13/2/2022).

Dia menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung upaya percepatan pengelolaan digitalisasi kawasan Jababeka menuju Jababeka Digitalized Township Ecosystem.

Kesepakatan kolaborasi ketiga pihak tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bertajuk "Sinergi Pemanfaatan Sumber Daya Perusahaan Dalam Rangka Digitalisasi Kawasan Jababeka" di Jababeka Golf & Country Club, Cikarang,.

Dalam kolaborasi ini, Telkom dan Telkomsel akan membangun jaringan 5G di kawasan pilot Jababeka sebagai langkah awal untuk melangsungkan trial use case 5G. Lebih jauh, pengembangan teknologi 5G ini merupakan upaya bersama dalam mewujudkan transformasi digital bagi Kawasan Jababeka sebagai peta jalan menuju Jababeka Digitalized Township Ecosystem.

Sejalan dengan upaya Jababeka mewujudkan Jababeka Digitalized Township Ecosystem, Telkom juga telah bertransformasi menjadi digital telecommunication company, dimana Telkom telah mengimplementasikan strategi bisnis dan operasional perusahaan yang berorientasi kepada pelanggan (customer-oriented).

Sementara itu Vice President Enterprise Business Management Telkomsel Hanang Setiohargo mengatakan pengembangan jaringan 5G di kawasan industri saat ini sangat penting dilakukan mengingat tingginya kebutuhan sektor industri terhadap penerapan teknologi Internet of Things (IoT).

Jababeka merupakan kawasan industri besar dengan lebih dari 2.000 perusahaan nasional maupun multinasional dari lebih 30 negara beroperasi di sana.

"Tentunya, keberadaan jaringan 5G di kawasan tersebut akan mendorong lebih banyak perusahaan untuk bertransformasi melalui penerapan teknologi IoT yang menawarkan kemampuan real-time serta mendukung implementasi smart factory, augmented reality, drone inspection, maupun enhanced video service yang banyak dibutuhkan," kata dia.

"Telkomsel siap menyokong digitalisasi tenant-tenant di kawasan Jababeka sebagai upaya transformasi melalui pembangunan infrastruktur serta dukungan kapabilitas teknologi dan ekosistem digital Telkomsel. Langkah ini pun sejalan dengan dukungan kami terhadap fokus pemerintah dalam mendorong implementasi industri 4.0 secara nasional untuk tercapainya industri manufaktur yang mandiri, berdaulat, maju, berkeadilan, dan inklusif,” jelas Hanang.

 

 

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya