IHSG Berbalik Arah ke Zona Merah, Investor Asing Kejar Saham ASII hingga PTBA

Oleh Agustina Melani pada 08 Mar 2022, 13:01 WIB
Diperbarui 08 Mar 2022, 13:01 WIB
IHSG 30 Mei 2017 Ditutup Melemah 0,33 Persen
Perbesar
Karyawan memerhatikan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Mandiri Sekuritas, Jakarta, Selasa (30/5). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke zona merah pada penutupan perdagangan saham sesi pertama, Selasa (8/3/2022). Namun, investor asing masih melakukan aksi beli saham.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG melemah tipis ke posisi 6.868,93. Indeks LQ45 naik 0,48 persen ke posisi 993,69. Sebagian besar indeks acuan bervariasi. Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 6.929,86 dan terendah 6.862,96. Sebanyak 227 saham menguat dan 303 saham melemah. 138 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.245.749. Total volume perdagangan 20,3 miliar saham dan nilai transaksi Rp 15,1 triliun. Investor asing beli saham Rp 767,74 miliar di seluruh pasar.

Sebagian besar sektor saham tertekan. Indeks sektor saham IDXtechno melemah 2,71 persen, indeks sektor saham IDXenergy merosot 2,32 persen dan indeks sektor saham IDXsiklikal turun 0,98 persen.

Sementara itu, indeks sektor saham IDXproperty melonjak 3,09 persen dan bukukan penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXinfrastruktur menguat 0,97 persen dan IDXindustry menanjak 0,93 persen.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Top Gainers dan Losers

FOTO: PPKM Diperpanjang, IHSG Melemah Pada Sesi Pertama
Perbesar
Petugas kebersihan bekerja di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Transaksi bursa agak surut dengan nyaris 11 miliar saham diperdagangkan sebanyak lebih dari 939.000 kali. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Saham-saham yang masuk top gainera antara lain:

-Saham POLA naik 29,89 persen

-Saham PURE naik 20 persen

-Saham RBMS naik 13,85 persen

-Saham DOID naik 13,74 persen

-Saham IBST naik 11,11 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham FLMC melemah 10 persen

-Saham PGJO melemah 9,09 persen

-Saham RUNS melemah 7,41 persen

-Saham BRMS melemah 6,99 persen

-Saham BESS melemah 6,92 persen


Aksi Investor Asing

Pembukaan-Saham
Perbesar
Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham ASII senilai Rp 362,8 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 286,1 miliar

-Saham ADRO senilai Rp 136,8 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 52,5 miliar

-Saham PTBA senilai Rp 44,2 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 170,5 miliar

-Saham INCO senilai Rp 59 miliar

-Saham DOID senilai Rp 48,1 miliar

-Saham HRUM senilai Rp 31,4 miliar

-Saham ICBP senilai Rp 16,3 miliar


Bursa Saham Asia

Rudal Korea Utara Bikin Bursa Saham Asia Ambruk
Perbesar
Orang-orang berjalan melewati sebuah indikator saham elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo (29/8). Bursa saham Asia turun setelah Korea Utara (Korut) melepaskan rudalnya ke Samudera Pasifik. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)

Bursa saham Asia sebagian besar tertekan. Indeks Hang Seng melemah 0,21 persen, indeks Korea Selatan Kospi susut 0,74 persen, indeks Thailand merosot 1,59 persen. Selain itu, indeks Shanghai merosot 0,90 persen, indeks Singapura turun 1,25 persen dan indeks Taiwan susut 2,07 persen.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya