Sederet Capaian Aplikasi Bank Neo Commerce pada Kuartal IV 2021

Oleh Pipit Ika Ramadhani pada 26 Jan 2022, 23:24 WIB
Diperbarui 26 Jan 2022, 23:24 WIB
Direktur Utama Bank Neo Commerce (BBYB), Tjandra Gunawan (Foto: Bank Neo Commerce)
Perbesar
Direktur Utama Bank Neo Commerce (BBYB), Tjandra Gunawan (Foto: Bank Neo Commerce)

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Neo Commerce Tbk atau BNC (BBYB) menorehkan sederet pencapaian yang menggembirakan sepanjang kuartal IV 2021. Salah satunya, pengguna harian aktif (daily active user/DAU) mencapai 1,8 juta atau meningkat 112 persen dibandingkan kuartal III.

Bersamaan dengan itu, pengguna aktif bulanan (monthly active user/MAU) mencapai 4,83 juta atau meningkat 27 persen dibandingkan kuartal III. Pada periode tersebut, nasabah Bank Neo Commercemeningkat tajam menjadi 13,3 juta nasabah, dari sebelumnya 8,21 juta atau naik 63 persen pada kuartal III 2021.

Dari sisi jumlah transaksinya, pengguna yang melakukan transaksi menempati 50 persen lebih dari pengguna aktif pada kuartal IV. Transaksi per nasabah mencapai rata-rata 17,4 kali per bulan alias meningkat sebesar 240 persen dibandingkan kuartal III.

Total transaksi tercatat lebih dari 96,86 juta kali transaksi, meningkat 300 persen dibandingkan kuartal III yakni 23,93 juta kali transaksi, dengan nilai transaksi mencapai Rp 36,83 triliun atau USD 2,54 miliar. Meningkat 150 persen dibandingkan kuartal III.

Dari semua nasabah yang aktif di kuartal IV, 30 persen di antaranya merupakan nasabah tabungan dan deposito.

Pada periode itu, secara rata-rata nasabah melakukan 5,7 kali transaksi menabung atau membuka deposito setiap bulan di aplikasi neobank, meningkat 43 persen dari 4 kali transaksi pada kuartal III.

Selain itu, terjadi kenaikan hampir dua kali lipat dari jumlah saldo rekening, dari total USD140 juta (Rp2 triliun) pada kuartal III menjadi USD264 juta (Rp3,77 triliun) pada kuartal IV 2021.

Direktur Utama Bank Neo Commerce, Tjandra Gunawan mengatakan, kenaikan kinerja BNC pada kuartal IV ini juga harus diimbangi dengan kemampuan perseroan untuk melayani jutaan nasabah di saat bersamaan.

"Melalui peningkatan arsitektur database, BNC berhasil meningkatkan kapasitas penyimpanan sistem BNC dan kemampuan konkurensi, ujar Tjandra, dikutip dari keterangan tertulis Rabu (26/1/2022).

Ia menuturkan, hal ini memungkinkan aplikasi neobank untuk beroperasi optimal untuk mendukung puluhan juta akun nasabah dan rata-rata jutaan transaksi per hari, dengan tingkat keberhasilan transaksi lebih dari 99,99 persen.

Berkenaan dengan itu, tahun ini BNC gencar memperkenalkan lebih banyak produk wealth management untuk memenuhi kebutuhan investasi para nasabahnya, di antaranya reksa dana, saham, asuransi, emas dan produk lainnya.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Bakal Rights Issue pada Semester I 2022

IHSG Awal Pekan Ditutup di Zona Hijau
Perbesar
Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Perseroan juga menyediakan platform komunikasi yang interaktif di aplikasi neobank dengan memberikan konten-konten investasi dan pengelolaan keuangan untuk nasabah wealth management.

"BNC akan meluncurkan digital lending atau fitur kredit secara digital yang akan tersedia di aplikasi neobank pada semester I 2022 dengan target 30 persen dari pengguna aplikasi neobank menjadi nasabah digital lending di akhir tahun,” ungkap Tjandra.

Satu lagi, BNC juga akan kembali melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) pada semester I 2022.

PMHMETD ini selain untuk memenuhi ketentuan OJK, juga untuk operasional BNC selaras dengan perkembangan dan kebutuhan Bank atas penerbitan produk-produk baru dan juga perkembangan produk yang telah ada. 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya