Harga Bitcoin Merosot Sambut Akhir Pekan

Oleh Agustina Melani pada 04 Des 2021, 20:05 WIB
Diperbarui 04 Des 2021, 20:05 WIB
Bitcoin - Image by Allan Lau from Pixabay
Perbesar
Bitcoin - Image by Allan Lau from Pixabay

Liputan6.com, Jakarta - Harga bitcoin merosot pada Sabtu pagi, 4 Desember 2021. Koreksi harga bitcoin hampir USD 10.000 ke level terendah USD 42.000 atau setara Rp 608,61 juta (asumsi kurs rupiah 14.490 per dolar AS) dalam satu jam. Kemudian harga bitcoin kembali naik ke USD 45.000 atau Rp 652,08 juta.

Dalam 24 jam terakhir, harga bitcoin turun USD 15.000 atau setara Rp 217,36 juta. Ether, kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar turun sekitar USD 1.100 dalam periode sama.

Berdasarkan indeks harga CoinDesk, bitcoin alami penurunan lebih besar di pasar kripto. Berdasarkan CoinGecko, kapitalisasi pasar keseluruhan berkitar USD 2 triliun.

"Penjualan pasar spot tampaknya telah mendorong kripto lebih rendah sebelum memicu stop loss besar di pasar derivatif. Sejauh ini saya telah melihat lebih dari 4.000 BTC dijual yang mendorong pasar turun secara tiba-tiba. Faktanya 1.500 BTC saja terjual dalam waktu kurang satu menit pada saat penurunan,” ujar Direktur CEC Capital Laurent Kssis, dilansir dari CoinDesk, Sabtu (4/12/2021).

Selama koreksi tajam, trader biasanya memperlakukan tether sebagai tempat aman mengingat nilainya dipatok ke dolar AS. Penurunan ke level terendah sejak akhir September terjadi di tengah ketidakpastian yang disebabkan varian baru COVID-19, omicron.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Sentimen Lainnya

Bitcoin - Image by VIN JD from Pixabay
Perbesar
Bitcoin - Image by VIN JD from Pixabay

Ditambah sentimen respons the Federal Reserve terhadap inflasi tinggi. Pada Selasa, 30 November 2021, ketua the Federal Reserve Jerome Powell mengatakan, hentikan sementara dari diskusi inflasi.

Akan tetapi, beberapa memakai waktu pada musim gugur ini untuk membeli saat alami koreksi.

Sebelumnya Presiden El Salvador Nayib Bukele, yang negaranya telah masukkan bitcoin dalam neraca keuangan dan telah membeli koin selama penurunan sebelumnya mengumumkan pembelian 150 btc dengan harga masing-masing sekitar USD 48.700 atau Rp 705,70 juta.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya