Simak Jadwal Stock Split Ashmore Asset Management Indonesia

Oleh Agustina Melani pada 02 Des 2021, 21:46 WIB
Diperbarui 02 Des 2021, 21:46 WIB
IHSG Dibuka di Dua Arah
Perbesar
Pekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada prapembukaan perdagangan Rabu (14/10/2020), IHSG naik tipis 2,09 poin atau 0,04 persen ke level 5.134,66. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk akan gelar pemecahan nilai nominal saham atau stock split. Stock split dilakukan dengan rasio pemecahan 1:2.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/12/2021), stock split Ashmore Asset Management Indonesia telah disetujui dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 2 November 2021. Dengan stock split ini nilai nominal saham menjadi Rp 12,5 dari sebeumnya Rp 25 per saham.

Berikut jadwal pelaksanaan stock split Ashmore Asset Management Indonesia:

-Akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama di pasar regular dan pasar negosiasi pada 7 Desember 2021

-Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar regular dan pasar negosiasi pada 8 Desember 2021

-Tanggal penentuan pemegang saham yang berhak atas hasil stock split pada 9 Desember 2021

-Saham dengan nilai nominal baru hasil stock split didistribusikan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kepada pemegang saham pada 10 Desember 2021

-Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar tunai pada 10 Desember 2021

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Disetujui Pemegang Saham pada RUPSLB

FOTO: PPKM Diperpanjang, IHSG Melemah Pada Sesi Pertama
Perbesar
Karyawan berjalan di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Indeks acuan bursa nasional tersebut turun 96 poin atau 1,5 persen ke 6.317,864. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sebelumnya, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) menyetujui rencana pemecahan nominal saham atau stock split.

Direktur PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk, Arief Cahyadi Wana menilai, dari sisi fundamental perusahaan saat ini mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Namun, hal itu tidak sepenuhnya terefleksi dari kinerja saham yang dinilai kurang likuid.

"Dibanding tahun lalu jumlah perdagangan saham di PT Ashmore Asset Manajemen itu hampir turun 50 persen dari 2,5 juta jadi 1,2 juta saham per hari. Akibat menurunnya perdagangan itu, volatilitas dari pergerakan saham kami ini sangat besar," ungkapnya dalam paparan publik, Selasa, 2 November 2021.

"Jadi ini yang merupakan karakteristik dari perusahaan yang secara likuiditas menurun," ia menambahkan.

Sehingga manajemen Ashmore Asset Management Indonesia memutuskan untuk melakukan stock split. Di sisi lain, Arif mencatat komposisi antara pemegang saham institusi dan ritel mengalami perubahan yang cukup besar. Jumlah investor ritel turun. Sementara investor institusi lebih mendominasi.

"Ritel makin lama makin menurun karena perusahaan kami ini banyak juga dimiliki oleh institusi, dan mereka cenderung untuk buy and hold. Sehingga manajemen memutuskan bahwa ada keperluan yang baik untuk ditawarkan ke pasar dengan melakukan stock split yaitu 1 menjadi 2,” ujar dia.

Pada perdagangan Selasa, 2 November 2021, AMOR ditutup naik 80 poin atau 2,13 persen ke level Rp 3.830. Dengan kenaikan tertingginya di level Rp 3.830 dan terendah pada Rp 3.610.

Total frekuensi perdagangan 2.289 kali dengan volume perdagangan 1,22 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 4,56 miliar.

"Kita berharap dengan adanya stock split ini likuiditas akan membaik, volatilitas akan menurun dan perusahaan akan bisa merefleksikan perkembangan juga fundamental yang kami punya sekarang ini," pungkasnya.

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya