Bank Neo Commerce Sasar Kaum Milenial Indonesia Melalui Neoliuner

Oleh Liputan6.com pada 02 Des 2021, 21:18 WIB
Diperbarui 02 Des 2021, 21:18 WIB
Ilustrasi bank digital. Clay Banks/Unsplash
Perbesar
Ilustrasi bank digital. Clay Banks/Unsplash

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Neo Commerce (BNC) Tbk (BBYB) baru meluncurkan kampanye (campaign) elektronik Neoliuner pada awal Desember 2021, dengan thema New Bank, New Rules yang memberi kebebasan yang lebih untuk nasabah.

Perseroan melakukan e-campaign dengan slogan "Neoliuner mah bebas, sebebas yang kamu mau" untuk menyasar kaum milenial yang sangat mementingkan kenyamanan dan kemudahan dalam setiap transaksi.

VP-Head of Marketing Bank Neo Commerce Maritsen Darvita mengatakan, saat ini perseroan sudah berhasil mendapatkan lebih dari 12 juta nasabah, dan mengklaim pihaknya telah mencatatkan transaksi digital tertinggi.

"Kami optimis nasabah kami masih terus bertumbuh tahun depan. Pasar masih luas, dari 270 an juta penduduk Indonesia, 50 persennya millennial yang sangat menginginkan kemudahan dalam layanan perbankan secara digital," kata dia.

Melalui campaign Neoliuner ini, BNC berupaya menjangkau masyarakat yang lebih luas dengan menawarkan layanan dan produk perbankan yang aman, menguntungkan, fleksibel dan bebas. Perseroan juga melengkapi e-campaign Neoliuner ini dengan Neojurnal sehingga nasabahnya bisa mengatur tujuan finansial mereka dengan lebih leluasa.

"Setoran cuma mulai Rp 200 ribu, ada tenor terpendek, bisa tujuh hari untuk deposito, bunganya juga bisa cair harian. Bebas transfer, bebas biaya admin. Duitnya didiamkan aja pasti nambah. Kita juga ada game, terus ada aplikasi chat. Bahkan kalau melakukan transfer, Kita juga bisa dapat cash back," kata dia.

Perseroan juga menawarkan berbagai fitur untuk kemudahan dan kenyamanan nasabahnya, antara lain produk deposito Neo Wow, dan fitur jurnal keuangan Neo Jurnal, phone-transfer, games, dan ruang obrolan.

Produk Deposito Neo Wow merupakan prodok tabungan dengan bunga sebesar 6 persen per tahun, tanpa ada masa tunggu untuk pencairannya. Nasabah bisa melakukan setoran dengan nilai minimum Rp 200 ribu dengan pilihan waktu pencairan mulai dari satu bulan, tiga bulan, enam bulan, hingga 12 bulan.

"Produk deposito kami tawarkan dengan bunga mulai dari 6,5 persen hingga 8 persen per tahun. Bunganya bisa dicairkan langsung atau dilanjutkan untuk disimpan," kata dia.

Sementara fitur Neo Jurnal dibuat untuk membantu nasabah mengatur regular saving account-nya secara fleksibel. Nasabah bisa membuat catatan untuk keperluan dana yang dia butuhkan, bisa untuk membeli barang impian, memulai bisnis atau keperluan lainnya.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Siap Luncurkan QRIS 2022

Maritsen menambahkan, pada awal 2022, pihak akan terus berinovasi melengkapi kemudahan layanan bagi nasabahnya.

Untuk itu BNC siap meluncurkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yaitu suatu standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Perseroan terus berkomitmen mengembangkan teknologi untuk memperkuat layanannya dan menjamin keamanan data nasabahnya.

"Kami memberikan kemudahan, engga ribet, tapi kami terus memegang yang terpenting yang dicari nasabah, yaitu Aman & nyaman, dan keuntungan yang optimal," kata dia.

Direktur BNC Aditya Windarwo mengatakan, untuk mendukung ekspansinya Bank Neo Commerce terus meningkatkan modal intinya. Sehingga bisa terus melengkapi layanan yang diberikan untuk nasabahnya.

"Kami terus memperkuat modal inti kami. Di awal Desember 2021 ini, modal inti kami sudah lebih dari Rp 3 triliun," kata dia.

Melalui e-campaign Neoliuner ini, BNC berharap bisa membentuk masyarakan untuk mengerti finansial, berorientasi pada masa depan dan cuan, dan juga bebas menentukan keniginan dan kebutuhannya.

 

Reporter: Elizabeth Brahmana

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya