Top 3: Saham DEPO Melambung saat Debut di BEI

Oleh Pipit Ika Ramadhani pada 26 Nov 2021, 09:00 WIB
Diperbarui 26 Nov 2021, 09:00 WIB
FOTO: PPKM Diperpanjang, IHSG Melemah Pada Sesi Pertama
Perbesar
Petugas kebersihan bekerja di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Transaksi bursa agak surut dengan nyaris 11 miliar saham diperdagangkan sebanyak lebih dari 939.000 kali. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Saham PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) menguat signifikan pada perdagangan perdana Kamis (25/11/2021). Perseroan mencatatkan saham perdana dengan kode emiten DEPO dan sebagai emiten ke-43 pada 2021.

Mengutip data RTI, saham DEPO dibuka naik Rp 78 menjadi Rp 560 per saham dari harga saham perdana Rp 482 per saham. Saham DEPO menguat 24,48 persen ke posisi Rp 600 per saham pada pukul 11.20 WIB. Saham DEPO berada di level tertinggi Rp 600 dan terendah Rp 470 per saham.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama, saham DEPO menguat 24,48 persen ke posisi Rp 600 per saham. Saham DEPO berada di level tertinggi Rp 600 dan terendah Rp 470 per saham. Total frekuensi perdagangan 28.747 kali dengan volume perdagangan 2.778.818 kali dengan nilai transaksi Rp 153,8 miliar.

Artikel saham DEPO melambung 24,48 persen hingga penutupan sesi I menyita perhatian di saham. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut tiga artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Jumat (26/11/2021):

1.Saham DEPO Melambung 24,48 Persen hingga Penutupan Sesi I

Saham PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) menguat signifikan pada perdagangan perdana Kamis (25/11/2021). Perseroan mencatatkan saham perdana dengan kode emiten DEPO dan sebagai emiten ke-43 pada 2021.

Mengutip data RTI, saham DEPO dibuka naik Rp 78 menjadi Rp 560 per saham dari harga saham perdana Rp 482 per saham. Saham DEPO menguat 24,48 persen ke posisi Rp 600 per saham pada pukul 11.20 WIB. Saham DEPO berada di level tertinggi Rp 600 dan terendah Rp 470 per saham.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama, saham DEPO menguat 24,48 persen ke posisi Rp 600 per saham. Saham DEPO berada di level tertinggi Rp 600 dan terendah Rp 470 per saham. Total frekuensi perdagangan 28.747 kali dengan volume perdagangan 2.778.818 kali dengan nilai transaksi Rp 153,8 miliar.

Berita selengkapnya baca di sini

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2.Bursa Saham Asia Beragam Setelah Bank Sentral Korea Dongkrak Suku Bunga

Pasar Saham di Asia Turun Imbas Wabah Virus Corona
Perbesar
Seorang pria melihat layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Bursa saham Asia-Pasifik masih bervariasi pada Kamis, 25 November 2021, seiring investor bereaksi atas keputusan bank sentral Korea yaitu Bank of Korea terkait suku bunga.

Indeks Kospi Korea Selaran paling tertekan secara regional dengan penyusutan 0,54 persen. Dalam kebijakan barunya, Bank of Korea meningkatkan suku bunga sebanyak 25 poin atau setara 1 persen dari nilai sebelumnya. Langkah ini sesuai prediksi sebagain analis dalam jejak pendapat Reuters.

Imbas keputusan tersebut, mata uang Korea Won diperdagangkan seharga USD 1,190. Angkanya melemah di level USD 1.185 pada Rabu, 24 November 2021. Demikian dilansir dari CNBC, pada Kamis pekan ini.

Berita selengkapnya baca di sini

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3.Grup Telkom Raup Capital Gain Rp 350 Miliar dari Investasi di Gojek

IHSG Dibuka di Dua Arah
Perbesar
Layar informasi pergerakan harga saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada prapembukaan perdagangan Rabu (14/10/2020), IHSG naik tipis 2,09 poin atau 0,04 persen ke level 5.134,66. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Grup Telkom melalui Telkomsel mendapatkan capital gain atau peningkatan nilai investasi dari investasi di Gojek. Tercatat Telkomsel meraih capital gain dari investasi di Gojek mencapai Rp 350 miliar.

Sebelumnya Telkomsel investasi di Gojek pada November 2020 dan Mei 2021. Investasi itu telah memperkuat inisiatif strategis kedua perusahaan yang memberikan manfaat baru bagi penggunanya dan mendukung percepatan digitalisasi di sektor UMKM.

“Sejauh ini, Telkomsel telah mencatatkan capital gain mencapai Rp350 miliar," ujar Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis, 25 November 2021.

Berita selengkapnya baca di sini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya