Apro Financial Eksekusi Hak Rights Issue, Saham DNAR Melonjak

Oleh Agustina Melani pada 17 Okt 2021, 12:31 WIB
Diperbarui 17 Okt 2021, 12:31 WIB
IHSG Awal Pekan Ditutup di Zona Hijau
Perbesar
Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG menguat 0,34 persen atau 21 poin ke level 6.296 pada penutupan perdagangan Senin (13/1) sore ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Pemegang saham PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR), APRO Financial Co Ltd eksekusi saham dalam pelaksanana rights issue DNAR.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (17/10/2021), APRO Financial Co Ltd melakukan exercise saham rights issue sejumlah 2.319.197.709 saham. Adapun harga pelaksanaan rights issue DNAR Rp 197 per saham.

Dengan demikian, APRO Financial Co Ltd kucurkan Rp 456,8 miliar untuk eksekusi haknya dalam rights issue tersebut.

Dengan demikian, kepemilikan saham DNAR yang digenggam APRO Financial Co Ltd sebanyak 12.755.587.400 per 14 Oktober 2021. Jumlah saham itu setara 91,89 persen.

Perseroan menyatakan tidak ada dampak dari kejadian, informasi, dan fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha emiten.

Berdasarkan data RTI, per 30 September 2021, pemegang saham DNAR antara lain APRO Financial Co Ltd 90,26 persen, masyarakat 8,48 persen dan saham treasury 1,26 persen.

PT Bank Oke Indonesia Tbk melakukan penawarna umum terbatas (PUT III) kepada para pemegang saham dengan mekanisme hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Perseroan menawarkan sebanyak 2.537.197.095 saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Harga pelaksanana Rp 197 per saham. Dengan demikian, perolehan dana hasil rights issu Rp 499,82 miliar.

Setiap pemegang saham yang memiliki sembilan saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan per 12 Oktober 2021 mempunyai dua HMETD dengan setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 197 per saham.

Rencana hasil rights issue akan digunakan untuk pengembangan usaha perseroan dalam bentuk pemberian kredit.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Gerak Saham DNAR

Perdagangan Awal Pekan IHSG Ditutup di Zona Merah
Perbesar
Pekerja tengah melintas di layar pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/11/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah pada perdagangan saham awal pekan ini IHSG ditutup melemah 5,72 poin atau 0,09 persen ke posisi 6.122,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada penutupan perdagangan Jumat, 15 Oktober 2021, saham DNAR melonjak 10,28 persen ke posisi Rp 236 per saham.

Saham DNAR dibuka turun dua poin ke posisi Rp 212 per saham. Saham DNAR berada di level tertinggi Rp 262 dan terendah Rp 204 per saham.

Total frekuensi perdagangan saham 12.093 kali dengan volume perdagangan 970.707. Nilai transaksi perdagangan Rp 23,5 miliar.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya