IHSG Turun Terbatas ke Posisi 6.113, Saham Tambang Menguat

Oleh Agustina Melani pada 28 Sep 2021, 16:01 WIB
Diperbarui 28 Sep 2021, 16:01 WIB
Terjebak di Zona Merah, IHSG Ditutup Naik 3,34 Poin
Perbesar
Pekerja melintasi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Meski terjebak di zona merah, IHSG berhasil mengakhiri perdagangan di level 5.841. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis pada perdagangan Selasa (28/9/2021). Namun, investor asing melakukan aksi beli saham di seluruh pasar dan nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS.

Pada penutupan perdagangan, IHSG merosot 0,15 persen ke posisi 6.113,11. Indeks LQ45 susut 0,17 persen ke posisi 859,87. Sebagian besar indeks acuan bervariasi.

Pada Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.137,95 dan terendah 6.097,72. Sebanyak 330 saham melemah sehingga menekan IHSG. 179 saham menguat dan 152 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.645.618. Total volume perdagangan 32 miliar saham.

Nilai transaksi harian Rp 13,8 triliun. Investor asing beli saham Rp 191,62 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.149.

Sebagian besar sektor saham tertekan. Indeks sektor saham IDXEnergy naik 6,98 persen, dan pimpin penguatan, diikuti indeks sektor saham IDXsiklikal menguat 2 persen dan IDXnonsiklikal menguat 0,03 persen.

Sementara itu, indeks sektor saham IDXtrans melemah 1,97 persen, dan bukukan penurunan terbesar. Diikuti IDXhealth merosot 1,53 persen dan IDXfinance turun 1,14 persen.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Top Gainers dan Losers

Awal 2019 IHSG
Perbesar
Pengunjung melintas dekat layar monitor pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (2/1). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan saham 2019 menguat 10,4 poin atau 0,16% ke 6.204. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang bukukan top gainers antara lain:

-Saham VRNA naik 30,94 persen

-Saham BOSS naik 29,35 persen

-Saham BUMI naik 21,43 persen

-Saham INDY naik 19,34 persen

-Saham SGER naik 17,24 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham IDEA turun 9,78 persen

-Saham RUNS turun 8,75 persen

-Saham CSIS turun 7 persen

-Saham TFAS turun 6,98 persen

-Saham INCF turun 6,9 persen

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Aksi Investor Asing

FOTO: PPKM, IHSG Ditutup Menguat
Perbesar
Pialang tengah mengecek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham UNTR senilai Rp 141,3 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 50,5 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 44 miliar

-Saham BUKA senilai Rp 38,3 miliar

-Saham EXCL senilai Rp 16,4 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 267,5 miliar

-Saham ARTO senilai Rp 21,8 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 20,7 miliar

-Saham SMGR senilai Rp 15,6 miliar

-Saham MNCN senilai Rp 15,4 miliar

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Bursa Saham Asia

Pasar Saham di Asia Turun Imbas Wabah Virus Corona
Perbesar
Orang-orang berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Bursa saham Asia sebagian besar melemah. Indeks Hang Seng naik 1,2 persen dan indeks Shanghai menanjak 0,54 persen. Indeks Korea Selatan Kospi melemah 1,14 persen, indeks Jepang Nikkei tergelincir 0,19 persen, indeks Thailand susut 0,17 persen, indeks Singapura melemah 0,67 persen dan indeks Taiwan turun 0,76 persen.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya