10 Saham Paling Lesu pada 20-24 September 2021

Oleh Liputan6.com pada 25 Sep 2021, 13:37 WIB
Diperbarui 25 Sep 2021, 13:37 WIB
FOTO: PPKM, IHSG Ditutup Menguat
Perbesar
Pialang tengah mengecek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kinerja positif pada periode 20-24 September 2021. IHSG menguat tipis 0,19 persen menjadi 6.144,81 dari posisi pekan lalu 6.133,25.

Pergerakan IHSG tersebut didukung dari transaksi perdagangan 695 perusahaan tercatat (emiten). Transaksi perdagangan melibatkan 95 perusahaan broker. Hal tersebut dikutip Liputan6.com dari laporan mingguan PT Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Penguatan IHSG ini juga diikuti dengan meningkatnya nilai kapitalisasi pasar bursa sebesar 0,67 persen menjadi Rp 7.538,71 triliun dari pekan lalu Rp 7.487,29 triliun.

Kapitalisasi pasar tersebut masih bersumber dari 750 emiten.  Pekan ini Pasar Modal Indonesia tidak ada kedatangan satupun emiten baru. Bahkan tidak ada pencatatan saham baru dari rights issue. 

Bursa Efek Indonesia mencatat, investor asing lebih banyak melakukan pembelian saham (net buy) dibandingkan penjualan (net sell). Total pembelian saham oleh investor asing selama sepekan mencapai sebesar Rp 16,75 triliun. Sedangkan total penjualan saham oleh investor asing mencapai sebesar Rp 14,24 triliun. 

Meski demikian, ada sejumlah saham yang mengalami koreksi harga cukup besar selama sepekan. Berikut adalah 10 saham yang masuk top losers selama periode 20-24 September 2021 dikutip dari data Bursa Efek Indonesia (BEI):

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saham ASMI-TRUE

Pergerakan IHSG Ditutup Menguat
Perbesar
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Senin (27/7/2020). Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,66% atau 33,67 poin ke level 5.116,66 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

1. PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI)

Saham ASMI mengalami penurunan 29,58 persen menjadi Rp 300 per saham dari pekan lalu Rp 426 per saham. Saham perusahaan ini mengalami penurunan terdalam dari seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

2.PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS)

Saham SLIS mengalami penurunan 28,60 persen menjadi Rp 3.220 per saham dari pekan lalu Rp 4.510 per saham.

3. PT Era Graharealty Tbk (IPAK)

Saham IPAK mengalami penurunan 26,21 persen menjadi Rp 214 per saham dari pekan lalu Rp 290 per saham.

4. PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE)

Saham UFOE mengalami penurunan 26,12 persen menjadi Rp 905 per saham dari pekan lalu Rp 1.225 per saham.

5. PT Triniti Dinamik Tbk  (TRUE)

Saham TRUE mengalami penurunan 27,87 persen menjadi Rp 236 per saham dari pekan lalu Rp 310 per saham.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saham ABMM-SAFE

Pergerakan IHSG Ditutup Menguat
Perbesar
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Senin (27/7/2020). Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,66% atau 33,67 poin ke level 5.116,66 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

6.PT Steady Safe Tbk (SAFE)

Saham SAFE mengalami penurunan 22,54 persen menjadi Rp 189 per saham dari pekan lalu Rp 244 per saham.

7. PT KDB Tifa Finance Tbk(TIFA)

Saham TIFA mengalami penurunan 22,06 persen menjadi Rp 530 per saham dari pekan lalu Rp 680 per saham.

8.PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA)

Saham BACA mengalami penurunan 19,63 persen menjadi Rp 352 per saham dari pekan lalu Rp 438 per saham.

9.PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS)

Saham RIGS mengalami penurunan 19,05 persen menjadi Rp 272 per saham dari pekan lalu Rp 336 per saham.

10.PT ABM Investama Tbk (ABMM)

Saham ABMM mengalami penurunan 18,92 persen menjadi Rp 1200 per saham dari pekan lalu Rp 1.460 per saham.

 

 

Reporter: Elizabeth Brahmana

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya