IHSG Turun 0,93 Persen, 10 Sektor Saham Tertekan

Oleh Agustina Melani pada 20 Sep 2021, 15:57 WIB
Diperbarui 20 Sep 2021, 15:57 WIB
Pergerakan IHSG Turun Tajam
Perbesar
Pengunjung melintas di papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) betah di zona merah pada Senin (20/9/2021). Investor asing melakukan aksi jual di seluruh pasar.

Pada penutupan perdagangan, IHSG melemah 0,93 persen ke posisi 6.076,31. Indeks LQ45 susut 0,88 persen ke posisi 854,83. Seluruh indeks acuan kompak tertekan.  Pada awal pekan ini, IHSG berada di level 6.132,03. IHSG berada di level tertinggi 6.133,17 dan terendah 6.053,93. Sebanyak 386 saham melemah sehingga menekan IHSG. 152 saham menguat dan 124 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.307.474 kali dengan volume perdagangan 24,4 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 12,2 triliun. Investor asing jual saham Rp 522,67 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.241.

Sebagian besar sektor saham tertekan keduali indeks sektoral IDXtransportasi naik 2,35 persen. Indeks sektoral IDXtechno melemah 2,55 persen, dan bukukan penurunan terbesar. Diikuti indeks sektoral IDXbasic melemah 1,78 persen dan IDXnonsiklikal susut 1,67 persen.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Top Gainers dan Losers

Pergerakan IHSG Ditutup Menguat
Perbesar
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Senin (27/7/2020). Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,66% atau 33,67 poin ke level 5.116,66 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham TRIS naik 34,58 persen ke posisi Rp 144 per saham

-Saham CBMF naik 34,12 persen ke posisi Rp 114 per saham

-Saham AYLS naik 32,08 persen ke posisi Rp 210 per saham

-Saham YPAS naik 24,30 persen ke posisi Rp 665 per saham

-Saham KIAS naik 20 persen ke posisi Rp 60 per saham

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham OILS turun 6,94 persen

-Saham UFOE turun 6,94 persen

-Saham DCII turun 6,90 persen

-Saham MPRO turun 6,88 persen

-Saham SLIS turun 6,87 persen

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Aksi Investor Asing

Perdagangan Awal Pekan IHSG Ditutup di Zona Merah
Perbesar
Pekerja tengah melintas di layar pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/11/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah pada perdagangan saham awal pekan ini IHSG ditutup melemah 5,72 poin atau 0,09 persen ke posisi 6.122,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BBCA senilai Rp 199,4 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 59,1 miliar

-Saham ASSA senilai Rp 45,7 miliar

-Saham BUKA senilai Rp 17,1 miliar

-Saham SMRA senilai Rp 8,7 miliar

Saham-saham yang dilepas investor asing antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 152,2 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 35,1 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 27,7 miliar

-Saham ADRO senilai Rp 20,3 miliar

-Saham HMSP senilai Rp 13 miliar

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Bursa Saham Asia

Rudal Korea Utara Bikin Bursa Saham Asia Ambruk
Perbesar
Seorang pria berdiri didepan indikator saham elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo (29/8). Ketegangan politik yang terjadi karena Korut meluncurkan rudalnya mempengaruhi pasar saham Asia. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)

Bursa saham Asia tertekan. Indeks Hang Seng turun 3,3 persen, indeks Thailand melemah 0,98 persen dan indeks Singapura susut 0,81 persen.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya