Prudential Bidik Dana IPO Rp 41,31 Triliun di Hong Kong, untuk Apa Saja?

Oleh Agustina Melani pada 20 Sep 2021, 15:33 WIB
Diperbarui 20 Sep 2021, 17:00 WIB
Pasar Saham di Asia Turun Imbas Wabah Virus Corona
Perbesar
Orang-orang berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan asuransi yang berbasis di Inggris, Prudential berencana menggalang dana HKD 22,5 miliar atau USD 2,9 miliar dari penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di Hong Kong. Jumlah itu setara Rp 41,31 triliun (asumsi kurs Rp 14.245 per dolar AS).

IPO tersebut dilakukan seiring peluncuran global vaksinasi COVID-19 meningkatkan prospek pertumbuhannya. Prudential akan menjual sekitar 130,8 juta saham di Hong Kong dengan harga 172 dolar Hong Kong per saham. Demikian disampaikan Prudential dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari laman South China Morning Post, Senin (20/9/2021).

Sekitar 6,5 juta saham akan ditawarkan hanya kepada investor lokal di Hong Kong. Jumlah itu dapat ditingkatkan menjadi 32,7 juta saham, tergantung dari permintaan dan mekanisme clawback.

Prudential mengatakan akan menggunakan dana tersebut untuk memperkuat "fleksibilitas keuangannya”. Sekitar USD 2,25 miliar atau sekitar Rp 35,61 triliun untuk menebus kupon utang yang tinggi. Sedangkan sisanya diharapkan untuk likuiditas Prudential.

"Prudential sekarang sepenuhnya fokus untuk pertumbuhan struktural jangka panjang di Asia dan Afrika. Penawaran saham ini akan menjaga dan meningkatkan fleksibilitas keuangan Prudential mengingat luasnya peluang berinvestasi demi pertumbuhan,” ujar Chief Executive Prudential Development Mike Wells.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saham Baru Bakal Diperdagangkan 4 Oktober 2021

Rudal Korea Utara Bikin Bursa Saham Asia Ambruk
Perbesar
Seorang pria berjalan melewati indikator saham elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo (29/8). Rudal tersebut menuju wilayah Tohoku dekat negara Jepang. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)

Ia mengatakan, saat melakukan tahap selanjutnya dari pengembangan Prudential, pihaknya berusaha untuk memberikan pertumbuhan yang menguntungkan dengan cara bertanggung jawab sosial, digitalisasi produk dan layanan serta saluran konsultasi.

Harga penawaran saham perdana akan ditentukan pada Sabtu, dan saham baru mulai diperdagangkan 4 Oktober 2021. Prudential memiliki cabang di 99 kota di China.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya