Cetak Hat Trick, BEI Sabet Penghargaan The Best Islamic Capital Market

Oleh Liputan6.com pada 18 Sep 2021, 10:48 WIB
Diperbarui 18 Sep 2021, 21:22 WIB
Dilanda Corona, IHSG Ditutup Melesat
Perbesar
Layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (4/3/2020). IHSG kembali ditutup Melesat ke 5.650, IHSG menutup perdagangan menguat signifikan dalam dua hari ini setelah diterpa badai corona di hari pertama pengumuman positifnya wabah corona di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak kehilangan pamornya di industri Pasar Modal Syariah Indonesia meski masih berada di situasi pandemi Covid-19. Bahkan BEI kian diakui secara global. BEI kembali mengukir sejarah dengan ketiga kalinya meraih The Best Islamic Capital Market di ajang GIFA 2021.

Dua tahun berturut-turut pada 2019 dan 2020, BEI menyabet penghargaan sebagai The Best Islamic Capital Market. Pada 2021, BEI mempertahankan gelar tersebut.

Kategori ini merupakan penghargaan yang tertinggi dalam industri Pasar Modal Syariah global. GIFA merupakan salah satu penghargaan internasional yang paling independen dan prestisius di industri keuangan syariah dunia. Proses seleksi nominator dilakukan secara transparan oleh pihak ketiga yang profesional dan independen.

Dengan diraihnya penghargaan ini, BEI dinilai menunjukkan pengakuan secara global berkat kemampuan dan mempertahankan prestasinya dan komitmen mengedepankan konsistensi demi mendukung dan mewujudkan Pasar Modal Syariah Indonesia sebagai salah satu tolak ukur kemajuan industri Pasar Modal Syariah global.

Acara penganugerahan bagi industri keuangan syariah dunia, yaitu Online Awards Ceremony (OAC) of the 11th Global Islamic Finance Awards (GIFA) kembali digelar dan disiarkan langsung dari London, Inggris. Penghargaan tersebut diterima secara virtual oleh Direktur Utama BEI Inarno Djajadi, Selasa, 14 September 2021.

“Suatu kehormatan bagi kami untuk diakui oleh GIFA sebagai The Best Islamic Capital Market untuk yang ketiga kalinya. Tahun ini bukan hanya merupakan tahun yang penuh dengan tantangan, namun juga kesempatan. Penghargaan ini memicu kami untuk terus berinovasi dalam mengembangkan industri Pasar Modal Syariah Indonesia,”  ujar Inarno dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu, (18/9/2021).

BEI dinilai secara konsisten berhasil mendorong perkembangan pasar modal syariah di Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir. Bekerja sama dengan para stakeholders, BEI telah mendorong pangsa pasar dan menjaga agar tetap sesuai dengan kaidah syariah.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pencapaian BEI

IHSG Merosot hingga Diberhentikan Sementara
Perbesar
Pergerakan saham pada layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/7/2020). IHSG pada perdagangan di BEI turun pada Kamis (10/9/2020) pada pukul 10.36 WIB IHSG turun tajam sebesar 5 persen pada level 4.892,87 atau turun 257,49 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Hal tersebut diwujudkan dalam beberapa pencapaian di antaranya:

1. Pasar Modal Syariah Indonesia masih konsisten bertumbuh di tengah tekanan pasar akibat situasi Pandemi COVID-. 19. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) masih mendominasi dengan persentase mencapai 57 persen, kapitalisasi pasar saham syariah mencapai 46,5 persen. Sedangkan dari nilai rata-rata transaksi harian, perdagangan saham syariah berkontribusi sebesar 53,4 persen, frekuensi transaksi 57,6 persen dan volume transaksi sebanyak 45,8 persen.

2.Kinerja pertumbuhan jumlah investor saham syariah di Indonesia sangat signifikan, meningkat jumlah lebih dari 18.782 persen menjadi 266 investor per Juli 2021.

3.Pasar Modal Syariah Indonesia tercatat sebagai pasar modal di dunia dengan transaksi saham yang secara end to end telah memenuhi prinsip syariah.

4. BEI dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) meluncurkan indeks saham syariah baru, yaitu IDX-MES BUMN 17. Berisikan 17 saham syariah BUMN dan terdapat empat indeks saham syariah di BEI, yaitu ISSI, JII, JII70, dan IDX-MES BUMN 17.

5.Pasar Modal Syariah Indonesia masih dianggap paling inovatif dan satu-satunya di dunia yang memiliki produk terlengkap, serta mengintegrasikan investasi syariah di pasar modal dengan filantropi Islam.

6.Pasar Modal Syariah Indonesia dianggap sangat mendukung pengembangan green investment.

7. BEI adalah Bursa Efek pertama di dunia yang mengembangkan sistem transaksi secara online dengan memenuhi prinsip syariah atau SOTS.

8.Pasar Modal Syariah Indonesia memiliki perusahaan efek yang mengembangkan sistem perdagangan syariah (Islamic Windows Securities Companies) terbanyak di dunia dengan pertumbuhan paling cepat. Dalam waktu sembilan tahun terdapat 16 AB-SOTS.

Selain itu, BEI juga telah menerima penghargaan sebagai The Best Supporting Institution for Islamic Finance of the Year 2016, 2017 dan 2018, serta penghargaan sebagai The Best Emerging Islamic Capital Market of the Year 2018.

 

Reporter: Ayesha Puri

 

 

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya