Pencatatan Perdana, Saham Bukalapak Dibuka Naik ke Posisi Rp 1.055

Oleh Pipit Ika RamadhaniDian Tami Kosasih pada 06 Agu 2021, 09:07 WIB
Diperbarui 06 Agu 2021, 09:08 WIB
Ilustrasi Bukalapak (Dok: Bukalapak)
Perbesar
Ilustrasi Bukalapak (Dok: Bukalapak)

Liputan6.com, Jakarta - PT Bukalapak.com Tbk mencatatkan saham perdana dengan kode BUKA pada Jumat, (6/8/2021). Saham BUKA langsung naik signifikan pada perdagangan perdana.

Mengutip data RTI, saham PT Bukalapak.com Tbk naik Rp 205 ke posisi Rp 1.055 per saham. Harga saham perdana Bukalapak sebesar Rp 850 per saham. Saham BUKA kini menguat 24,71 persen ke posisi Rp 1.060 per saham. Saham BUKA berada di posisi tertinggi Rp 1.060 per saham dan terendah Rp 1.055 per saham.

Total frekuensi perdagangan saham 1.263 kali dengan volume perdagangan 2.543.628. Nilai transaksi harian harian saham Rp 266,3 miliar.

PT Bukalapak.com Tbk mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 6 Agustus 2021. Mengutip laman BEI, PT Bukalapak.com Tbk mencatatkan saham perdana di papan pengembangan dengan kode BUKA. Perseroan mencatatkan saham 103.062.019.354 saham atau 103,06 miliar saham. Jumlah saham yang dicatatkan itu terdiri dari 77.296.514.554 atau 77,29 miliar saham yang merupakan saham pendiri. Sementara itu, 25.765.504.800 saham atau 25,76 miliar saham yang dilepas ke publik.

Perseroan menetapkan harga saham perdana Rp 850 dengan nilai nominal Rp 50 per saham.Dari penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) tersebut, perseroan meraup dana Rp 21,90 triliun.

Seluruh dana hasil IPO Bukalapak, setelah dikurangi biaya penerbitan, akan digunakan untuk mendanai kebutuhan modal kerja dengan rincian sebagai berikut: 66 persen akan dialokasikan kepada Bukalapak dan 34 persen akan dialokasikan untuk kebutuhan modal kerja entitas anak Bukalapak.

Dana IPO untuk entitas anak usaha Bukalapak antara lain 15 persen untuk masing-masing PT Buka Mitra Indonesia (BMI) dan PT Buka Usaha Indonesia (BUI), dan 1 persen untuk masing-masing PT Buka Investasi Bersama (BIB), PT Buka Pengadaan Indonesia (BPI), Bukalapak Pte. Ltd., dan PT Five Jack.

 

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Alami Oversubcribed

Ilustrasi Bukalapak (Dok: Bukalapak)
Perbesar
Ilustrasi Bukalapak (Dok: Bukalapak)

Bukalapak telah menyelesaikan proses penawaran awal atau bookbuilding dan roadshow dari 9-19 Juli 2021 serta penawaran umum pada 27-30 Juli 2021. Tercatat jumlah pemesanan yang tinggi melalui metode pooling allotmen mencapai sekitar Rp 4,8 triliun.

Bukalapak telah menambah porsi pooling allotment bagi investor ritel dari semulai 2,5 persen ke 5 persen dari total pemesanan yang tersedia. Oleh karena itu, nilai dari saham yang dialokasikan untuk porsi pooling allotment bagi investor ritel naik dari sebelumnya Rp 547,5 miliar menjadi Rp 1,1 triliun.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya