Investor pasar modal Tembus 5,82 Juta SID hingga Akhir Juli 2021

Oleh Pipit Ika Ramadhani pada 05 Agu 2021, 11:04 WIB
Diperbarui 05 Agu 2021, 11:04 WIB
Ciptakan Investor Pasar Modal Berkualitas Lewat Kompetisi Saham
Perbesar
Suasana saat peserta mengikuti kompetisi Trading Challenge 2017 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (7/12). Kompetisi Trading Challenge 2017 ini sebagai sarana untuk menciptakan investor pasar modal berkualitas. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat perkembangan investor di pasar modal hingga akhir Juli 2021 mencapai 5,82 juta single investor id/SID.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen mengatakan, jumlah investor tersebut mengalami kenaikan 50 persen secara year to date (ytd).

"Dari sisi permintaan terjadi peningkatan investor yang fenomenal pada 2021. Per 30 Juli 2021, jumlah SID sudah menembus angka 5,82 juta atau naik 50 persen ytd," kata Hoesen dalam Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT#2) - Yuk Berinvestasi di Pasar Modal, Kamis (5/8/2021).

Dalam paparannya, Hoesen menuturkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah berada pada posisi 6.130 atau naik 2,53 persen ytd. Sementara itu nilai kapitalisasi pasar juga telah meningkat menjadi Rp 7.304 triliun atau naik 4,8 persen ytd.

"Sepanjang 2021, OJK juga telah keluarkan surat pernyataan efektif, pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum untuk 92 emisi dengan total nilai penawaran umum mencapai Rp 117,49 triliun," kata Hoesen.

Rinciannya, 25 IPO senilai Rp 28,41 triliun, 17 PUT senilai Rp 35,66 triliun, 3 PU EBUS senilai 4,50 triliun. Kemudian, 17 PUB EBUS Tahap I senilai Rp 14,33 triliun, serta 30 PUB EBUS Tahap II Rp 35,05 triliun.

Total NAB reksa dana, meskipun secara ytd mencatatkan penurunan sebesar 4,6 persen, tetapi secara month to date (mtd) masih mencatatkan pertumbuhan sebesar 0,52 persen. Menjadi Rp 541 triliun sampai dengan 2 Agustus, dari angka per 30 Juli sebesar Rp 538,48 triliun.

"Sementara itu, pasca diterbitkannya POJK 57/2020 tentang securities crowdfunding (SCF). Total penyelenggara SCF yang dapat izin dari OJK telah bertambah jadi 5 pihak,” ujar Hoesen.

 

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Equity Crowdfunding Bertumbuh

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hoesen.
Perbesar
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hoesen.

Di samping itu, jumlah penerbit atau pelaku UMKM yang memanfaatkan equity crowdfunding juga mengalami pertumbuhan 27,1 persen, atau menjadi 164 penerbit dibandingkan akhir 2020 sebanyak 129 penerbit.

Pada saat bersamaan, pemodal SCF juga tumbuh 54,53 persen, menjadi 34.525 dari sebelumnya 22.341. Jumlah dana yang berhasil dihimpun juga mengalami peningkatan 64 persen ytd menjadi Rp 313,55 miliar.

Hoesen menuturkan, berbagai indikator pasar yang bergerak cukup positif tersebut, khususnya perkembangan investor di pasar modal Indonesia saat ini cukup memberikan optimisme atas perkembangan pasar modal indonesia di 2021.

"Ditambah lagi adanya sentimen positif masuknya perusahaan unicorn terkemuka di Indonesia pada beberapa tahun ini dan ke depan,” ujar dia.

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya