Kembangkan Bisnis EBT, Anak Usaha Jasa Marga Gandeng Perusahaan Korsel

Oleh Dian Tami Kosasih pada 01 Agu 2021, 09:00 WIB
Diperbarui 01 Agu 2021, 09:00 WIB
PT Jasamarga Related Business (JMRB) dan Verywords Co. Ltd. sepakat berencana untuk menjalin kerja sama di bidang EBT (Foto: Jasa Marga)
Perbesar
PT Jasamarga Related Business (JMRB) dan Verywords Co. Ltd. sepakat berencana untuk menjalin kerja sama di bidang EBT (Foto: Jasa Marga)

Liputan6.com, Jakarta - Anak usaha PT Jasa Marga Tbk (JSMR) ikut berpartisipasi untuk program pemerintah dalam menjalankan keberlanjutan lingkungan yang sehat. Salah satunya yang dilakukan PT Jasamarga Related Business (JMRB) untuk kembangkan bisnis energi baru terbarukan (EBT).

Anak usaha Jasa Marga ini dan Verywords Co. Ltd. sepakat berencana menjalin kerja sama dan menjajaki studi perencanaan bisnis di bidang pengembangan bisnis energi baru terbarukan, stasiun pengisian kendaraan listrik, energi efisiensi dan bisnis digital.

Kerja sama yang tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) tersebut ditandatangani oleh Direktur Bisnis Komersial PT JMRB Imad Zaky Mubarak dan CEO Verywords Kim Sung Woo, pada Jumat, 30 Juli 2021.

Zaky menuturkan, penjajakan kerja sama ini sebagai salah satu upaya bagi PT JMRB untuk turut berpartisipasi terhadap program pemerintah dalam keberlanjutan lingkungan yang sehat.

Zaky mengatakan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. sebagai induk usaha, memiliki misi "Green Toll Road" yang mencanangkan gerakan hijau (go green) dari jalan tol dan berbagai aspek di dalamnya, termasuk rest area.

Pihaknya gencar untuk melakukan program penghijauan seperti penanaman pohon, pengolahan limbah sampah, serta mendukung ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di rest area yang dikelola.

"Terlebih, pemerintah tengah melakukan percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan,” ujar Zaky.

Zaky menambahkan, kajian kerja sama ini merupakan salah satu upaya PT Jasamarga Related Business dalam mengoptimalkan potensi lini bisnisnya seperti rest area, Toll Corridor Development (TCD), dan bisnis digital.

Zaky berharap kerja sama dengan Verywords yang berpengalaman dalam perubahan iklim dapat berdampak positif bagi keberlanjutan lingkungan hidup, terutama dalam aspek stabilitas ruang udara dan pemanfaatan energi terbarukan.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tingkatkan Penyediaan Fasilitas

Penampakan Tol Gempol Pasuruan Seksi II. (Dok Jasa Marga)
Perbesar
Penampakan Tol Gempol Pasuruan Seksi II. (Dok Jasa Marga)

Hal serupa disampaikan oleh CEO Verywords Kim Sung Woo. Ia menuturkan, di Korea Selatan, salah satu cara untuk meningkatkan minat masyarakat dalam penggunaan kendaraan listrik yaitu dengan meningkatkan penyediaan fasilitas SPKLU yang dipasang di tempat peristirahatan seperti rest area jalan tol.

Oleh karena itu, hal serupa dapat dilakukan di Indonesia yang mulai menggencarkan penggunaan kendaraan dengan berbahan bakar ramah lingkungan seperti kendaraan listrik.

Ia menuturkan, penyediaan SPKLU menjadi salah satu faktor penting dalam mengembangkan penggunaan kendaraan listrik dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan.

"Berangkat dari tujuan yang sama mengenai upaya aktif untuk mencapai netralitas karbon di Indonesia tersebut, maka Verywords dan PT JMRB membuat perjanjian MoU ini,” kata Kim Sung Woo.

Selain gencar melakukan program penghijauan dan mendukung ketersediaan SPLKU di rest area, PT JMRB juga tengah mengkaji potensi penggunaan pemanfaatan sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan melalui penggunaan teknologi panel surya di beberapa titik rest area.

Sedangkan Verywords merupakan perusahaan asal Korea Selatan yang memiliki fokus bisnis untuk jasa konsultasi perubahan iklim, produksi kendaraan listrik, implementor stasiun pengisian listrik untuk kendaraan listrik, dan pelaksana dari berbagai macam proyek pengurangan emisi.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya