Intip Sederet Peran Medikaloka Hermina Tangani COVID-19

Oleh Pipit Ika Ramadhani pada 23 Jul 2021, 19:38 WIB
Diperbarui 23 Jul 2021, 19:39 WIB
Ilustrasi rumah sakit/dok. Unsplash Insung Yoon
Perbesar
Ilustrasi rumah sakit/dok. Unsplash Insung Yoon

Liputan6.com, Jakarta - Merebaknya virus Sars-CoV-2 yang menyebabkan COVID-19 menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan pengelola rumah sakit di Indonesia. Pada saat bersamaan, sektor ini dinilai ketiban cuan.

Namun, tentu semua keuntungan itu berbanding lurus dengan kerja keras pihak rumah sakit untuk menyediakan layanan kesehatan yang mumpuni, utamanya bagi pasien COVID-19. PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) baru-baru ini bahkan menambah kapasitas tempat tidur untuk pasien COVID-19 yang membludak.

"Kita selalu tambah tempat tidur waktu awal periode gelombang (terbaru) ini. Di awal Juni, kita hanya operasikan 1500 untuk Covid-19. Tapi saat ini kami tambah lebih dari 800 tempat tidur jadi 2.300 tempat tidur," kata Direktur PT Medikaloka Hermina, Aristo Setiawidjaja dalam Mirae Asset Sekuritas Market Outlook - Vaksinasi sebagai Kunci Pemulihan Aktivitas Ekonomi, Jumat (23/7/2021).

Ia mengungkapkan, minimnya ketersediaan tempat tidur saat ini lantaran sejumlah pasien khususnya yang terpapar varian Delta, memakan waktu sedikit lebih lama untuk benar-benar dinyatakan negatif kembali.

"Mengenai pasien yang boleh discharge, kita fokus terhadap hasil lab dan hasil dari CT scan, karena kita notice bahwa untuk jadi negatif dengan PCR dari varian Delta ini bisa memakan waktu yang cukup lama," ujar dia.

Selain itu, Hermina juga mengaktifkan kembali telemedicine sebagai pilihan metode konsultasi. Menerapkan program isolasi mandiri untuk orang tanpa gejala (OTG) dan orang dengan gejala ringan. Serta meningkatkan kapasitas ruang IGD dan ICU dengan mendirikan tenda sementara serta mengkonversi sebagian area politeknik.

"Hal itu dilakukan untuk mengakomodasi peningkatan jumlah pasien COVID-19 dengan kondisi parah yang datang ke rumah sakit Hermina,” kata Aristo.

Di samping itu, perseroan juga mengelola pengadaan dan ketersediaan obat-obatan, oksigen, serta alat-alat kesehatan seperti ventilator dan HFNC, khususnya untuk perawatan kasus COVID-19.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Buka Satu RS Khusus COVID-19

Ilustrasi Rumah Sakit
Perbesar
Ilustrasi Rumah Sakit (pixabay.com)

Pada awal tahun ini, Hermina juga melakukan vaksinasi yang diselenggarakan Pemerintah dan swasta. Termasuk vaksinasi untuk tenaga kesehatan, vaksinasi untuk lansia dan vaksin gotong royong.

Saat gelombang awal pandemi COVID-19 pada 2020, Hermina membuka satu rumah sakit khusus COVID-19 di Karawang. Dalam pengelolaan arus pasien, Hermina menerapkan zonasi area rumah sakit dengan risiko rendah dan risiko tinggi.

"Hermina juga mulai meningkatkan kapasitas testing PCR yang tersentralisasi di Hermina. Hal itu untuk mempersingkat waktu penyelesaian dibandingkan mengirim sampel ke fasilitas pemerintah," ujar Aristo.

Hermina mulai meningkatkan kapasitas tempat tidur untuk perawatan COVID-19. Saat ini, Aristo mengatakan Perseroan masih dalam skenario untuk melakukan penambahan tempat tidur. Hal itu mengingat kebutuhan masyarakat akan ketersediaan tempat tidur yang masih tinggi.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya