IHSG Melambung 1 Persen saat Perdagangan Baru Berjalan 30 Menit, Ini Kata Analis

Oleh Agustina Melani pada 22 Jul 2021, 09:47 WIB
Diperbarui 22 Jul 2021, 09:48 WIB
Pergerakan IHSG Turun Tajam
Perbesar
Pengunjung melintas di papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan besar pada awal sesi perdagangan Kamis pagi (22/7/2021). Aksi beli investor asing dan bursa saham global membayangi laju IHSG.

Pada pukul 09.28 WIB, IHSG naik 1,05 persen ke posisi 6.093. Indeks LQ45 naik 1,14 persen ke posisi 851. Seluruh indeks saham acuan kompak menguat.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.104,14 dan terendah 6.057,54. Sebanyak 287 saham menguat, 136 saham melemah dan 157 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 295.530 kali dengan volume perdagangan 4,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 2,4 triliun. Investor asing beli saham Rp 150,5 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.498.

10 indeks sektoral saham kompak menguat. Indeks sektoral saham IDXtechno menanjak 2,64 persen, dan catat penguatan terbesar. Diikuti indeks sektoral saham IDXenergi mendaki 1,65 persen dan IDXindustri mengaut 1,43 persen.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG berpeluang menguat pada Kamis pekan ini. IHSG menguji resistance 6.100-6.114. Penguatan IHSG juga ditopang pergerakan bursa global bursa saham Asia yang kompak menguat.

Herditya menambahkan, pelaku pasar juga menanti rilis data suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Suku bunga acuan BI akan bertahan di posisi 3,5 persen. "Menurut konsensus masih bertahan,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Ia menambahkan, keputusan BI soal suku bunga acuan dapat menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG. "Namun demikian, pelaku pasar juga dapat mencermati untuk pergerakan IHSG ke depannya, masih dari perkembangan kasus COVID-19 dan penanganannya,” kata dia.

Top Gainers dan Losers

FOTO: Jelang Tutup, Nilai Perdagangan Saham Lebih dari Rp 7,7 Triliun
Perbesar
Pialang memantau jalannya perdagangan saham di galeri Profindo Sekuritas, Jakarta, Rabu (8/7/2020). Jelang penutupan sesi II, nilai perdagangan sebesar Rp 7,7 triliun lebih. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang catat top gainers antara lain:

-Saham KIOS naik 18,50 persen

-Saham PANR naik 21,90 persen

-Saham LPIN naik 14,74 persen

-Saham HOPE naik 15,29 persen

-Saham MAYA naik 13,31 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham NICL turun 6,98 persen

-Saham ROCK turun 6,92 persen

-Saham PTDU turun 6,91 persen

-Saham PANI turun 6,84 persen

-Saham PICO turun 6,72 persen

Aksi Investor Asing

Pembukaan-Saham
Perbesar
Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BMRI senilai Rp 17,9 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 16,5 miliar

-Saham PGAS senilai Rp 11,9 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 10 miliar

-Saham MDKA senilai Rp 3,9 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham EMTK senilai Rp 2,7 miliar

-Saham AGRO senilai Rp 2,2 miliar

-Saham TOWR senilai Rp 1,7 miliar

-Saham DMMX senilai Rp 872 juta

-Saham LPPF senilai Rp 654,3 juta

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓