Respons Garuda Indonesia Terkait Gugatan PKPU oleh My Indo Airlines

Oleh Pipit Ika Ramadhani pada 19 Jul 2021, 16:14 WIB
Diperbarui 19 Jul 2021, 16:15 WIB
Ilustrasi Pesawat Terbang
Perbesar
Pesawat Terbang Garuda Indonesia (Liputan6.com/Fahrizal Lubis)

Liputan6.com, Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mengaku telah menerima surat panggilan sidang dari Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait adanya permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan oleh PT My Indo Airlines (MYIA) terhadap Perseroan pada Jumat, 16 Juli 2021.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menjelaskan, pengajuan permohonan PKPU itu sehubungan dengan ada kewajiban usaha Perseroan kepada MYIA yang belum dapat terselesaikan. Yakni terkait kerja sama layanan penerbangan kargo yang dijalankan oleh kedua belah pihak.

"Kami sepenuhnya memahami serta menghormati sikap hukum yang diambil MYIA melalui langkah pengajuan permohonan PKPU ini, yang dilakukan dengan mengedepankan asas profesionalitas terhadap sinergitas bisnis yang telah terjalin selama ini bersama Garuda Indonesia,” kata Irfan dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Senin (19/7/2021).

Saat ini, Garuda Indonesia bersama dengan konsultan tengah mempelajari permohonan PKPU, dan untuk memberikan tanggapan lebih lanjut terhadap permohonan PKPU tersebut, sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Itikad Baik

Garuda Indonesia meluncurkan livery khusus yang menampilkan visual masker pada bagian depan (hidung) pesawat Airbus A330-900 Neo yang merupakan livery masker pesawat pertama yang ada di Indonesia.
Perbesar
Garuda Indonesia meluncurkan livery khusus yang menampilkan visual masker pada bagian depan (hidung) pesawat Airbus A330-900 Neo yang merupakan livery masker pesawat pertama yang ada di Indonesia.

Irfan menuturkan, hal itu merupakan wujud itikad baik Perseroan dalam upaya memperoleh penyelesaian terbaik bagi seluruh pihak  berkaitan dengan kewajiban usaha Perseroan, dengan senantiasa mengedepankan prinsip tata kelola Perusahaan yang baik dan akuntabel.

"Selain itu, Perseroan juga akan terus melakukan koordinasi intensif dengan dewan komisaris, pemegang saham dan otoritas terkait, mengenai tindak lanjut dan langkah yang akan ditempuh Perseroan terhadap pengajuan permohonan PKPU ini,” ujar dia.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya