Bursa Saham Asia Tergelincir Usai OPEC+ Raih Kesepakatan

Oleh Dian Tami Kosasih pada 19 Jul 2021, 08:40 WIB
Diperbarui 19 Jul 2021, 08:40 WIB
Pasar Saham di Asia Turun Imbas Wabah Virus Corona
Perbesar
Seorang wanita berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Liputan6.com, Singapura - Bursa saham Asia Pasifik merosot pada perdagangan Senin pagi (19/7/2021). Investor mencermati harga minyak setelah OPEC dan sekutunya meraih kesepakatan.

Di bursa saham Asia, indeks Jepang Nikkei melemah 1,1 persen pada awal perdagangan. Indeks Topix merosot 0,86 persen. Indeks Korea Selatan Kospi tergelincir 0,73 persen. Indeks Australia susut 0,5 persen. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melemah 0,27 persen.

Investor mengamati pergerakan di pasar minyak pada awal pekan ini. OPEC dan sekutunya mencapai kesepakatan pada Minggu, 18 Juli 2021 untuk menghentikan pengurangan produksi minyak sebesar 5,8 juta barel per hari pada September 2022.  OPEC menyatakan, koordinasi kenaikan pasokan minyak dari OPEC+ akan dimulai pada Agustus 2021. Demikian dilansir dari CNBC, Senin (19/7/2021).

Perkembangan itu terjadi ketika harga minyak Brent berjangka melonjak lebih dari 40 persen pada 2021 dengan permintaan minyak mentah meningkat karena ekonomi global pulih dari pandemi COVID-19.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Harga Minyak

Ilustrasi Tambang Minyak (Liputan6.com/M.Iqbal)
Perbesar
Ilustrasi Tambang Minyak (Liputan6.com/M.Iqbal)

Harga minyak Brent susut 0,84 persen menjadi USD 72,97 per barel pada jam perdagangan di Asia. Harga minyak berjangka Amerika Serikat melemah 0,78 persen menjadi USD 71,25 per barel.

Saham perusahaan minyak di Asia Pasifik juga turun pada perdagangan Senin pagi dengan saham Beach Energy melemah 0,58 persen.  Saham Inpex merosot 2,22 persen, dan saham Japan Petroleum Exploration anjlok 3,14 persen.

Indeks dolar AS berada di kisaran 92,65, dan cenderung menguat dari posisi sebelumnya 92,4. Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 109,91 per dolar AS.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya