Apple Dikabarkan Beli Bitcoin Rp 36,21 Triliun, Benarkah?

Oleh Dian Tami Kosasih pada 14 Jul 2021, 11:00 WIB
Diperbarui 14 Jul 2021, 11:00 WIB
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay
Perbesar
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay

Liputan6.com, Jakarta - Rumor Apple membeli bitcoin hingga milliaran dolar Amerika Serikat ramai dibicarakan di media sosial Twitter. Galaxy Trading adalah salah satu dari banyak akun yang mendorong rumor ini. Angka tersebut diperkirakan melebihi USD 2 miliar atau sekitar Rp 28,97 triliun (asumsi kurs Rp 14.485 per dolar AS).

Seperti dilansir Techstory, Rabu (14/7/2021), CEO ChainLeak, Joshuwa Roomsburg bahkan mengumumkan melalui media sosialnya Apple menggelontorkan USD 2,5 miliar atau sekitar Rp 36,21 triliun untuk transaksi ini.

Lebih banyak Ia mengumumkan bila rumor yang beredar benar adanya. Oleh karena itu, Ia akan membeli Iphone untuk memperingatinya.

Meski rumor ini berembus kencang, banyak yang meragukan kebenaran berita tersebut, terutama karena sejarah Apple yang tambal sulam dengan Bitcoin, serta kemungkinan mata uang kripto tersebut terlalu kontroversial bagi Apple untuk menggunakannya.

Kembali pada Februari 2021, ketika Tesla membuat pernyataan bahwa mereka telah membeli USD 1,5 miliar dalam bitcoin, harga mata uang digital tersebut melonjak sebesar 20 persen pada hari yang sama.

Peristiwa ini menyebabkan reaksi berantai, yang ditandai dengan tren bullish dan mencapai puncaknya pada pertengahan April, karena harga bitcoin saat itu USD 65.000.

Meskipun ada ekspektasi luas tren serupa akan terjadi jika Apple mengungkapkan bahwa mereka juga membeli Bitcoin, cukup jelas untuk setiap tweet yang mendukung rumor tersebut seperti dibuat-buat.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Hanya Desas Desus?

Ilustrasi aset kripto, mata uang kripto
Perbesar
Ilustrasi aset kripto, mata uang kripto. Kredit: WorldSpectrum via Pixabay

CEO OnChain Capital, Ran Neuner secara blak-blakan menyatakan itu tidak akan terjadi, setidaknya tidak dalam waktu dekat. Akun @Flappening memiliki sudut pandang yang sama dan kemungkinan Apple membeli bitcoin ialah negatif.

Desas-desus mungkin muncul dari fakta akhir Mei lalu, banyak orang mengatakan lowongan pekerjaan di Apple menandakan minat perusahaan pada bitcoin. Pekerjaan itu untuk mengisi posisi Manajer Pengembangan Bisnis yang akan menangani "Pembayaran Alternatif." 

Salah satu persyaratan utama untuk pekerjaan itu adalah memiliki pengalaman lebih dari lima tahun dengan penyedia pembayaran alternatif, yang akan mencakup segala bentuk kripto.

Kembali pada 2019, Wakil Presiden Apple Pay, Jennifer Bailey telah menyatakan Apple pasti bisa menemukan menariknya cryptocurrency dan perusahaan masih menontonnya dengan penuh minat. Meski demikian, hingga saat ini Apple belum membuat langkah afirmatif terhadap Bitcoin atau kripto lainnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya